Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [CEV]     [PL]  [PB] 
 <<  Pengkhotbah 3 : 19 >> 

CEV: Like animals we breathe and die, and we are no better off than they are. It just doesn't make sense.


AYT: Sebab, nasib anak-anak manusia dan nasib binatang adalah nasib yang sama. Seperti halnya yang satu mati, yang lainnya pun mati. Mereka semua memiliki satu napas, dan manusia tidak unggul atas binatang. Sebab, semuanya itu adalah kesia-siaan!

TB: Karena nasib manusia adalah sama dengan nasib binatang, nasib yang sama menimpa mereka; sebagaimana yang satu mati, demikian juga yang lain. Kedua-duanya mempunyai nafas yang sama, dan manusia tak mempunyai kelebihan atas binatang, karena segala sesuatu adalah sia-sia.

TL: Karena barang yang berlaku atas segala anak Adam ia itu juga berlaku atas segala binatang, maka satu jua untung pada keduanya; seperti mati ini, demikianpun mati itu, satu jua nafas pada sekaliannya, tiada barang kelebihan manusia dari pada binatang, karena semuanya itu sia-sialah adanya.

MILT: Sebab nasib yang anak-anak manusia dan nasib hewan bahkan nasib mengenai mereka adalah satu. Sebagaimana kematian ada di sini, demikian pula kematian ada di sana, karena untuk masing-masing ada satu nafas. Dan tidak ada kelebihan manusia daripada hewan, sebab segalanya adalah kefanaan.

Shellabear 2010: Nasib bani Adam sama dengan nasib binatang, nasib yang sama menimpa mereka. Sebagaimana yang satu mati, demikian juga yang lain mati. Semuanya memiliki napas yang sama dan manusia tidak lebih unggul daripada binatang, karena segala sesuatu adalah kesia-siaan.

KS (Revisi Shellabear 2011): Nasib bani Adam sama dengan nasib binatang, nasib yang sama menimpa mereka. Sebagaimana yang satu mati, demikian juga yang lain mati. Semuanya memiliki napas yang sama dan manusia tidak lebih unggul daripada binatang, karena segala sesuatu adalah kesia-siaan.

KSKK: Karena nasib manusia dan binatang sama: kematian baik untuk yang satu maupun untuk yang lain.

VMD: Hal yang sama terjadi kepada binatang dan manusia — mereka mati. Manusia dan binatang mempunyai nafas yang sama. Apakah binatang yang mati berbeda dengan orang yang mati? Itu semuanya juga tidak berarti.

TSI: Nasib manusia dan hewan sama. Manusia dan hewan sama-sama punya nafas dan pasti akan mati. Manusia tidak memiliki kelebihan dibandingkan hewan. Hidup ini memang sia-sia!

BIS: Bagaimanapun juga, nasib manusia dan binatang adalah serupa. Yang satu akan mati, begitu juga yang lain. Kedua-duanya adalah sama-sama makhluk. Jadi, manusia tidak lebih beruntung daripada binatang, sebab bagi kedua-duanya hidup itu sia-sia.

TMV: Bukankah manusia dan binatang senasib? Kedua-duanya makhluk dan kedua-duanya pun akan mati. Manusia tidak lebih baik daripada binatang, kerana bagi kedua-duanya hidup itu sia-sia.

FAYH: Karena manusia maupun binatang sama-sama menghirup udara dan kedua-duanya akan mati. Jadi, sebenarnya manusia tidak mempunyai kelebihan atas binatang; sungguh menggelikan sekali!

ENDE: Sebab samalah nasib manusia dan binatang. Seperti jang satu mati, demikianpun jang lain mati pula dan satu nafas ada pada semua. Betul, tiadalah kelebihan manusia diatas binatang, karena semuanjalah sia2!

Shellabear 1912: Karena barang yang berlaku atas segala anak Adam yaitu berlaku juga atas segala bintang yaitu satu perkara yang berlaku atas keduanya seperti yang satu itu mati demikian juga yang lain itu mati bahkan sekaliannya satu nyawa juga dan manusia tiada sesuatu kemuliaan lebih dari pada binatang karena sekaliannya itu sia-sia adanya.

Leydekker Draft: Karana 'ontong 'anakh-anakh 'Adam: 'itulah lagi 'ontong binatang, maka sawatu djuga 'ontong 'ada pada kaduwanja 'itu, seperti 'itu mati, bagitu 'ini mati, dan sawatu djuga nafas 'ada pada sakalijennja, dan tijada barang kalebahan manusija deri pada binatang: karana samowanja 'itu kasija-sijaan.

AVB: Nasib anak-anak manusia memang sama dengan nasib haiwan dan peristiwa yang sama menimpa kedua-duanya. Sebagaimana yang satu mati, begitu jua halnya dengan yang lagi satu. Kedua-duanya sama-sama bernafas maka tiada kelebihan manusia berbanding dengan haiwan kerana segala-galanya hanya kesia-siaan.


TB ITL: Karena <03588> nasib <04745> manusia <0120> adalah sama dengan nasib <04745> binatang <0929>, nasib <04745> yang sama <0259> menimpa mereka; sebagaimana yang satu <02088> mati <04194>, demikian <03651> juga yang lain <02088>. Kedua-duanya <03605> mempunyai nafas <07307> yang sama <0259>, dan manusia <0120> tak mempunyai <0369> kelebihan <04195> atas <04480> binatang <0929>, karena <03588> segala sesuatu <03605> adalah sia-sia <01892>. [<01121> <04194>]


Jawa: Amarga pepesthen tumrap manungsa iku padha karo kang tumrap kewan, sakaro-karone padha tinemune; kang siji mati, sijine iya mangkono. Sakarone padha-padha ambekan, lan manungsa iku ora ngluwihi kewan, amarga samubarang kabeh iku tanpa paedah.

Jawa 1994: Dikapak-kapakna nasibé manungsa ora béda karo nasibé kéwan. Loro-loroné padha ngalami mati. Sakaro-karoné padha kaparingan urip. Manungsa ora luwih unggul tinimbang kéwan, sebab samubarang kabèh kuwi tanpa guna.

Sunda: Sabab nya manusa nya sato nasibna sarua bae. Manusa bakal paeh, sato bakal paeh, kawantu pada mahluk keneh. Jadi manusa teh teu leuwih punjul ti sato, hirupna sarua mubadirna.

Madura: Maske baramma’a, papasthenna manossa ban keban reya padha bai. Se settong mate, se laenna bariya keya. Se dhadhuwa’ jareya padha mahlok. Daddi, manossa ta’ apojuran dhari burun alas, sabab monggu ka se dhadhuwa’ jareya odhi’ reya tadha’ gunana.

Bali: Pamuputipun manusa miwah satone pateh panadosipun. Sane asiki jaga padem pateh sakadi sane tiosan. Ipun patuh paturu pakardin Ida Sang Hyang Widi Wasa. Manusane nentenja becikan ring satone, santukan uripe punika nenten wenten gunanipun buat ipun makakalih.

Bugis: Muwi maga, totona tolinoé sibawa olokolo’é iyanaritu padai. Iya séddié matéi matu, makkuwatoro iya laingngé. Iya duwanna pada-padai mahlu’. Jaji, tolinoé dé’ nalebbi maupe naiya olokolo’é, saba’ untu’ iya duwanna iyaro atuwongngé siya-siyai.

Makasar: Manna antekamma, anjo sarenna rupataua siagang olo’-oloka sirupaji. Se’rea lamatei, maraengannaya kamma todong. Rua-ruana sangkamma, iamintu apa attallasa’. Jari, tena nala’bi upa’ rupataua na olo’-oloka, saba’ para sia-siaji anjo tallasaka mae ri ia.

Toraja: Belanna iatu lampakna ma’rupa tau susi bangsia lampakna olo’-olo’, ondongpi misa’ lampakri sola duai: susitu olo’-olo’ mate, susi dukato tu ma’rupa tau mate, sia sangrupari tu napopenaa sola nasang, tae’ tu losongna tolino na olo’-olo’; belanna iatu mintu’nato tae’ gai’na.

Karo: Sabap kai si jadi man rubia-rubia e ka nge jadi man manusia. Rubia-rubia mate, bage ka nge pe manusia. Rubia-rubia ras manusia duana tinepa Dibata kap. Dage labo ulin manusia asangken rubia-rubia, sabap duana nggeluh sia-sia.

Simalungun: Ai sada sitaronon do jolma ampa pinahan; matei do pinahan, jolma pe matei do. Haganup sidea sisoya-soya do, seng dong hasurungan ni jolma manisia humbani pinahan, ai sisoya-soya do haganup.

Toba: Ai tung sisada parsorion do sogot jolma manisia dohot pinahan; mate pinahan, mate dohot jolma i, sada do hosai i di saluhutna, ndang adong hasurungan ni manisia sian pinahan, ai laho salpu do luhutna.


NETBible: For the fate of humans and the fate of animals are the same: As one dies, so dies the other; both have the same breath. There is no advantage for humans over animals, for both are fleeting.

NASB: For the fate of the sons of men and the fate of beasts is the same. As one dies so dies the other; indeed, they all have the same breath and there is no advantage for man over beast, for all is vanity.

HCSB: For the fate of people and the fate of animals is the same. As one dies, so dies the other; they all have the same breath. People have no advantage over animals, for everything is futile.

LEB: Humans and animals have the same destiny. One dies just like the other. All of them have the same breath of life. Humans have no advantage over animals. All of life is pointless.

NIV: Man’s fate is like that of the animals; the same fate awaits them both: As one dies, so dies the other. All have the same breath; man has no advantage over the animal. Everything is meaningless.

ESV: For what happens to the children of man and what happens to the beasts is the same; as one dies, so dies the other. They all have the same breath, and man has no advantage over the beasts, for all is vanity.

NRSV: For the fate of humans and the fate of animals is the same; as one dies, so dies the other. They all have the same breath, and humans have no advantage over the animals; for all is vanity.

REB: Human beings and beasts share one and the same fate: death comes to both alike. They all draw the same breath. Man has no advantage over beast, for everything is futility.

NKJV: For what happens to the sons of men also happens to animals; one thing befalls them: as one dies, so dies the other. Surely, they all have one breath; man has no advantage over animals, for all is vanity.

KJV: For that which befalleth the sons of men befalleth beasts; even one thing befalleth them: as the one dieth, so dieth the other; yea, they have all one breath; so that a man hath no preeminence above a beast: for all [is] vanity.

AMP: For that which befalls the sons of men befalls beasts; even [in the end] one thing befalls them both. As the one dies, so dies the other. Yes, they all have one breath {and} spirit, so that a man has no preeminence over a beast; for all is vanity (emptiness, falsity, and futility)!

NLT: For humans and animals both breathe the same air, and both die. So people have no real advantage over the animals. How meaningless!

GNB: After all, the same fate awaits human beings and animals alike. One dies just like the other. They are the same kind of creature. A human being is no better off than an animal, because life has no meaning for either.

ERV: The same thing happens to animals and to people—they die. People and animals have the same ‘breath.’ Is a dead animal different from a dead person? It is all so senseless!

BBE: Because the fate of the sons of men and the fate of the beasts is the same. As is the death of one so is the death of the other, and all have one spirit. Man is not higher than the beasts; because all is to no purpose.

MSG: Humans and animals come to the same end--humans die, animals die. We all breathe the same air. So there's really no advantage in being human. None. Everything's smoke.

CEVUK: Like animals we breathe and die, and we are no better off than they are. It just doesn't make sense.

GWV: Humans and animals have the same destiny. One dies just like the other. All of them have the same breath of life. Humans have no advantage over animals. All of life is pointless.


NET [draft] ITL: For <03588> the fate <04745> of humans <0120> <01121> and the fate <04745> of animals <0929> are the same <0259>: As one <02088> dies <04194>, so <03651> dies <04194> the other <02088>; both <03605> have the same <0259> breath <07307>. There is no <0369> advantage <04195> for humans <0120> over <04480> animals <0929>, for <03588> both <03605> are fleeting <01892>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Pengkhotbah 3 : 19 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Alkitab ANDROID
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2022
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran