Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [GORONTALO_2006]     [PL]  [PB] 
 <<  Roma 2 : 15 >> 

Gorontalo 2006: Pii̒li limongolio mopo bilohei deu̒ wolo u pilomalenta lobutoo̒ boito malei tulade tohilaa limongolio. Hilaa u malo@otapu tinelo Eeya limongolio olo mopo bukuti mai sua̒li boito, sababu timongolio lohihilao tingga maito potalalio tingga maito poo̒tutuo lo pikiilangi limongolio.


AYT: Mereka menunjukkan bahwa perbuatan Hukum Taurat tertulis di dalam hati mereka, sementara nurani mereka juga memberi kesaksian, dan pikiran mereka akan saling menuduh atau membela mereka,

TB: Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.

TL: melakukan diri seperti orang yang menunjukkan bahwa isi Taurat itu tertulis di dalam hatinya, dan perasaan hatinya menyaksikan demikian itu, dan pikiran mereka itu di antara sama sendirinya itu berbalah-balah atau pun membenarkan dia

MILT: Siapa yang menunjukkan perbuatan torat yang tertulis di dalam hati mereka, hati nurani mereka memberi kesaksian, dan pemikiran-pemikiran itu menuduh di antara yang satu terhadap yang lain ataupun saling membela diri

Shellabear 2010: Hal itu menyatakan bahwa isi hukum Taurat telah tertulis dalam hati mereka, bahkan batin mereka pun turut memberi kesaksian, karena sering mereka dituduh atau dibela oleh pikiran mereka sendiri.

KS (Revisi Shellabear 2011): Hal itu menyatakan bahwa isi hukum Taurat telah tertulis dalam hati mereka, bahkan batin mereka pun turut memberi kesaksian, karena sering mereka dituduh atau dibela oleh pikiran mereka sendiri.

Shellabear 2000: Hal itu menyatakan bahwa isi hukum Taurat telah tersurat dalam hati mereka, bahkan batin mereka pun turut memberi kesaksian, karena seringkali mereka dituduh atau dibela oleh pikiran mereka sendiri.

KSZI: Hukum itu tersurat di hati mereka dan hati nurani mereka juga naik saksi. Fikiran mereka menuduh atau membela mereka.

KSKK: dengan menunjukkan bahwa perintah-perintah hukum Taurat tergurat di dalam budi mereka. Hati nurani mereka, yang berbicara di dalam mereka, juga menunjukkan hal itu, apabila ia menghukum atau menyetujui perbuatan-perbuatan mereka.

WBTC Draft: Mereka menunjukkan bahwa dalam hatinya ada tertulis tuntutan hukum Taurat. Kadang-kadang hati nuraninya mengatakan bahwa mereka melakukan hal yang salah, dan itu membuatnya merasa bersalah. Kadang-kadang hati nuraninya mengatakan bahwa mereka melakukan hal yang benar, dan itu membuatnya merasa tidak bersalah.

VMD: Mereka menunjukkan bahwa dalam hatinya ada tertulis tuntutan hukum Taurat. Kadang-kadang hati nuraninya mengatakan bahwa mereka melakukan hal yang salah, dan itu membuatnya merasa bersalah. Kadang-kadang hati nuraninya mengatakan bahwa mereka melakukan hal yang benar, dan itu membuatnya merasa tidak bersalah.

AMD: Hal ini menunjukkan bahwa Hukum Taurat telah ditulis di dalam hati mereka. Hati nurani mereka sendiri membuktikan hal itu dan pikiran-pikiran mereka berkecamuk untuk menyalahkan atau membela mereka.

TSI: Mereka menunjukkan bahwa cara hidup yang ditetapkan Allah untuk manusia sudah ada dalam hati mereka. Dan setiap saat hati nurani mereka membantu mereka untuk membedakan apakah mereka melakukan yang benar atau salah.

BIS: Kelakuan mereka menunjukkan bahwa apa yang diperintahkan oleh hukum itu tertulis di hati mereka. Hati nurani mereka pun membuktikan hal itu, sebab mereka sendiri ada kalanya disalahkan dan ada kalanya dibenarkan oleh pikiran mereka.

TMV: Kelakuan mereka menunjukkan bahawa apa yang diperintahkan oleh Taurat tertulis di dalam hati mereka. Hati nurani mereka pun membuktikan hal itu, kerana fikiran mereka kadangkala menyalahkan dan kadangkala membenarkan perbuatan mereka.

BSD: Jadi, apa yang mereka lakukan dan apa yang mereka pikirkan menunjukkan bahwa apa yang diperintahkan oleh hukum-hukum itu tertulis di dalam hati mereka. Hati nurani mereka juga membenarkan hal itu, sebab, ada kalanya hati mereka berkata, “Kau melakukan yang salah,” tetapi ada kalanya juga hati mereka berkata, “Kau sudah melakukan yang benar.”

FAYH: (2-12)

ENDE: Mereka menundjukkan bahwa tuntutan-tuntutan hukum adalah tertulis didalam hati mereka. Hati nurani mereka akan turut mendjadi saksi, dan angan-angan hati mereka akan saling menggugat atau membela,

Shellabear 1912: maka ialah yang menyatakan bahwa pekerjaan taurit itu telah tersurat pada hatinya, dan perasaan hatinya itu pun bersaksi demikian, maka pikiran mereka itu pun antara sama sendirinya menempelak atau membenarkan dia,

Klinkert 1879: Karena njatalah pada mareka-itoe bahwa perboewatan torat tersoerat djoega dalam hatinja, sebab angan-angan hatinja pon mendjadi saksi dan sangka-sangkanja menoedoeh ataw membenarkan dia sama sendirinja).

Klinkert 1863: Karna dia-orang menjataken, bahoewa perboewatan toret itoe soedah tertoelis dalem hatinja, dan angen-angen hatinja djadi saksi, dan segala ingetannja djoega menoedoh atawa melindongken sama sendirinja).

Melayu Baba: dalam hal dia-orang ada nyatakan pkerja'an hukum-taurit tertulis di dalam hati-nya, dan angan-angan hati-nya pun bersaksi bgitu, dan fikiran-nya pun antara satu sama lain salahkan atau bnarkan:

Ambon Draft: Sedang marika itu ber-tondjok, bahuwa bowatan-bowatan Tawrat tersurat di da-lam hatinja, awleh karana sa-tahu hatinja sama-bersaksi pa-da marika itu, dan bagitupawn segala kira-kira; an bapersalah-kan sawatu pada jang lajin, ataw lagi mengutjap sutji de-ri salah.

Keasberry: Maka marika itu munyatakan bahwa purbuatan tauret itu sudah tursurat dalam hatinya, maka sa'pandie nafsu hatinya munjadi saksi, maka sangkanya pada masa itu juga munudoh atau mulindongkan dirinya;)

Leydekker Draft: Karana marika 'itu menondjokh faxel sjarixet Tawrat 'ada tersurat dalam hati 2 nja, sedang satahu hatinja 'itu serta bersjaksi, dan segala khijasnja kadang 2 maxdzulkan, 'ataw lagi maxdzurkan dija.)

AVB: Hukum itu tersurat dalam hati mereka dan hati nurani mereka juga naik saksi. Fikiran mereka menuduh atau membela mereka,


TB ITL: Sebab dengan itu mereka menunjukkan <1731>, bahwa isi hukum Taurat <3551> ada tertulis <1123> di dalam <1722> hati <2588> mereka <846> dan suara hati <4893> <0> mereka turut bersaksi <4828> dan <2532> pikiran <0> <4893> mereka <846> saling <3342> <240> menuduh <2723> atau <2228> saling membela <626>. [<3748> <2041> <3053> <2532>]


Jawa: Amarga kalawan mangkono iku wong-wong mau padha nelakake, manawa pepakone angger-angger wis katulis ana ing atine, sarta rumangsaning atine melu dadi seksi, sarta pangangen-angene padha genti ngluputake utawa genti mbenerake.

Jawa 2006: Kang mangkono iku, wong-wong mau padha nélakaké, menawa pepakoné angger-angger wus katulis ana ing atiné lan swaraning atiné mèlu neksèni, sarta pangangen-angené padha genti ngluputaké utawa genti mbeneraké.

Jawa 1994: Penggawéné wong mau dhéwé nélakaké yèn apa sing didhawuhaké déning Torèt, kuwi wis katulis ana ing atiné wong-wong mau. Swaraning atiné wong-wong mau dhéwé sing mbuktèkaké, jalaran iya swarané atiné dhéwé mau sok-sok ngluputaké, sok-sok mbeneraké penggawéné.

Jawa-Suriname: Klakuané wongé kuwi nduduhké nèk apa sing diwulangké ing wèt-wèté nabi Moses wis ketulis ing atiné. Dadiné swarané atiné wongé sing ngrutu wongé. Nèk wongé nggawé betyik, swarané atiné sing mbenerké, nèk nggawé ala, swarané atiné ya nyalahké.

Sunda: Tina kalakuanana bisa tembong yen sakur anu diparentahkeun ku eta hukum teh katulis di jero hatena. Sora hatena oge netelakeun kitu, sabab maranehanana sakapeung sok dibenerkeun, sakapeung sok disalahkeun ku pikiranana.

Sunda Formal: Sabab lampahna tea, nyirikeun yen hukum Toret geus kaukir dina hatena. Jaba ti eta, lelembutanana ge, sajalan jeung eta hukum; lantaran budi rasana daek ngamudi pikir, nya eta nyalahkeun atawana ngabenerkeun.

Madura: Kalakowanna reng-oreng gapaneka noduwagi ja’ ponapa se eparenta’agi hokom gapaneka ampon etoles e dhalem atena. Essena atena reng-oreng gapaneka dibi’ daddi buktena, sabab reng-oreng gapaneka dibi’ dhang-kadhang esala’agi, ban dhang-kadhang ebendherragi sareng pekkeranna dibi’.

Bauzi: Ame dam labe im ahu adat it ozomna labe iba it vàlu, “Git modeho,” lahame gagodam diale. Laham vabameam, “Lo, modem neàte,” lahame uledi gagodam diale. Labihadam labet modi im nehasu tombali damat aame ozo, “Làhà, Alat ame dam labe im ahu ad laba Aho gagu fi hasi vàmadi esuhu im ehe labe labihaha bak,” lahame vi ozobohudehe bak.

Bali: Laksananipune nyinahang, mungguing paindikan sane kapituduh antuk Pidabdab Torate punika sampun sinurat ring manahnyane. Kletegan manahnyane taler nyinahang, mungguing paindikane punika mula patut. Santukan pepinehnyane niri ring asapunapine ngiwangang, ring asapunapine matutang ipun.

Ngaju: Hadat dasar ewen mamparahan taloh je irentah awi hukum te tarasurat intu huang atei ewen. Pangingat atei ewen mahin mambukti hal te, basa ewen kabuat kanateke inyalan tuntang kanateke imbujur awi tirok ewen.

Sasak: Tingkah laku ie pade nyatayang bahwe napi saq teprẽntahang siq hukum nike tetulis lẽq dalem atẽ ie pade. Dait ẽndah atẽ nurani ie pade buktiang hal nike, sẽngaq pikiranne mẽsaq saling tuduh atao saling bẽle.

Bugis: Ampé-ampéna mennang mappaitangngi makkedaé aga napparéntang iyaro hukkung-hukkungngé tarokii ri laleng atinna. Ati marilalenna muto mennang pettuiwi gau’éro, saba’ biyasa towi mennang ripasala sibawa biyasa towi ripattongeng ri pikkiranna.

Makasar: Panggaukannami ke’nanga ampa’nassai angkanaya tattulisiki ri atinna ke’nanga anjo apa-apa napassuroanga anjo hukkung-hukkunga. Atinnami pole ke’nanga ampa’nassai anjo passalaka, nasaba’ nia’ wattunna nanipasala yareka nanipannaba ri pikkirang kalenna todong ke’nanga.

Toraja: Napa’pekitanan, kumua iatu gau’ natuntun Sukaran aluk tioki’ lan penaanna, anna katottongi penaa ma’pakilalanna susito, sia iatu tangnga’na sipasala ba’tu sitongananni

Duri: Na panggaukanna mpapajanni kumua ia to apa dipangparentan lan atoranna Nabi Musa, den lan penawanna. Na penawanna mpabuttii joo, nasaba' penawanna biasa mpasalai ba'tu ntongananni to panggaukanna.

Gorontalo: Wolo uodito, huhutu limongoliyo boyito mopopatatayi deu u pilomarenta lo hukum boyito hetulade to delomo hila limongoliyo. Hila limongoliyo olo ma lopobanari mayi lo pasali boti, sababu matimao hila limongoliyo hemopotala olimongoliyo lohihilawo wawu matimao olo hila limongoli hemopobanari olimongoliyo, sababu hukum boyito ma hetulade to delomo hila limongoliyo.

Balantak: Wawauna mimpipiile'kon se' isiina ukum Torat isian nitulis na noana i raaya'a. Noana uga' mompotuutuu' men koiya'a. Noana i raaya'a mansasala' kabai se' mompotuutuu' wakana.

Bambam: Diissammi diua issi penabanna napahe'um paondom ia too, aka diita dio pa'palakoanna tubo illaam mai kalena. Ia anna diissanni diua buttu illaam si'da mai unä' penabanna aka maka' sala gau'na, iya naua: "Sala gau'ku," anna maka' hua gau'na, iya naua: "Hua gau'ku."

Kaili Da'a: Pokainggu ira mboto nompakanoto nuapa to niparenta riara Atura-atura agama ewa natetulisi riara nta'i ira. Etu nipakanoto pekiri rara nta'i ira mboto, sabana naria pompekiri ira nompakasala ira bo naria wo'u pompekiri ira to nantakono ira.

Mongondow: Aid monia moponyatadon kon onu inta pinarentah in hukum tatua no'ipaisdon kom bonu ing gina monia. Gina monia mobogoi doman ing katarangan kon soaáḷ tatua, sim mosia tontanií oyuíon im potaḷaían bo oyuíon doman in totu'uon in raian monia.

Aralle: Ungngolai yato pembabenaii maleso tainsang taoate inang aha pahenta di hao mai di Atohanna Musa yaling di inahannaii. Aka' pihki'naii mampakaleso dioatee aha atohang yaling di inahannaii, aka' sika naoate yaling di inahannaii, "Pembabe indee mapia," bahtu' naoatee, "Pembabe indoo tahuhu."

Napu: Anti babehianda, tongawami kaarana parenta hangko i Aturana Musa au teuki i lalunda. Hangko i pekirinda, taisa wori kaarana Aturana Pue Ala i lalunda, lawi hambela-hambela nauli lalunda: "Sala babehia iti," hai hambela-hambela wori, nauli lalunda "Maroa babehia iti."

Sangir: Kakanoạ i sire e měmpẹ̌nodẹu apan ilẹ̌ator'u toratẹ̌ mạbawohẹ su naung i sire. Kasingkạ u naung i sire e mal᷊aing měmpẹ̌sẹ̌sahidin hal᷊ẹ̌ ene, u i sire hala kạdingạ ipẹ̌sẹ̌sal᷊a ringangu kạdingạ l᷊ai nẹ̌tatahino ual᷊ingu tiněnnan sire.

Taa: Wali yako ri lengko nsira etu kita tansani i Pue Allah roomo mampakanasaka ri raya nsira mangkonong porenta to nato’o mporenta i Musa. Pasi yako ri pampobuuka nsira seja sira mangansani re’e porenta ri raya nsira, apa re’e to magombo ri raya nsira manganto’oka sira, “Lengkomu etu maja’a,” pasi manganto’o, “Lengkomu etu matao.”

Rote: Sila ha'da-palin nde da'di natutu'duk nae, hata fo hoholo-lalanek ndia paleta neu sala, nanasulak nai sila dale nala dalek. Sila dale bobongoana nala boeo, latu'du dede'ak ndia ta'du-tanan, nana nasi'a sila dudu'a-aafin fe salak neus, ma nasi'a fe ndoos neus.

Galela: Komagena ona isikelelo igogou manga sininga ma rabaka kanaga Una Awi bobita yanako qaboloka. Sababu manga sininga masireteno ibao ma moiku itemo o kia naga yaakaka gena itotiai de ma moiku itemo o kia naga yaakaka gena qatorou, so komagena manga sininga ma rabaka aku manga manara gena yahiri.

Yali, Angguruk: Musa wene apma kurukon ariyen ninindimu hahareg lit wereg ulug inamap turukmu inindi wenggel haruk ane ari famen oho fag atuk. Unundaman wenggel haruk lit ininggarehen alem unubam umbat teheg along pal teheg turuk lit unundaman wenggel haruk.

Tabaru: Manga di-diaioka 'isinyata 'ato 'okia naga gee 'o besesongoka 'isuloko, 'isilefokau to 'ona manga singinaka. To 'ona manga singina mita 'isinyata ge'ena, sababu to 'ona ma sirete manga singina ma 'ijaga 'ingose 'ato yosowono de do'oaka 'ingose 'ato yotiai.

Karo: Arah perbahanenna teridah maka pedah si lit i bas Undang-undang e lit tersurat i bas pusuhna. Si enda teridah pe arah pusuh peratenna, sabap mawen-mawen ukurna nalahken ia janah mawen-mawen engkapiti ia.

Simalungun: Hunjai ma taridah, paboa na dob tarsurat do na pinindo ni titah in ibagas uhur ni sidea. Anjaha panggora ni uhur ni sidea pe dihut do manaksihon, anjaha pingkiran ni sidea marsiaduan atap marsiapitan,

Toba: Sian i ma tarida, paboa naung tarsurat ulaon patik i di bagasan rohanasida, laos mangkatindangkon do panggora ni rohanasida, angkup ni pingkiran ni rohanasida, angka na masisolsolan nang masiondian pe.

Dairi: Merkitè pengelakona bagidi teridah ngo kadè nidokken pati-patiin i tersurat ibas pusuh peratènna. Pusuh peratèen kalak i pè iindangke ngo i, kerna kalak i sendiri pè lot ngo dèba isalahken bak ibennarken pikiren kalak i.

Minangkabau: Tingkah kurenahnyo manunjuakkan, baraso apo nan diparentahkan dek paratuaran tu, lah tatulih di atinyo. Ati keteknyo pun lah mambuktikan ka adaan tu, dek karano, inyo sandiri, adang-adang inyo disalahkan, adang-adang inyo dibatuakan dek pikierannyo surang.

Nias: Amuatara zangoroma wa no tesura ba dõdõra goroisa andrõ. Tõdõra zamaduhu'õ da'õ; bõrõ me itaria isalaikõ ira era'era dõdõra ba itaria atulõ ira gõi ibe'e.

Mentawai: Ka paraboatda lé imatotoilá katususurat nia sikuat surukat ka bagat paatuatda. Beri ka pupaatuananda ka baga leú ipatotoilá pagalaiat nenda, aipoí kakkau seleakénangan elé sineseat'akénangan sia paatuatda saradda.

Lampung: Kelakuan tian nunjukko bahwa api sai diperintahko ulih hukum udi tetulis di hati tian. Hati nurani tian pun ngebuktiko hal ano, mani tian tenggalan wat waktuni disalahko rik wat waktuni dibenorko ulih pikeran tian.

Aceh: Pi-e awaknyan deuh teukalon peue nyang jipeurintah lé huköm nyan na teutuléh lam até awaknyan. Até nurani awaknyan pih jeuet keubukeuti keuhai nyan, sabab awaknyan keudroe na watée jih teupeusalah dan na teuma watée jih jipeubeutôi lé pikeran jih keudroe.

Mamasa: Panggauannamo dingei ungkawananni kumua illalammi penawanna issinna Pepa'guruanna Musa. Penawannamo liu umpakawananni annu bassa' sinakua: “Salana',” battu nakua: “Naolaan panggauangku.”

Berik: (2:14)

Manggarai: Ali hitu isé toi te icin wintuk Taurat, manga tulis oné nai disé. Ici nai disé te toto sala agu molor le nuk de weki rud.

Sabu: Ti wui ai-wui tao ro do peteleo ke ne nga ne do lii ti dhara uku no naanne do hure do bhuke pa dhara ade ro ne. Ade nga penge ro lema do peteleo ne lai do napoanne rowi ro miha do era ne awe ta lii ta do hala kiadho ta pemole ri penge ro.

Kupang: Deng bagitu, dong kasi tunju bilang, Tuhan pung Atoran ada tatulis dalam dong pung hati, sama ke banáng yang Tuhan tanún di dong pung hati. Dong pung dalam hati sandiri yang nilei apa yang dong bekin. Ais dong pung pikiran sandiri yang tudu kalo dong ada bekin sala, deng kasi tau kalo dong ada bekin batúl.

Abun: Sane sukwatum gato kem su án ne kadum do, ye Yahudi bi sukduno-i ne da kem mo án mit it. Sane dom án bi sukjimnut gato ndo mo án mit ne kadum do, ye Yahudi bi sukduno-i mo án mit mó re, we án ben suk siri kadit sukwatum ne yo, án bi sukjimnut mo an mit ne ki nai án do, "Siri anane," wo án ben suk tepsu sukwatum ne yo, án bi sukjimnut mo án mit ne ki nai án do, "Sangge anane."

Meyah: Oisouska mar oufamofa ongga rua runtunggom insa koma bera rua rurocunc rot oida mar ongga morototuma erek hukum Musa bera enah gij rusnok nomnaga rudou efesi fob. Koma tenten ojgomu, jeska rusnok nomnaga rijginaga gij rudou efesi rot fob oida mar ongga rua rutunggom bera erek tenten era erek oska.

Uma: Ngkai po'ingku-ra toe, monoto-mi ta'inca karia-na parenta ngkai Atura Pue' te'uki' hi rala nono-ra. Ngkai pekiri-ra wo'o ta'inca karia-na atura hi rala nono-ra, apa' ra'uli' hi rala nono-ra: "Sala' kehi toe," ba ra'uli' "Lompe' kehi toe."

Yawa: (2:14)


NETBible: They show that the work of the law is written in their hearts, as their conscience bears witness and their conflicting thoughts accuse or else defend them,

NASB: in that they show the work of the Law written in their hearts, their conscience bearing witness and their thoughts alternately accusing or else defending them,

HCSB: They show that the work of the law is written on their hearts. Their consciences testify in support of this, and their competing thoughts either accuse or excuse them

LEB: who show the work of the law written on their hearts, their conscience bearing witness and their thoughts [one] after another accusing or even defending them

NIV: since they show that the requirements of the law are written on their hearts, their consciences also bearing witness, and their thoughts now accusing, now even defending them.)

ESV: They show that the work of the law is written on their hearts, while their conscience also bears witness, and their conflicting thoughts accuse or even excuse them

NRSV: They show that what the law requires is written on their hearts, to which their own conscience also bears witness; and their conflicting thoughts will accuse or perhaps excuse them

REB: they show that what the law requires is inscribed on their hearts, and to this their conscience gives supporting witness, since their own thoughts argue the case, sometimes against them, sometimes even for them.

NKJV: who show the work of the law written in their hearts, their conscience also bearing witness, and between themselves their thoughts accusing or else excusing them )

KJV: Which shew the work of the law written in their hearts, their conscience also bearing witness, and [their] thoughts the mean while accusing or else excusing one another;)

AMP: They show that the essential requirements of the Law are written in their hearts {and} are operating there, with which their consciences (sense of right and wrong) also bear witness; and their [moral] decisions (their arguments of reason, their condemning or approving thoughts) will accuse or perhaps defend {and} excuse [them]

NLT: They demonstrate that God’s law is written within them, for their own consciences either accuse them or tell them they are doing what is right.

GNB: Their conduct shows that what the Law commands is written in their hearts. Their consciences also show that this is true, since their thoughts sometimes accuse them and sometimes defend them.

ERV: They show that in their hearts they know what is right and wrong, the same as the law commands, and their consciences agree. Sometimes their thoughts tell them that they have done wrong, and this makes them guilty. And sometimes their thoughts tell them that they have done right, and this makes them not guilty.

EVD: They show that in their hearts they know what is right and wrong, the same as the law commands. And those people also show this by the way they feel about right and wrong. Sometimes their thoughts tell them that they did wrong, and this makes them guilty. And sometimes their thoughts tell them that they did right, and this makes them not guilty.)

BBE: Because the work of the law is seen in their hearts, their sense of right and wrong giving witness to it, while their minds are at one time judging them and at another giving them approval;

MSG: They show that God's law is not something alien, imposed on us from without, but woven into the very fabric of our creation. There is something deep within them that echoes God's yes and no, right and wrong.

Phillips NT: for they demonstrate the effect of a Law operating in their own hearts. Their own consciences endorse the existence of such a law, for there is something which condemns or excuses their actions.

DEIBLER: They show that they know in their own minds what God commands in his laws [MET], as each person in his very own conscience either accuses or excuses/defends his behavior.

GULLAH: Wa dey do, dat da show dat wa de Law say dey oughta do, wa dey een dey haat. Same way, wa dey da tink show dat de Law dey een dey haat, cause sometime dey kin tink say dey done do bad, an sometime dey kin tink say dey done do good.

CEV: This proves that the conscience is like a law written in the human heart. And it will show whether we are forgiven or condemned,

CEVUK: This proves that the conscience is like a law written in the human heart. And it will show whether we are forgiven or condemned,

GWV: They show that some requirements found in Moses’ Teachings are written in their hearts. Their consciences speak to them. Their thoughts accuse them on one occasion and defend them on another.


NET [draft] ITL: They show <1731> that the work <2041> of the law <3551> is written <1123> in <1722> their <846> hearts <2588>, as their <846> conscience <4893> bears witness <4828> and <2532> their conflicting thoughts <3053> accuse <2723> or <2228> else <2532> defend <626> them,


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Roma 2 : 15 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran