Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [IBAN]     [PL]  [PB] 
 <<  Wahyu 18 : 3 >> 

Iban: Laban semua bansa bela udah ngirup wain pengingin iya ti kamah, lalu sida raja dunya tu udah bambai enggau iya, lalu bala sedagar dunya nyadi kaya laban pengaya ti datai ari pengamah ulah iya."


AYT: Sebab, semua bangsa telah mabuk anggur nafsu zinanya, raja-raja di bumi telah berzina dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi menjadi kaya oleh hawa nafsunya yang besar.”

TB: karena semua bangsa telah minum dari anggur hawa nafsu cabulnya dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia, dan pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh kelimpahan hawa nafsunya."

TL: Karena segala bangsa sudah mabuk dengan air anggur sundal itu yang menaikkan nafsu zinahnya, dan segala raja di bumi pun berzinahlah dengan dia, dan segala saudagar di bumi ini pun makin kaya dari sebab tersangat limpah kemewahannya."

MILT: karena segala bangsa telah minum dari anggur kemarahan percabulannya, dan para raja di bumi telah berbuat cabul dengannya, dan para pedagang di bumi telah menjadi kaya oleh karena kuasa kemewahannya."

Shellabear 2010: Karena segala bangsa telah minum anggur hawa nafsu cabulnya, dan raja-raja di bumi, telah berbuat cabul dengannya. Saudagar-saudagar di bumi, telah menjadi kaya oleh hawa nafsunya yang sangat besar itu."

KS (Revisi Shellabear 2011): Karena segala bangsa telah minum anggur hawa nafsu cabulnya, dan raja-raja di bumi, telah berbuat cabul dengannya. Saudagar-saudagar di bumi, telah menjadi kaya oleh hawa nafsunya yang sangat besar itu."

Shellabear 2000: Karena segala bangsa telah minum anggur hawa nafsu cabulnya, dan raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengannya. Saudagar-saudagar di bumi telah menjadi kaya oleh hawa nafsunya yang sangat besar itu.”

KSZI: Semua bangsa telah minum air anggur hawa nafsunya yang cabul. Raja-raja dunia telah berzina dengannya, dan saudagar-saudagar dunia telah menjadi kaya-raya dari kemewahannya yang melimpah-limpah.&rsquo;

KSKK: Ia telah memabukkan segala bangsa dengan anggur kemesumannya, berbuat cabul dengan raja-raja dari seluruh dunia, dan mengenyangkan semua saudagar di bumi dengan kebinalan dan kekayaannya."

WBTC Draft: karena semua bangsa telah minum anggur kemarahan Allah karena dosa cabulnya. Raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia. Pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya dari kemakmurannya yang besar itu."

VMD: karena semua bangsa telah minum anggur kemarahan Allah karena dosa cabulnya. Raja-raja di bumi telah berbuat cabul dengan dia. Pedagang-pedagang di bumi telah menjadi kaya dari kemakmurannya yang besar itu.”

AMD: Sebab, semua orang di bumi telah minum anggur nafsu seksualnya. Raja-raja di bumi telah berbuat dosa seksual dengan dia. Pedagang-pedagang di bumi menjadi kaya oleh hawa nafsunya yang besar.”

TSI: Hukuman Allah terhadap kota itu adil, karena raja-raja di bumi sudah ikut terpengaruh dengan penduduk kota itu dalam penyembahan berhala. Di mata Allah, itu seperti dosa percabulan. Dan hukum Allah itu adil, karena segala bangsa menjadi kotor dan najis karena meniru gaya hidup penduduk kota itu yang sesuai dengan hawa nafsu duniawi. Hal itu seperti segala bangsa menjadi mabuk dengan air anggur yang diberikan oleh penduduk kota itu. Akibatnya para pedagang di bumi menjadi kaya karena berjual beli segala macam barang mewah dengan mereka yang mereka pakai untuk memuaskan hawa nafsu mereka.”

TSI3: Sungguh adil hukuman Allah terhadap kota itu, karena raja-raja di bumi sudah terpengaruh oleh penduduk kota itu dalam penyembahan berhala. Di mata Allah, penyembahan berhala sama seperti dosa percabulan. Dan hukuman Allah itu adil, karena segala bangsa sudah menjadi kotor dan najis oleh gaya hidup penduduk kota itu yang menuruti hawa nafsu duniawi. Hawa nafsu itu ibarat air anggur dari penduduk kota itu yang memabukkan segala bangsa. Penduduk kota itu memuaskan hawa nafsu mereka dengan hidup bermewah-mewah, sehingga para pedagang di bumi menjadi kaya oleh jual-beli segala macam barang mewah dengan kota itu.”

BIS: Sebab segala bangsa sudah minum anggur nafsu percabulannya. Raja-raja dunia berbuat cabul dengannya, dan pedagang-pedagang di bumi menjadi kaya oleh nafsunya yang tidak terkendalikan itu."

TMV: Semua bangsa sudah minum wainnya, iaitu perbuatannya yang cabul. Raja-raja dunia melakukan perbuatan cabul dengannya, dan saudagar-saudagar di bumi menjadi kaya oleh nafsunya yang tidak terkendali itu."

BSD: Sebab, segala bangsa sudah minum anggurnya, yaitu nafsunya untuk berbuat cabul. Raja-raja di dunia berbuat cabul dengan dia dan pedagang-pedagang di bumi menjadi kaya oleh nafsunya yang tidak bisa ditahan itu.”

FAYH: Karena semua bangsa sudah minum anggur percabulannya yang mematikan itu. Raja-raja di dunia telah berbuat cabul dengan dia, dan saudagar-saudagar di seluruh dunia telah mengeruk kekayaan dari kehidupannya yang mewah."

ENDE: Karena segala bangsa telah minum anggur kemesumannja, dan para radja sedunia telah berzinah dengan dia, dan para saudagar seduniapun telah mendjadi kaja dengan kemewahannja".

Shellabear 1912: Karena segala bangsa telah jatuh dari sebab air anggur, yaitu murka atas percabulannya, dan segala raja-raja dibumi telah berbuat percabulan dengan dia, dan segala saudagar dibumi telah menjadi kaya dari sebab kuasa lazatnya."

Klinkert 1879: Karena segala bangsa telah minoem ajar-anggoer napsoe zina'nja dan segala radja diboemi pon berboewat zina' dengan dia, dan segala saudagar diboemi pon mendjadi kaja daripada koewasa ledzatnja.

Klinkert 1863: Karna segala bangsa soedah minoem dari {Wah 14:8} anggoer marah djinanja, {Wah 17:2} dan segala radja diboemi soedah berboewat djina dengan dia, dan segala soedagar diboemi soedah mendjadi kaja dari kabanjakan ledzatnja.

Melayu Baba: Kerna smoa bangsa sudah jatoh deri sbab ayer-anggor, ia'itu marah atas perchabolan-nya; dan raja-raja bumi sudah buat perchabolan sama dia, dan sudagar-sudagar bumi pun sudah mnjadi kaya deri sbab lazat-nya punya kuasa."

Ambon Draft: Karana deri pada ajer anggawr morka persondalan-nja samowa chalajik sudah minom, dan segala radja di bumi sudah bowat pasondalan dengan dija, dan segala su-dagar sudah djadi kaja awleh karana dija punja hidop ka-limpahan jang bagitu langgar ukor.

Keasberry 1853: Kurna sagala bangsa tulah muminum ayer anggor morka purzinahannya itu, dan sagala raja raja dibumi tulah burbuat zinah dungan prumpuan itu, dan sagala saudagar dibumi pun tulah burulih kakayaan deripada kalempahan lazatnya.

Keasberry 1866: Kŭrna sagala bangsa tŭlah mŭminum ayer anggor morka pŭrzinahannya itu, dan sagala raja raja dibumi tŭlah bŭrbuat zinah dŭngan pŭrampuan itu, dan sagala saudagar dibumi pun tŭlah bŭrulih kŭkayaan deripada kalempahan lazatnya.

Leydekker Draft: Sebab bahuwa deri pada 'ajer 'angawr 'amarah persondalannja samowa chalajikh sudah minom, dan segala Radja 2 dibumi sudah berbowat persondalan sertanja, dan segala sudagar dibumi sudah djadi kaja deri pada kawasa ladzetnja.

AVB: Semua bangsa telah minum air anggur hawa nafsunya yang cabul. Raja-raja dunia telah berzina dengannya, dan saudagar-saudagar dunia telah menjadi kaya-raya dari kemewahannya yang melimpah-limpah.”


TB ITL: karena <3754> semua <3956> bangsa <1484> telah minum <4098> dari <1537> anggur <3631> hawa nafsu <2372> cabulnya <4202> <846> dan <2532> raja-raja <935> di bumi <1093> telah berbuat cabul <4203> dengan <3326> dia <846>, dan <2532> pedagang-pedagang <1713> di bumi <1093> telah menjadi kaya <4147> oleh <1537> kelimpahan <1411> hawa nafsunya <4764> <846>."


Jawa: awit sakehe para bangsa wus padha ngombe anggur hawa-nepsune kang saru, sarta para raja ing bumi padha laku jina karo dheweke, tuwin para sudagar ing bumi wus padha dadi sugih marga saka hawa-nepsune.”

Jawa 2006: awit sakèhé para bangsa wis padha ngombé anggur hawa-napsuné kang cabul, sarta para raja ing bumi padha laku-jina karo Babél, tuwin para sudagar ing bumi wis padha dadi sugih marga saka nguja hawa-napsuné."

Jawa 1994: Sakèhé para bangsa wis padha ngombé anggur hawa-nepsuné laku jina. Para raja ing bumi wis padha laku jina karo kutha Babil, lan para sudagar ing bumi wis padha dadi sugih merga saka hawa-nepsuné kutha Babil sing ora kena dikendhalèni."

Jawa-Suriname: Sakkèhé para bangsa wis pada ngombé anggur dosané laku bédang. Para ratu nang bumi wis pada laku bédang karo Babilon lan para sudagar nang bumi wis pada dadi sugih sangka kasugihané Babilon sing ora ènèng entèké.”

Sunda: Sabab sagala bangsa geus nginum anggur keras manehna, anggur hawa napsu mesumna. Raja-raja di dunya ngalampahkeun sanggama mesum jeung manehna, sarta para padagang di dunya jadi baleunghar tina hawa napsu manehna anu teu bisa dikered."

Sunda Formal: Sabab geus nyekok bangsa-bangsa ku anggur kamasiatanana anu pohara ngaruksakna. Raja-raja di saalam dunya geus marilu lacur ka dinya. Napsuna nu taya kaseubeuhanana geus ngabeungharkeun ka parasudagar!”

Madura: Sabab sakabbiyanna bangsa la ngenom napso ma’seyadda. To-rato dunnya alako ma’seyat bi’ aba’na, ban gang-dagang e bume daddi sogi polana napsona se ta’ bisa eampet jareya."

Bauzi: Kota Babel vàhàdehe bak neham labe labihaha bak. Ame kota Babel ot vai gagodam nam fi lohona labe, ‘Meit fà aba modese,’ laham bak laba ozome dam bake vou fohom anggur oo vaksa meona lam meia lu uddume bak vabilehezobe aba modem bak lamti ulohona ame Babel dam labe iho dam bakda ahebu abo dam debu mei debu mei laham dam laba vou fohome ibi iho fi loholi la modi le modidam bak lamti ibi iho ostam alalehena vou baedam bak lamti labihasu modi baleàhà bak lam fa ame dam laba modi vizi ab meedaham bak. Labi dam bakda vuusdam boehàda zi ahebu iho gi ame dam labe ibi iho lab faina meedam bak lam tau vi meedalo. Labi ame Babel dam labe nazoh doi duanat vamna lam aam di, ‘Laha vame im nazoh dualese,’ lahame ozome àhàki vi vadam labet modi fa dam bakda iubet lehe dam labe im nazoh fa doit ot loidam dam labe im doi dualehe bak.” Lahame vameadamna eho ab vi aiham.

Bali: Sawireh sawatek bangsane makejang suba pada nginem anggur indria cecabulannyane, tur pararatune di gumine suba pada mamitra ajaka ia. Muah sudagare di gumine suba pada sugih ulihan ngulurin indriannyane ento.”

Ngaju: Basa kare bangsa jari mihop anggor kipen karayape te. Kare rajan kalunen habandong dengae, tuntang kare oloh dagang hunjun petak manjadi tatau awi kipee je jaton tarasarenan te."

Sasak: Sẽngaq selapuq bangse sampun nginem anggur napsu perbuatanne saq cabul. Raje-raje dunie gawẽq perbuatan saq cabul kance ie, dait pedagang-pedagang lẽq gumi jari sugih siq napsune saq ndẽq bau teandek."

Bugis: Saba’ sininna bangsaé purani naénung anggoro napessu appangaddinna. Sining arunna linoé siappangaddingngi, sibawa sining padangkangngé ri linoé mancaji sugii polé ri napessunna iya dé’é narikuwasairo."

Makasar: Nasaba’ sikontu bansaya le’ba’ ngasemmi angnginungi anggoro’ napasu panggaukang bawanna. A’gau’ bawammi karaeng-karaenna linoa siagang ia; siagang a’jari kalumanynyammi sikamma padangganga ri lino lanri napasuna tenaya nakkulle natahang-tahang."

Toraja: Belanna mintu’ bangsa unniru’mo uai anggoro’ kamoraian gau’ salana, sia sigau’ salamo mintu’ datu lan lino sia mintu’ pa’baluk-baluk lan te lino sanapasugi’-sugi’na belanna lendu’ tongan malabona.

Duri: Ro'pokmi, sanga mangkami to sininna bangsa nniso' anggoro'na, iamo to nturu' kedo gaja'na. Na ia to raja lan lino nasigaukan sala, na sininna pangdangkang sasugih-sugihna, nasaba' tangnata'tanmo to kamadoangan gaja'na to-Babel."

Gorontalo: Kota damanga boyito ma helopolapala nga'amila bangusa molubo u ngopohiya mao lo Allahuta'ala, debo odelo tawu ta ma lopohuwoao to tawu, tunggulo tilimimbulu napusuliyo wawu tawu boyito helojina wawu nga'amila olongiya to duniya ma helojina woliyo. Wawu ta hepodahangiya to duniya ma lowali kaya, sababu napusuliyo boyito dila o tahangiyaliyo.”

Gorontalo 2006: Sababu totoonulalo bangusa malongilu angguru lonapusu polo hulotolio. Mongo olongia lodunia helohutu huloto wolio, wau tahipo dahangia todunia lowali kaya lo napusuulio udiilalo iloo̒tonga boito."

Balantak: Giigii' lipu' ninginummo anggurna men minsidakon i raaya'a mongoloingikon pisuuna. Giigii' tomundo' na tano' balaki' mogora' tii ia, ka' giigii' pobaluk na tano' balaki' sida nokupangon tia wawauna Babel men nongoloingikon pisuuna iya'a.”

Bambam: Aka ingganna issinna lino nababa bulim gau' kadakena sihhapam to dibabai muihu' anggur lambi' sanda-sanda tanapogau' aka mäbo'. Anna umbabai ingganna tomahaja illaam lino ullullu' pa'bannetauam, anna buda pa'balu' lako lino napatomakaka aka natumä kamohäeam sugali'na to Babel."

Kaili Da'a: Nageromo ngata Babel sabana pura-pura tau to neto'o ri dunia nipakeni pue ngata Babel mompasiala pokainggu ira nogau sala nasimbayu ewa tau nipasu'u manginu panginu sampe malangu. Pura-pura magau ri dunia wo'u nompasiala pokainggu ira to naja'a. Pade topodaga-topodaga ri dunia najadi nakalumana puramo ante nobalu-balu mpengaya-ngaya mbara to nasulina ka pue ngata Babel to da'a ria kabasa-basana."

Mongondow: Sim bayongan bangusa ain nonginum kon anggur ibognya inta mokotor. Raja mita kon dunia na'a ain nogaid kong kotor takinea, bo intau mita inta modagangmai kon dunia na'a nokayadon in ibognya inta diaídon kotahangan tua."

Aralle: Aka' tau di ingkänna bohto puha asammi umbabe katasampa'anna Bohto Babel. Pampemalanna mepamalango sinnoa tau ang ungngenu' maho angkoro'. Setomarayaang di lino membabe tasampa' sibaha anna setopa'buleleang di lino mendahi to makaka napobua' yato pampemalanna ang liba' maho."

Napu: Mageromi kota Babeli, lawi to Babeli mowawaha tauna i humalele dunia bona maenu paenu au melangui. Lempona, mowawahahe tauna mampeulai babehianda au kadake. Ope-ope datu i dunia mampeulaihe babehianda au kadake iti. Hai topobalu-balu i dunia mewalihe tauna au pebuku anti kamampobalunda parewa au masuli au raunde to Babeli."

Sangir: Batụu patikụ umatẹ̌ e seng němpanginung anggoru igal᷊u pẹ̌sasundal᷊e. Mararatun dunia e němpẹ̌sundal᷊ẹ̌ dingange, ringangu mal᷊ahumbal᷊ụ su dunia e něngkakalạ u abul᷊in sire kụ taikakakědange."

Taa: Kota Babel si’i naka pei mawali ewa see apa saba samparia bansa ri lino mangalulu lengkonya pasi pamporaninya to magoyal. Sira raporapaka ewa tau kayangu manginu tule. Pasi makole-makole nto lino room magoyal resi ia. To payoli pasi to pobalu ri sambawo lino, sira sugi apa sira mampobalu ngayangayanya to masuli resi to Babel, apa to Babel etu ojo ngaya-ngaya to masuli to bae batuanginya resi sira.”

Rote: Nana basa leoina la linu basa angol nasa-melu manasosoa-piao na so. Mane-mane daebafa kala hohonge lon, ma manadangan manai daebafa ka lamasu'i neme sosoa-piaon fo ta nakatatakak nala fan ndia."

Galela: Sababu o bi soano o nyawa yangodu yahino la o kota ma nyawa magena manga nyafusu ma dorou ilalamo yodupa so yaaka maro o dalu qapoputuru gena yaudoka so yanali. De komagena lo o bi kolano o duniaka de o nyawa imasiiija la o kaya asa yamake, sababu manga sininga ma dupa o kaya yodesere so manga sininga yapareta he yaaku kawa."

Yali, Angguruk: O pumbuk obog toho ik olokon pabi turuk ahik ino hinang isarusama narusareg nenek turuk latusa. Ap suwon kinangma werehon hiyap ino men pabi til noruk latusama ayeg waroho waruk inap kinangma werehon arimano mun angge man angge hiyap inggikmu werehon ino famen tung atusa," irisi.

Tabaru: Sababu 'o sagala nyawa ya'okerokau to 'ena ma nyafisuu 'ito-torou ma 'anggur. 'Ena ge'ena la 'o ngeweka mimoi 'ami roese mowuku-wukunu. 'O duniaka ma koa-koana yodiai 'o nyafisuu 'ito-torou de de muna, de gee 'okia sonaa yomawuku-wukunu 'o duniaka yakisikayakau de to muna 'ami nyafisuu ma dorou gee koma'akunuwa mapareta."

Karo: Iberekenna anggurna man kerina bangsa janah ibahanna kerina bangsa e nginem anggur lagu langkahna si perlua-lua e. Raja-raja doni erlua-lua ras ia, janah tokeh-tokeh i doni jadi bayak erdandanken kerincuhen diberu e erlua-lua lanai tertahan."

Simalungun: Ai na dob minum do sagala bangsa humbani anggur parbangkisonni, na pagarangkon ai, anjaha raja-raja ni tanoh in marriah-riahi do pakonsi, anjaha gabe bayak do partiga-tiga ni tanoh in marhitei banggal ni hadoharonni.

Toba: Ai naung minum do saluhut bangso sian anggur pangarimasan na sian parmainanonna, jala donganna, marmainan do angka raja na di tano on; naung gabe mamora do angka partigatiga ni tano on binahen ni hagogoon ni hageduhonna.

Dairi: Karina bangsa enggo mengènum anggur pengellakona luhlah i, janah raja-raja dunia èn enggo merlangkah julu meddem dekketsa. Enggo bèak karina pertiga-tiga i suberri dunia èn kemulihken nipergeddo dagingna siso terantaken i."

Minangkabau: Dek karano sagalo banso, lah maminun anggur napasu karajo cabulnyo. Rajo-rajo dunia babuwek cabul jo inyo, urang-urang panggaleh di bumi bi manjadi kayo, dek napasunyo nan indak takandalikan tu."

Nias: Fefu soi no oi labadu nagu wohorõnia andrõ. Ba no lalau mohorõ ira razo ba gulidanõ khõnia, ba fefu zaniaga ba gulidanõ no oi tobali mo'okhõta bõrõ hokhania andrõ si lõ mu'ila mufatõrõ."

Mentawai: Aipoí sangamberi bangsa aralóan anggur pubobot-bot pusilaingeatnia. Sia tai rimata, aragalaiakéan pusilaingeat ka tubunia, samba leú et sia sipajajaga ka polak, amakayongan sia, kalulut pubobot-bot akkulára, sitaioi raom'aké."

Lampung: Mani sunyin bangsa radu nginum anggor nafsu perbuatan hajor. Raja-raja dunia bebuat hajor jama ia, rik jelma-jelma sai bedagang di bumi jadi mebatin ulih nafsuni sai mak dapok dikendaliko udi."

Aceh: Sabab banmandum bansa ka jijieb anggô nafeusu buet cabui. Raja-raja donya jipeubuet jeuhet ngon jih nyan, dan ureuëng-ureuëng meukat ateueh bumoe ka jeuet keu kaya lé nafeusu jih nyang hana hase teukeundali nyan."

Mamasa: Annu mentu'na pembatisan illalan lino mangka napapusa gau' kadakena sirapan napalangoi anggur. Anna umbawai angganna tomaraya illaan lino ullullu' pa'bannetauan, anna untomakakaimo mentu'na pa'baluk illaan lino annu umpangngula' sigali kamoraianna.”

Berik: Kotana jeiserem nalef jam ne ganamweyan, negara seyafter gemerserem jei mes ge mabukswebili jelem fo anggurume. Fo angguru jeiserem jam gane telbilirim igi jemnaiserem ga enggam, etam-etama maaryen gwebili gamserem. Ane raja ogirip aaiserem jei ga maaryena angtane aa jep ge nwinbenerem ga jebar ne gwebilint. Ane angtane doif unggwanfer aa jei gam terelerem ogiribe, jei doini anesus mesam damtanant. Ini jemna unggwan-giri enggam ge folbaminint galgala unggwanfersus jem gane armantababif, angtane kotana jeiserem aa jep ge nwinbenerem jemniwer."

Manggarai: Tara rencon béndar hitu, ai sanggéd wa’u poli inung anggor belek da’atn kudut loma. Sanggéd raja oné lino poli loma agu hiad, agu sanggéd ata dagang poli ciri borad ali toé ngancéng po’é belek da’atn.”

Sabu: Rowi hari-hari ddau-rai alla ke penginu ne ago lua matta dhara nga lua bute nga dhawu no. Duae-duae raiwawa do tao bute nga dhawu ke nga no, jhe ne ana-ana dhaga pa raiwawa jadhi ke ta kaja-ta kete'e ri lua ddhei nge nga ade do rihi ngati rupehakku ne do dho nara ke ta bhate wari ne."

Kupang: Dia su rubu, tagal samua suku-bangsa di bumi, maen datang minum mabo dari dia pung anggor. Dia su jato, tagal samua suku di dunya, maen datang basundal deng itu kota pung orang. Raja-raja dari samua negara dong, datang maen serong di situ. Orang dagang dari samua kota dong, datang bajual sampe dong su jadi kaya. Tagal itu kota sama ke parampuan yang suka béli samua yang mewa. Tagal itu kota sama ke palacor yang suka cari samua yang ena-ena.”

Abun: Kota ne ibit, we yé mo kota ne kadum os siri nai yetu mo bur ré iwedewe sino, ete yé simo, tepsu ye syo nau nai nje, ete yé da sane sor yé yenau su. Kota ne bi suk-i tik yeraja mwa neya mo bur ré mit ete án sino ges mo os ibit, tepsu nggon gato mbrau nggwa wa tik yebris mit, ete yebris ne iwa ben suk siri su nggon ne. Ye gato so suk mo bur ré ku sugum mwa kadit sukibit mwa gato yé ben mo kota ne re."

Meyah: Jeska rusnok mebif rufoukou bera rinsiri morototuma jera rusnok ongga ringker gij kota koma fob. Noba rua tein rugif gu efen mar ongga oska efekeifa ojgomuja, erek rusnok ongga rudou erebibei rot mofut efei ojgomuja. Raja-raja mebif tein rinsiri morototuma jera rua fob. Noba rusnok gij kota Babel insa koma rudou eftirir keingg mareibra ofoukou ojgomuja. Jefeda rua ringk mareibra ofoukou gij kota koma. Rusnok ongga ruhu mareibra gij kota koma skoita rua ongga kota Babel bera rija erek runa mei ahta rot fifi ofoukou ongga rua rinsma jeska rusnok gij kota Babel insa koma."

Uma: Mokero ngata Babel, apa' to Babel mpobawai manusia' humalili' dunia' mpo'inu ininu-ra to melanguhi. Batua-na ininu toe, gau'-ra to Babel to uma tumotoa. Hawe'ea magau' hi dunia' mpotuku' gau'-ra to uma tumotoa toe. Pai' padaga–padaga hi dunia' jadi' mo'ua' mpobalu' rewa–rewa to masuli' to rapokahina to Babel toe."

Yawa: Weye vatano susyo mine so tenambe wo ama awijo panyoan ramanam, weti utavondi ama anaerere rai muno ama ayao kakai kotare rai tenambe. Muno akarijo titi mine so wo anaerere raugavo rai muno utavondi ama bekero ngkakainoanive rai tenambe. Vatano utantuna munijo Babel umawe rai awa bekero ananugo mine so rai mamo manakoe rave. Weti vatano wanamavumbe no mine so ude wo ananuge manui ramavun muno awa doijo wo raijaro rai nseowa ntiti rave.”


NETBible: For all the nations have fallen from the wine of her immoral passion, and the kings of the earth have committed sexual immorality with her, and the merchants of the earth have gotten rich from the power of her sensual behavior.”

NASB: "For all the nations have drunk of the wine of the passion of her immorality, and the kings of the earth have committed acts of immorality with her, and the merchants of the earth have become rich by the wealth of her sensuality."

HCSB: For all the nations have drunk the wine of her sexual immorality, which brings wrath. The kings of the earth have committed sexual immorality with her, and the merchants of the earth have grown wealthy from her excessive luxury.

LEB: For all the nations have drunk from the wine of the passion of her sexual immorality, and the kings of the earth have committed sexual immorality with her, and the merchants of the earth have become rich from the power of her sensuality.

NIV: For all the nations have drunk the maddening wine of her adulteries. The kings of the earth committed adultery with her, and the merchants of the earth grew rich from her excessive luxuries."

ESV: For all nations have drunk the wine of the passion of her sexual immorality, and the kings of the earth have committed immorality with her, and the merchants of the earth have grown rich from the power of her luxurious living."

NRSV: For all the nations have drunk of the wine of the wrath of her fornication, and the kings of the earth have committed fornication with her, and the merchants of the earth have grown rich from the power of her luxury."

REB: All the nations have drunk the wine of God's anger roused by her fornication; the kings of the earth have committed fornication with her, and merchants the world over have grown rich on her wealth and luxury.”

NKJV: "For all the nations have drunk of the wine of the wrath of her fornication, the kings of the earth have committed fornication with her, and the merchants of the earth have become rich through the abundance of her luxury."

KJV: For all nations have drunk of the wine of the wrath of her fornication, and the kings of the earth have committed fornication with her, and the merchants of the earth are waxed rich through the abundance of her delicacies.

AMP: For all nations have drunk the wine of her passionate unchastity, and the rulers {and} leaders of the earth have joined with her in committing fornication (idolatry), and the businessmen of the earth have become rich with the wealth of her excessive luxury {and} wantonness.

NLT: For all the nations have drunk the wine of her passionate immorality. The rulers of the world have committed adultery with her, and merchants throughout the world have grown rich as a result of her luxurious living."

GNB: For all the nations have drunk her wine -- the strong wine of her immoral lust. The kings of the earth practiced sexual immorality with her, and the merchants of the world grew rich from her unrestrained lust.”

ERV: All the peoples of the earth have drunk the wine of her sexual sin and of God’s anger. The rulers of the earth sinned sexually with her, and the merchants of the world grew rich from the great wealth of her luxury.”

EVD: All the peoples of the earth have drunk the wine of her sexual sin and of {God’s} anger. The rulers of the earth sinned sexually with her, and the merchants of the world grew rich from the great wealth of her luxury.”

BBE: For through the wine of the wrath of her evil desires all the nations have come to destruction; and the kings of the earth made themselves unclean with her, and the traders of the earth had their wealth increased by the power of her evil ways.

MSG: All nations drank the wild wine of her whoring; kings of the earth went whoring with her; entrepreneurs made millions exploiting her.

Phillips NT: For all nations have drunk the wine of her passionate unfaithfulness and have fallen thereby. The kings of the earth have debauched themselves with her, and the merchants of the earth have grown rich from the extravagance of her dissipation!"

DEIBLER: God will destroy those cities because their rulers have persuaded the people of [MTY] all nations to act very immorally and idolatrously with the people of [MET]those cities, just like a prostitute persuades men to drink strong wine and then commit fornication with her. The rulers of the earth have also acted immorally and idolatrously with the people of [MTY] those cities. The merchants of the earth have become rich because the people of those cities strongly desired and bought from the merchants many …luxuries/expensive things†.”

GULLAH: Cause de people een all dem nation been drink e bitta wine. Dat wine de free life wa dey been lib wid um. De king dem ob de wol been lib dat same free life wid um. An cause e wahn fa git mo an mo ob ebryting dem wa da trade ting een dis wol, dey got heapa ting cause ob um.”

CEV: Babylon's evil and immoral wine has made all nations drunk. Every king on earth has slept with her, and every merchant on earth is rich because of her evil desires."

CEVUK: Babylon's evil and immoral wine has made all nations drunk. Every king on earth has slept with her, and every merchant on earth is rich because of her evil desires.”

GWV: All the nations fell because of the wine of her sexual sins. The kings of the earth had sex with her. Her luxurious wealth has made the merchants of the earth rich."


NET [draft] ITL: For <3754> all <3956> the nations <1484> have fallen <4098> from <1537> the wine <3631> of her <846> immoral <4202> passion <2372>, and <2532> the kings <935> of the <3588> earth <1093> have committed sexual immorality <4203> with <3326> her <846>, and <2532> the merchants <1713> of the earth <1093> have gotten rich <4147> from <1537> the power <1411> of her <846> sensual behavior <4764>.”



 <<  Wahyu 18 : 3 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Alkitab ANDROID
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2022
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran