Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  Matius 24 : 29 >> 

TB: "Segera sesudah siksaan pada masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak bercahaya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan goncang.


AYT: “Segera, sesudah masa penderitaan itu, ‘Matahari akan dijadikan gelap, dan bulan tidak akan memberikan cahayanya, Bintang-bintang akan berjatuhan dari langit, dan kuasa-kuasa di langit akan diguncangkan.’

TL: Maka sejurus kemudian daripada ketika sengsara itu, matahari akan dikelamkan, dan bulan juga tiada akan bercahaya, dan segala bintang di langit akan gugur, dan segala kuat kuasa yang di langit itu pun akan berguncang-gancing.

MILT: "Dan segera sesudah kesukaran hari-hari itu, matahari akan dijadikan gelap dan bulan tidak akan memberi cahayanya dan bintang-bintang akan berjatuhan dari langit dan kuasa-kuasa langit akan diguncangkan.

Shellabear 2010: "Segera setelah masa kesusahan itu, matahari akan menjadi gelap, bulan tidak akan bercahaya, bintang-bintang di langit akan berguguran, dan semua kuasa langit akan diguncangkan.

KS (Revisi Shellabear 2011): "Segera setelah masa kesusahan itu, matahari akan menjadi gelap, bulan tidak akan bercahaya, bintang-bintang di langit akan berguguran, dan semua kuasa langit akan diguncangkan.

Shellabear 2000: “Segera setelah masa kesusahan itu, matahari akan menjadi gelap, bulan tidak akan bercahaya, bintang-bintang di langit akan berguguran, dan semua kuasa langit akan diguncangkan.

KSZI: &lsquo;Tidak lama selepas kesengsaraan masa itu, &ldquo;matahari akan gelap dan bulan tidak bersinar lagi; Bintang-bintang akan berguguran dari langit, dan kuasa-kuasa angkasa akan digoncang.&rdquo;

KSKK: Segera sesudah segala kesengsaraan itu, matahari akan menjadi gelap, bulan tidak akan bercahaya lagi, bintang-bintang akan gugur dari langit, dan seluruh semesta akan tergoncang.

WBTC Draft: Segera sesudah kesusahan dari hari-hari itu, 'Matahari akan menjadi gelap, dan bulan tidak akan bersinar. Bintang-bintang akan jatuh dari langit, dan segala sesuatu di langit akan berubah.'

VMD: Segera sesudah kesusahan dari hari-hari itu, ‘Matahari akan menjadi gelap, dan bulan tidak akan bersinar. Bintang-bintang akan jatuh dari langit, dan segala sesuatu di langit akan berubah.’

AMD: Segera sesudah masa penderitaan itu, inilah yang akan terjadi: ‘Matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak akan bersinar. Bintang-bintang akan jatuh dari langit, dan segala sesuatu di langit akan berubah.’

TSI: “Dan segera sesudah waktu kesusahan besar itu, ‘Matahari akan menjadi gelap, dan bulan juga tidak akan bersinar lagi. Dan bintang-bintang pun akan jatuh dari langit, dan semua pembesar dari kuasa gelap yang ada di langit akan dijatuhkan.’

TSI3: “Segera sesudah waktu kesusahan besar itu, ‘Matahari akan menjadi gelap, bulan tidak akan bersinar lagi, bintang-bintang pun akan jatuh dari langit, dan semua roh penguasa kegelapan di langit akan dijatuhkan.’

BIS: "Tidak lama sesudah kesusahan masa itu, matahari akan menjadi gelap, dan bulan tidak lagi bercahaya. Bintang-bintang akan jatuh dari langit, dan para penguasa angkasa raya akan menjadi kacau-balau.

TMV: "Tidak lama selepas kesusahan masa itu, matahari akan menjadi gelap dan bulan tidak lagi bercahaya. Bintang-bintang akan jatuh dari langit, dan kuasa di angkasa lepas akan ditarik daripada peredarannya.

BSD: “Tidak lama sesudah kesusahan masa itu terjadi, matahari akan berhenti bersinar dan bulan tidak lagi bercahaya. Bintang-bintang akan jatuh dari langit dan benda-benda angkasa akan menjadi kacau-balau.

FAYH: "Segera setelah penganiayaan pada masa itu, matahari akan dikelamkan, bulan tidak akan bercahaya, bintang-bintang akan tampak berjatuhan dari angkasa raya, dan kuasa-kuasa yang menaungi bumi ini akan diguncangkan.

ENDE: Dan segera setelah segala sengsara itu terdjadi maka matahari akan gelap, bulan kehilangan tjahajanja, bintang-bintang gugur dari langit dan segala kekuatan langit kotjar-katjir.

Shellabear 1912: "Maka segeralah juga kemudian dari pada kesusahan masa itu, matahari akan menjadi kelam kabut, dan bulan pun tiada akan bercahaya, dan bintang-bintang pun akan gugur dari langit, dan segala kuasa langit pun akan diguncangkan.

Klinkert 1879: Maka kemoedian daripada hari kasoekaran itoe sabentar itoe djoega matahari akan digelapkan dan boelan pon tidak bertjehaja lagi dan segala bintang pon akan goegoer dari langit dan segala kakoewatan langit pon akan bergerak.

Klinkert 1863: Maka {Yes 13:10; Yeh 32:7; Yoe 2:31; 3:15; Mar 13:24; Luk 21:25} sasoedahnja aniaja itoe tempo, sabentar djoega mata-hari nanti digelapken, dan boelan nanti tidak kasih terangnja, dan segala bintang-bintang nanti goegoer dari langit, dan segala kakoewatan dilangit nanti bergerak.

Melayu Baba: "Ttapi kmdian deri itu tempo punya ksusahan, itu juga matahari nanti mnjadi glap, dan bulan ta'nanti kasi trang-nya, dan bintang-bintang pun nanti gugor deri langit, dan sgala kuasa langit nanti di-gonchangkan:

Ambon Draft: Tetapi pada sabantar itu djuga, komedijen deri pada waktu kasusahan itu, mata hari akan djadi kabur, dan bulan tijada akan kasi tja-hajanja dan bintang-bintang akan gugor deri dalam langit, dan segala tantara di langit akan djadi tergarak.

Keasberry 1853: Maka sapurti kumdian deripada hari hari kasukaran itu kulak, matahari akan digulapkan, dan bulan pun tiada burchaya, dan sagala bintang pun akan gugor deri langit, dan sagala kuasa langit pun akan burgonchang:

Keasberry 1866: Maka sŭgra kumdian deri pada hari hari kasukaran itu kŭlak, matahari akan digŭlapkan, dan bulan pun tiada bŭrchaya, dan sagala bintang pun akan gugor deri langit, dan sagala kwasa langit pun akan bŭrgonchang.

Leydekker Draft: Sabantar djuga komedijen deri pada kasukaran harij 2 'itu, maka mataharij 'akan dekalamkan, dan bulan tijada 'akan memberij tjahajanja, dan bintang 2 'akan gugor deri dalam langit, dan segala tantara dilangit 'akan degarakhkan.

AVB: “Tidak lama selepas kesengsaraan masa itu, ‘matahari akan dikelamkan dan bulan tidak akan bersinar lagi; Bintang-bintang di langit akan gugur, dan kuasa-kuasa di langit akan digoncang.’

Iban: "Enda lama udah bekau penusah ti besai nya nyadi, mata hari deka piam, lalu bulan nadai agi manchar, lalu bintang deka labuh ari langit, lalu kuasa ti di langit deka begegar.


TB ITL: "Segera <2112> sesudah <3326> siksaan <2347> pada masa <2250> itu <1565>, matahari <2246> akan menjadi gelap <4654> dan <2532> bulan <4582> tidak <3756> bercahaya <1325> <5338> dan <2532> bintang-bintang <792> akan berjatuhan <4098> dari <575> langit <3772> dan <2532> kuasa-kuasa <1411> langit <3772> akan goncang <4531>. [<1161> <846>]


Jawa: “Sawise sangsara ing mangsa iku kalakon, padha sanalika srengenge bakal dadi peteng, rembulan ora sumunar lan lintang-lintang padha tiba saka ing langit sarta pikukuhing langit bakal padha gonjang-ganjing.

Jawa 2006: "Sawisé kasangsaran ing wektu iku, banjur sanalika srengéngé bakal dadi peteng lan rembulan bakal ora nyunaraké padhangé sarta lintang-lintang bakal padha runtuh saka ing langit, apadéné pikukuh-pikukuhing langit bakal padha gonjang-ganjing.

Jawa 1994: "Sawisé mangsa kasangsaran mau, srengéngé bakal dadi peteng, lan rembulan ilang cahyané. Lintang-lintang bakal padha tiba saka ing langit, lan kekuwatan-kekuwatan sing ana ing alam jembar bakal mosak-masik.

Jawa-Suriname: Gusti Yésus terus ngomong menèh: “Sakwisé wayah kasangsaran kuwi, srengéngé bakal dadi peteng lan mbulané ora bakal semlorot menèh. Lintang-lintang bakal pada tiba sangka langit lan pangwasa-pangwasa nang langit bakal hoyak kabèh.

Sunda: "Moal lila ti sabada kabalangsakan mangsa eta, panonpoe bakal poek, bulan henteu cahayaan, bentang-bentang ragragan ti langit, kakuatan-kakuatan langit malengpar tina jalanna.

Sunda Formal: “Sanggeus jaman siksaan tea, beak; reup panonpoe surem; bulan ilang cahayana; bentang-bentang maruragan; kakuatan alam kabeh genjlong.

Madura: "Ta’ abit saellana kasossa’an e bakto jareya, are bakal pettengnga, ban bulan ta’ nyonar pole. Tang-bintang bakal gaggara dhari langnge’, ban kabbi se ngobasae bang-abang bakal salbuda.

Bauzi: Labi Yesusat neo vi susume vameada. “Ame ba novai vaitolo modem digat fuseo meedam di labe dam bakdate modi geàdamna zi lam foli neàdi kehàm vaba im nehasuhuda neo meeda tame. Ala digadda fa aibuli ba fauhaedam vaba modesda. Labi ala useheda lam ba fauhaedam vaba gi aibuli modesda. Labi falo zi lam fa bake nom fi goaitoi bidda. Labi asum ahoba iuba modealahana zi feà lam betea bakamta modealadam vaba gi ihevoulai ihevoulaida. Labihasu meeda tame.

Bali: “Tusingja buin lamun apa makelonne, sasubane masan sangsarane ento liwat, matan aine lakar dadi remrem, bulane tusing masunaran muah bintang-bintange lakar pacepolpol uli di langite, tur saluiring ane mawisesa di langite makejang pada genjong.

Ngaju: "Dia tahi limbah kare kasusah kajake wayah te, matanandau kareh manjadi kaput, tuntang bulan jaton tinai kalawae. Kare bintang kareh manjato bara langit, tuntang kare taloh kuasa intu langit kareh manjadi hakangkalut.

Sasak: "Ndẽq ngonẽq sesampun mase kesusahan nike, sinar jelo gen jari peteng, dait bulan ndẽq becahaye. Bintang-bintang gen geriq lẽman langit, dait selapuq kuase saq araq lẽq langit jari biur lantur.

Bugis: "Dé’ namaitta purana asussangngéro, mapettangngi matu mata essoé, sibawa dé’ nattappa kétengngé. Maddenne’i matu sining wéttowingngé, sibawa sining panguwasaé ri bétaraé kacauwi matu.

Makasar: "Tena nasallo ri le’ba’na anjo wattu kasusaanga, la’jari sassammi alloa, na tenamo naccaya singara’ bulanga. Latu’guru’ ngasemmi bintoenga battu ri langika. Na sikamma makoasaya lalang lino, la’jari sanna’mi ricuna.

Toraja: Ianna lendu’ nasangmo tu kadipakario-rioan, ta’pa la dipaliun tu allo sia tae’ duka nala parrang tu bulan, sia la ronno’ tu mintu’na bintoen dao langi’, sia mintu’na kamatotoran dao langi’ la tigega’.

Duri: Mpatarruhhi kadan-Na Puang Isa nakua, "Te'da namasai ke mangkami joo kamaparrisan, na te'damo namangngarrang to allo sola bulan. La sipolloranni to bintuin jao mai langi' na la mausa' ngasan to tontoe kuasa jao langi'.

Gorontalo: Ti Isa loloiya poli odiye, ”Bo dila mohihewo mola tou lapatao ususa da'a boyito, matolodulahu ma mowali modiolomo, hulalo didu timinelo wawu poliyama ma modudulahu mayi monto hulungo wawu u hekawa-kawasawa to hulungo ma humuhulo.

Gorontalo 2006: "Diila mohiheo lapatio mao̒ lou̒ suusa tomaasa boito, mato lodulahu mamowali modio̒lomo, wau hulalo diilalo motinelo. Popoo-liyamaalo mamodulahu monto hulungo, wau tahi kawasawa mola tobaangio daa̒ mamo aa̒a-mbulatia daa̒.

Balantak: Sarataa moko daa repaan na tempo iya'a, matana ilio bo pintung, ka' wulan sianmo tarang. Bitu'on bo mandawo' ra'amari na langit, ka' pungkuasai langit iya'a bo toyunggot.

Bambam: "Puhai too indo kamasussaam, iya la pi'de mata allo anna tä'um la paindo bulam, anna la honno'i yabo mai langi' bintä anna ingganna issinna langi' la titehha' bäbä.

Kaili Da'a: Ane maopumo tempo kasusa bo kapari etu, kaliu-liu mata eo kana majadi marumau pade wula mana mewanta. Betu'e-betu'e kana manawu nggari langi pade kuasa-kuasa to naria ri langi kana ragagoya pura.

Mongondow: "Naonda im mopaḷutdon roriga wakutu intua, yo mata in singgai mosindip bo buḷan diádon monindar, bo tundi mita im mongoḷabú nongkon ḷangit bo kawasa mita kom baḷangon mo'irangkap.

Aralle: Napatahhi' bumi tula'na Puang Yesus naoatee, "Dai masae puhanna dahi yato ingkänna kamadahhaang, 'ya' malillimmi kalane aka' dang la aha pesilona mata allo, noa tunne' bulang. Bintäng la manahoi yaho mai di langi' anna ingkänna ang aha yaho di langi' la sisähä'-sähä'.'

Napu: "Ane liu tempo kapari iti, 'alo ina mobali mewali makaindi, wula barapi mewangka, hai betue ina manawo hangko i langi. Ina rumihi pokalena ope-ope au makuasa i langi.'

Sangir: "Tangu lěpasewen napal᷊usẹ̌ kasasusan tempo ene ute, matangěllo e sarung marěndung, dingangu wul᷊ang e seng tawe suměnnang. Manga wituing e sarung měngkahondosẹ̌ bọu l᷊angị, dingangu kal᷊awọu mangangawasa kinoaěng e sarung mẹ̌kal᷊emboghang.

Taa: Wali yako etu i Yesu manganto’oka wo’u kami, Ia manganto’o, “Ojo karoonya kasesa tempo etu, ‘mata nu eo damawali mawuri pasi wuya tamo seja re’e remenya. Pasi batu’e damaranta yako ndate yangi pasi samparia to ndate yangi singkayame ewa anu to ranjongko.’

Rote: "Lelek toto'a tataa ka nate'e beita doo ka boen te, le'do a neukose makahatuk, ma bula ka ta nasalaa so'on. Neukose nduu kala, ala tu'da leme lalai mai, ma mana koasa manai lalai maloa, neukose ta latetu-landaa so'on.

Galela: "Ma orasi o susa de o sangisara magena ipasaka, de o wange de o ngoosa isiwa kawa so qapuputuka. So o dipa lo ihiti so o moi-moi qangodu o dipaka ma dodagi he yamote kawa, de o bi ngoma lo asa o dipaku itura.

Yali, Angguruk: "Alem angginon ino ap unubam aruhumu mo kun atuk lit pikalem hik aruhureg suhal poholman loloho wambuhupmu pohol ine werehon oho yuk tuhu.

Tabaru: "Gedagee 'o sangisara 'ipasa, koito'ingowa de 'o wange ma ako 'itarusu de 'o mede koisiwaruwau. 'O ngoma 'o diwangoka 'asa 'ikokitotaka, de 'o ngawa-ngawaka ma kuasa 'asa 'ikawecara.

Karo: "Kenca lepas wari-wari kiniseran e, minter gelap matawari, bulan la nai ersinalsal, bintang-bintang nartar i langit nari janah kuasa-kuasa si lit i langit mugur-ugur.

Simalungun: “Tapi sompong, salpuhonsi haparngiton na bani panorang ai, manggolapi ma mata ni ari, seng be ibere bulan sinalsalni, mardabuhan ma bintang-bintang hun langit, anjaha dugur ma hagogohon ni parlangitan.

Toba: Alai dung salpu haporsuhon ondeng, pintor mangkolom ma mata ni ari i, ndang marsinondang be bulan i, mardabuan ma angka bintang sian langit, jadi humuntal ma angka hagogoon ni parlangitan.

Dairi: "Oda pella ndekkah i kepersuken simasa idi nai, gellap mo mataniari janah bulan idi pè maknè mercuhaya. Merrurus mo bintang i langit i nai janah merbulut-bulut mo nasa si lot i abang-abang idi.

Minangkabau: "Indak lamo sasudah kasusahan dimaso itu, matoari ka manjadi galok, nan bulan indak ka bacahayo lai. Bintang-bintang ka bi jatuah dari langik, panguwaso-panguwaso langik rayo ka kalibuik.

Nias: "Lõ ara me no aefa ginõtõ wamakao andrõ, ba ogõmi haga luo, taya haga mbaw̃a. Atoru ndrõfi moroi ba mbanua si yaw̃a, ba muheuheu zangokhõgõ banua si yaw̃a.

Mentawai: "Tá mauju, lepána lé ka sia paoreat ka tetret nenda, magep-gepnangan leú et matat sulu, samba taimatoronangan ka sia matat laggó. Belénangan leú et panyanyat barania ka manua. Oto pasabunangan leú et sia siutéaké manua ka goá.

Lampung: "Mak mesaka radu jak kesusahan masa ano, matarani haga jadi kelam, rik bulan mak lagi becahaya. Bintang-bintang haga gugor jak langit, rik jelma-jelma sai bekuasa di angkasa raya haga jadi kacau balau.

Aceh: "Hana treb óh ka lheueh keusosahan bak watée nyan, mata uroe laju jeuet keu seupôt, dan buleuen hana le meucahya. Bintang nyang meutabu di langét manyang teuma rhot u bumoe, dan bubena nyang mat kuasa di angkasa raya teuma keng keueng hana meuteuntée.

Mamasa: “Mangkanna te kamaparrisanne, ‘pi'demi mata allo, ta'mo la pangngarrang bulan, anna la sironno'-ronnosan bentoen yao mai langi' napolalan ta'mo menggalattuan issinna langi'.’

Berik: Yesus gamjon ga balbabili, "Abakefyan nunu jem tamtamuluserem aa tabanwenaram, gwere je gwif se etamwesa, jem muar mese nafa fas. Ane matona winsiwer ga sege janbisinye, ane winsip seyafter gemerserem ga sege gin-ginwebisi.

Manggarai: “Toé béhéng lété du polin wahéng du hitu, mata leso te ciri nendépy, agu wulang toé manga néran agu sanggén ntala, te pa’u kéta taungs éta mai awang agu sanggéd kuasa de awang gégo kéta taungs.

Sabu: "Rajja dho ke, ki ludu ke ne awe hedui-herui do naanne, mada lodho do ta kerabba, jhe mada warru adho ke do ta kelala ri. Moto-moto do ta keloro ngati ihi liru, nga hari-hari do nga higa pa ihi liru do ta kenyawu-nyela.

Kupang: Ais Yesus sambung lai, ko kasi tau Dia pung ana bua bilang, “Kalo itu hari-hari susa dong su abis, ‘Nanti matahari jadi galáp, bulan ju su sonde taráng lai. Bintang-bintang bajato dari langit, deng samua kuasa di langit jadi harba-biruk.’

Abun: "Sukye gato yé mwa ne ku su kam bok neya orete yo, kam su mo gu, bere Yefun Allah te re. Aina bere ru rer o nde. Bí mwa ne ges kadit gu or. Suk mwa mo gu nim ne yo kas ri o nde.

Meyah: Beda Yesus agot deika oida, "Gij mona ongga rusnok rik mar okum ofoukou insa koma oisa fob, beda mowa emeja erek motkobah, noba mesta tein eneisa deika guru. Motur tein emesiri jeska mebaga, beda Allah emekemeji mar ongga efen owesa efek eteb jeska mebaga.

Uma: "Ane timpaliu-damo tempo kaparia toe, hawe'ea anu to mobaraka' hi langi' ralengo. Eo mobali' mobengi, wula uma-pi mehini, betue' roda' ngkai langi'.

Yawa: “Arono siurije umawe mewen, kavuratawe umba uma amije ngkaumudi muno embae mbar akatoe ramu. Tumo no no naume warae utataopon muno naume mansumugo anakotaro no raije rautan.


NETBible: “Immediately after the suffering of those days, the sun will be darkened, and the moon will not give its light; the stars will fall from heaven, and the powers of heaven will be shaken.

NASB: "But immediately after the tribulation of those days THE SUN WILL BE DARKENED, AND THE MOON WILL NOT GIVE ITS LIGHT, AND THE STARS WILL FALL from the sky, and the powers of the heavens will be shaken.

HCSB: "Immediately after the tribulation of those days: The sun will be darkened, and the moon will not shed its light; the stars will fall from the sky, and the celestial powers will be shaken.

LEB: "And immediately after the tribulation of those days, ‘the sun will be darkened and the moon will not give its light, and the stars will fall from heaven, and the powers of heaven will be shaken.’

NIV: "Immediately after the distress of those days "‘the sun will be darkened, and the moon will not give its light; the stars will fall from the sky, and the heavenly bodies will be shaken.’

ESV: "Immediately after the tribulation of those days the sun will be darkened, and the moon will not give its light, and the stars will fall from heaven, and the powers of the heavens will be shaken.

NRSV: "Immediately after the suffering of those days the sun will be darkened, and the moon will not give its light; the stars will fall from heaven, and the powers of heaven will be shaken.

REB: “As soon as that time of distress has passed, the sun will be darkened, the moon will not give her light; the stars will fall from the sky, the celestial powers will be shaken.

NKJV: "Immediately after the tribulation of those days the sun will be darkened, and the moon will not give its light; the stars will fall from heaven, and the powers of the heavens will be shaken.

KJV: Immediately after the tribulation of those days shall the sun be darkened, and the moon shall not give her light, and the stars shall fall from heaven, and the powers of the heavens shall be shaken:

AMP: Immediately after the tribulation of those days the sun will be darkened, and the moon will not shed its light, and the stars will fall from the sky, and the powers of the heavens will be shaken.

NLT: "Immediately after those horrible days end, the sun will be darkened, the moon will not give light, the stars will fall from the sky, and the powers of heaven will be shaken.

GNB: “Soon after the trouble of those days, the sun will grow dark, the moon will no longer shine, the stars will fall from heaven, and the powers in space will be driven from their courses.

ERV: “Right after the trouble of those days, this will happen: ‘The sun will become dark, and the moon will not give light. The stars will fall from the sky, and everything in the sky will be changed.’

EVD: “Soon after the trouble of those days, this will happen: ‘ The sun will become dark, and the moon will not give light. The stars will fall from the sky, and everything in the sky will be changed.’ Isaiah 13:10; 34:4

BBE: But straight away, after the trouble of those days, the sun will be made dark and the moon will not give her light and the stars will come down from heaven and the powers of heaven will be moved:

MSG: "Following those hard times, Sun will fade out, moon cloud over, Stars fall out of the sky, cosmic powers tremble.

Phillips NT: "Immediately after the misery of those days the sun will be darkened, the moon will fail to give her light, the stars will fall from the sky, and the powers of heaven will be shaken.

DEIBLER: “Immediately after many people have suffered during those days, the universe will become dark. The sun will become dark. The moon will not shine. The stars will fall from the sky. And the powerful objects in the sky will be shaken. (OR, And the spiritual beings in space will be deposed.)

GULLAH: “Wen all dat bad trouble dey done, de sun gwine daak an de moon ain gwine shine no mo. De staa dem gwine faddown outta de sky, an de powa dem wa dey een de eliment gwine shake an moob outta dey place.

CEV: Right after those days of suffering, "The sun will become dark, and the moon will no longer shine. The stars will fall, and the powers in the sky will be shaken."

CEVUK: Jesus continued: Straight after those days of suffering, “The sun will become dark, and the moon will no longer shine. The stars will fall, and the powers in the sky will be shaken.”

GWV: "Immediately after the misery of those days, the sun will turn dark, the moon will not give light, the stars will fall from the sky, and the powers of the universe will be shaken.


NET [draft] ITL: “Immediately <2112> after <3326> the suffering <2347> of those <1565> days <2250>, the <3588> sun <2246> will be darkened <4654>, and <2532> the <3588> moon <4582> will <1325> not <3756> give <1325> its <846> light <5338>; the stars <792> will fall <4098> from <575> heaven <3772>, and <2532> the powers <1411> of heaven <3772> will be shaken <4531>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Matius 24 : 29 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Alkitab ANDROID
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2022
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran