Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  Zefanya 2 : 15 >> 

TB: Itulah kota yang beria-ria yang penduduknya begitu tenteram dan yang berkata dalam hatinya: "Hanya ada aku dan tidak ada yang lain!" Betapa dia sudah menjadi tempat yang tandus, tempat pembaringan bagi binatang-binatang liar. Setiap orang yang lewat dari padanya akan bersuit dan mengayun-ayunkan tangannya.


AYT: “Itulah kota yang bersukaria, yang penduduknya tinggal dengan tenteram, dan yang berkata dalam hatinya, ‘Aku, dan tidak ada yang lain!’ Betapa ia telah menjadi tempat yang gersang, tempat pembaringan binatang-binatang liar. Setiap orang yang melewatinya akan bersiul dan mengibaskan tangannya.”

TL: Inikah negeri yang amat ramai dan yang duduk dengan sentosa, dan yang berkata dalam hatinya: Akulah dia dan lain dari padaku satupun tiada! Bagaimana ia sudah jadi suatu kerobohan, suatu tempat perhentian binatang yang ganas; barangsiapa yang berjalan melalui dia itu akan menyindirkan dia dan menunjuk dengan tangannya kepadanya.

MILT: Inilah kota yang penuh sukacita yang berdiam dengan aman dan yang berkata kepada dirinya sendiri, "Hanya ada aku dan tidak ada yang lain!" Betapa dia telah menjadi suatu reruntuhan, suatu sarang bagi binatang-binatang liar. Setiap orang yang melewatinya bersuit-suit untuk mengejek dan menggoyang-goyangkan tangannya.

Shellabear 2010: Itulah kota yang bersukaria, yang tinggal dengan aman, yang berkata dalam hatinya, “Aku, dan tidak ada yang lain!” Betapa ia telah menjadi tempat yang sunyi, tempat berbaring bagi binatang-binatang liar. Setiap orang yang melintasinya akan mencemooh dan mengibas-ngibaskan tangan.

KS (Revisi Shellabear 2011): Itulah kota yang bersukaria, yang tinggal dengan aman, yang berkata dalam hatinya, "Aku, dan tidak ada yang lain!" Betapa ia telah menjadi tempat yang sunyi, tempat berbaring bagi binatang-binatang liar. Setiap orang yang melintasinya akan mencemooh dan mengibas-ngibaskan tangan.

KSKK: Pohon aras telah ditumbangkan! Demikianlah akhir dari kota yang berbahagia, yang merasa aman dalam kekuasaannya sendiri, dan berkata kepada dirinya: Hanya aku, dan tak ada yang lain kecuali aku. Mengapa sekarang telah menjadi satu timbunan reruntuhan di mana binatang-binatang berlindung? Setiap orang yang melewatinya mencemoohnya sambil membuat tanda dengan tangan.

VMD: Sekarang Niniwe sangat sombong seperti kota yang bahagia. Orang berpikir bahwa mereka aman. Mereka berpikir Niniwe ialah tempat yang terbesar di dunia, tetapi kota itu akan binasa, menjadi tempat yang sunyi, hanya binatang buas yang beristirahat di sana. Orang yang melewatinya bersiul dan menggeleng-gelengkan kepala ketika mereka melihat betapa buruknya kebinasaan kota itu.

BIS: Itulah yang akan terjadi pada kota yang riang gembira itu dan yang menganggap dirinya aman tenteram. Penduduknya mengira bahwa kota mereka itu kota yang paling besar di dunia. Alangkah sepi daerah itu, tak ada penghuninya kecuali binatang-binatang hutan yang bersarang di situ! Setiap orang yang lewat di kota itu akan terkejut dan merasa ngeri.

TMV: Itulah yang akan terjadi pada kota yang riang gembira itu dan yang menganggap dirinya aman tenteram. Penduduknya menyangka bahawa kota mereka itulah kota yang terbesar di dunia. Betapa sepinya daerah itu, tiada penghuninya kecuali binatang hutan yang bersarang di situ! Tiap-tiap orang yang lalu di kota itu akan menghinanya dan berasa ngeri.

FAYH: Demikianlah nasib kota yang besar dan kaya itu. Dulu penduduknya begitu aman tentram dan ia berkata dalam hatinya, "Di seluruh dunia ini tidak ada kota yang sebesar dan semegah aku." Tetapi sekarang, lihatlah bagaimana ia telah menjadi rusak sama sekali, menjadi tempat kediaman bagi binatang-binatang! Semua orang yang melewati tempat itu akan mengejek atau menggelengkan kepala karena tidak percaya.

ENDE: Itukah kota jang ria-riuh, jang tinggal dengan aman-sentosa, jang berkata dalam hatinja: 'Itulah Aku, tidaklah lain!'? Bagaimana itu telah mendjadi kedahsjatan, tempat berbaring margasatwa! Siapa sadja jang liwat disitu, bersuit dan menggerakkan tangannja!

Shellabear 1912: maka inilah negeri kesukaan yang telah duduk dengan sentosa serta berkata di dalam hatinya: "Bahwa akulah dia dan seorangpun tiada hanya aku." Bagaimana negeri itu telah menjadi suatu kerusakkan suatu tempat perbaringan binatang buas maka barangsiapa yang melalui dia akan menyindir serta menggelengkan kepalanya.

Leydekker Draft: 'Inilah negerij 'itu, jang 'isinja berbangkit rawan hatinja, jang dudokh dengan santawsa, jang berkata dalam hatinja; 'akulah dija, dan sa`awrangpawn tijada lagi lajin deri padaku: butapa 'ija sudah djadi 'akan kabinasa`an! sawatu tampat pabaringan pada binatang! sasa`awrang jang melintas padanja 'itu 'akan basijol, 'ija 'akan menggarakhkan tangannja.

AVB: Itulah kota yang bersuka ria, yang tinggal dengan aman, yang berkata dalam hatinya, “Aku, dan tidak ada yang lain!” Betapa kemusnahan menimpanya, tempat berbaring bagi binatang-binatang liar. Setiap orang yang melintasinya akan mencemuh dan mengibas-ngibaskan tangan.


TB ITL: Itulah <02063> kota <05892> yang beria-ria <05947> yang penduduknya <03427> begitu tenteram <0983> dan yang berkata <0559> dalam hatinya <03824>: "Hanya ada aku <0589> dan tidak ada <0657> yang lain <05750>!" Betapa <0349> dia sudah menjadi <01961> tempat yang tandus <08047>, tempat pembaringan <04769> bagi binatang-binatang liar <02416>. Setiap orang <03605> yang lewat <05674> dari padanya <05921> akan bersuit <08319> dan mengayun-ayunkan <05128> tangannya <03027>.


Jawa: Iku kaanane kutha kang giyak-giyak, kang wong-wonge padha ayem pamanggone, kang duwe osik ing atine mangkene: “Mung aku sing ana, ora ana liyane!” Mulane iya banjur wus dadi ludhesan, kanggo pasabane kewan-kewan alasan. Saben wong liwat ing kono bakal padha ngeses lan kipat-kipat tangan.

Jawa 1994: Mengkono bakal kedadéané kutha sing ngegung-egungaké kekuwatané lan rumangsa wis sentosa. Wong-wongé padha rumangsa yèn kuthané sing gedhé dhéwé ing salumahé bumi. Saiba bakal sepiné panggonan mau, merga bakal dadi panggonané sato kéwan padha ngaso! Saben wong sing liwat bakal padha kekes atiné merga saka wedi.

Sunda: Kitu pijadieunana eta kota anu gumede ku kakuatanana jeung ngujubkeun dirina baris aman. Pangrasa jalma-jalmana mah kotana teh panggedena di sadunya. Pisakumahaeun sepi jemplingna engke eta tempat teh, jadi pangauban sato-sato leuweung. Sakur anu ngaliwat ka dinya bakal murungkut hatena pinuh kasieun.

Madura: Jareya se bakal kadaddiyana ka kottha se gumbira ban nganggep aba’na aman ban taremtem jareya. Pandhudhu’na nyangka kottha jareya se paleng raja e dunnya. Saapa seppena dhaera jareya, tadha’ se ngennengnge kajabana burun alas se alebun e jadhiya! Saneyap oreng se lebat e kottha jareya bakal takerjada ban arassa marenges.

Bali: Kadi asapunika paindikan sane jaga nibenin kota sane kalintang sumbung ring kawisesannyane niri, tur ngaden dewekipune sampun rahayu. Wong kotane punika ngaden, mungguing kotanipune punika kota sane pinih agung ring jagate. Ipun jaga dados genah sane kalintang suung mangmung, jaga dados genah sato alase pada masayuban. Sakancan anake sane nglintang irika jaga pada karesresan tur makeketan.

Bugis: Iyanaro kajajiyang matu ri kota iya marowaéro sibawa iya mangga’éngngi aléna amang sibawa tennang. Nasengngi pabbanuwana makkedaé iyaro kotana mennang kota kaminang battowa ri linoé. Temmaka sino-sinona daéraéro, dé’gaga monroiwi sangadinna olokolo ale iya massarangngé kuwaro! Tungke tau iya laloé ri kotaéro tasséleng matu sibawa taggeringkering.

Makasar: Iaminjo lakajarianga mae ri anjo kota ma’reja-rejaya siagang nakanaya kalenna amang siagang sannang. Pandudu’na nakapangi angkanaya anjo kotana ke’nanga kaminang lompo ri linoa. Teai sipato’ sinona anjo daeraya, tena sikali bonena pantaranganna olo’-olo’ ri romang a’ru’munga anjoreng! Sikamma tau niaka allalo anjoreng ri kotaya la’jari ta’bangka kabusuki siagang la’jari mallaki nakasia’.

Toraja: Iamote tu kota kasode-sode bang, tu tang untandai kamasussan, tu ma’kada lan penaanna nakua: Aku mannari, na moi misa’ tae’ tu senga’na. Umba nakua anna mempadang lo’bangmo, sia napoinan kapelayoan olo’-olo’ masuru! Minda-minda lendu’ inde to dio mai la ma’uik-uik untelle-tellei sia nadullu-dullu.

Karo: Eme si nandangi jadi man kota si megah kal akapna kerna gegehna dingen la lit kai pe iakapna si man kebiarenna. Kalak si ringan i je erpengakap maka kotana kota si megahna i belang-belang doni enda. Andiko, uga lungenna pagi ingan e jadina, i ja rubia-rubia si meliar ringan. Kasa kalak si mentas arah e ndegeri mbuluna jenari itadingkenna perban biarna.

Simalungun: Sonai ma kota na ramei ai, na marsonang-sonang marianan, na mangkatahon ibagas uhurni, ʻAhu ma da in, sobali ahu seng dong!ʼ Sonaha do parjadini ai gabe halimisan, ianan ni binatang panoroh! Sagala halak na mamontas hunjai mapas ma anjaha iangkat tanganni manrehei.”

Toba: I ma huta na riburan, na nalom maringanan, na mandok di bagasan rohana: Ahu do bongkai dungkon ni ahu ndang adong! Songon dia do pangulangna disi, gabe pangulonan ni angka binatang panoro! Ganup na mamolus sian i bursikanna do, topaponna tanganna.


NETBible: This is how the once-proud city will end up – the city that was so secure. She thought to herself, “I am unique! No one can compare to me!” What a heap of ruins she has become, a place where wild animals live! Everyone who passes by her taunts her and shakes his fist.

NASB: This is the exultant city Which dwells securely, Who says in her heart, "I am, and there is no one besides me." How she has become a desolation, A resting place for beasts! Everyone who passes by her will hiss And wave his hand in contempt.

HCSB: This is the self-assured city that lives in security, that thinks to herself: I am, and there is no one besides me. What a desolation she has become, a place for wild animals to lie down! Everyone who passes by her jeers and shakes his fist.

LEB: Is this the arrogant city? Is this the city that used to live securely, the city that used to think to itself, "I’m the only one, and no one else exists but me"? What a wasteland it is now, a resting place for wild animals! All who pass by it will hiss and make an obscene gesture.

NIV: This is the carefree city that lived in safety. She said to herself, "I am, and there is none besides me." What a ruin she has become, a lair for wild beasts! All who pass by her scoff and shake their fists.

ESV: This is the exultant city that lived securely, that said in her heart, "I am, and there is no one else." What a desolation she has become, a lair for wild beasts! Everyone who passes by her hisses and shakes his fist.

NRSV: Is this the exultant city that lived secure, that said to itself, "I am, and there is no one else"? What a desolation it has become, a lair for wild animals! Everyone who passes by it hisses and shakes the fist.

REB: This is the city that exulted in her security, saying to herself, “I and I alone am supreme.” And what is she now? A waste, a haunt of wild animals, at which every passer-by may jeer and gesture!

NKJV: This is the rejoicing city That dwelt securely, That said in her heart, "I am it , and there is none besides me." How has she become a desolation, A place for beasts to lie down! Everyone who passes by her Shall hiss and shake his fist.

KJV: This [is] the rejoicing city that dwelt carelessly, that said in her heart, I [am], and [there is] none beside me: how is she become a desolation, a place for beasts to lie down in! every one that passeth by her shall hiss, [and] wag his hand.

AMP: This is the joyous {and} exultant city that dwelt carelessly [feeling so secure], that said in her heart, I am and there is none beside me. What a desolation she has become, a lair for [wild] beasts! Everyone who passes by her shall hiss and wave his hand [indicating his gratification].

NLT: This is the fate of that boisterous city, once so secure. "In all the world there is no city as great as I," it boasted. But now, look how it has become an utter ruin, a place where animals live! Everyone passing that way will laugh in derision or shake a defiant fist.

GNB: That is what will happen to the city that is so proud of its own power and thinks it is safe. Its people think that their city is the greatest in the world. What a desolate place it will become, a place where wild animals will rest! Everyone who passes by will shrink back in horror.

ERV: Nineveh is so proud now. It is such a happy city. The people think they are safe. They think Nineveh is the greatest place in the world, but it will be destroyed! It will be an empty place where only wild animals go to rest. People who pass by will whistle and shake their heads when they see how badly the city was destroyed.

BBE: This is the town which was full of joy, living without fear of danger, saying in her heart, I am, and there is no other: how has she been made waste, a place for beasts to take their rest in! everyone who goes by her will make hisses, waving his hand.

MSG: Can this be the famous Fun City that had it made, That boasted, "I'm the Number-One City! I'm King of the Mountain!" So why is the place deserted, a lair for wild animals? Passersby hardly give it a look; they dismiss it with a gesture.

CEV: This is the glorious city that felt secure and said, "I am the only one!" Now it's merely ruins, a home for wild animals. Every passerby simply sneers and makes vulgar signs.

CEVUK: This is the glorious city that felt secure and said, “I am the only one!” Now it's merely ruins, a home for wild animals. Every passer-by simply sneers and makes vulgar signs.

GWV: Is this the arrogant city? Is this the city that used to live securely, the city that used to think to itself, "I’m the only one, and no one else exists but me"? What a wasteland it is now, a resting place for wild animals! All who pass by it will hiss and make an obscene gesture.


NET [draft] ITL: This <02063> is how the once-proud <05947> city <05892> will end up– the city that was so secure <0983>. She thought <03824> <0559> to herself, “I <0589> am unique! No one <0657> can compare <05750> to me!” What <0349> a heap of ruins <08047> she has become <01961>, a place <04769> where wild animals <02416> live! Everyone <03605> who passes <05674> by <05921> her taunts <08319> her and shakes <05128> his fist <03027>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Zefanya 2 : 15 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2022
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran