Alkitab Mobile SABDA
Renungan Harian
<< Selasa, 4 Mei 2021 >>

Bacaan: AMSAL 11:1-11

Bacaan Setahun: 2 Raja-raja 9-10

Nas: Berkat orang jujur memperkembangkan kota, tetapi mulut orang fasik meruntuhkannya. (Amsal 11:11)


Hadiah Kejujuran

Apa yang dilakukan Pak Afuk sungguh langka. Pria berusia 50-an tahun warga Purwodiningratan, Jebres ini mengayuh sepeda ontel dari Solo ke Pasuruan sejauh 276 kilometer untuk mengembalikan dompet berisi STNK dan KTP. Ia sebenarnya sudah mengunggah dokumen tersebut di media sosial, tapi tak ada yang merespons. Akhirnya, Afuk yang bernama asli Tan Le Hok memilih mengantarkan dompet langsung kepada pemiliknya. Tindakan terpuji Pak Afuk tersebut berbuah apresiasi dari PMI Kota Surakarta berupa sepeda gunung, telepon genggam, dan sejumlah uang tunai.

Perihal kejujuran tak pernah habis dipelajari. Bacaan hari ini mengajak kita kembali merenungkan kejujuran. Orang yang tidak jujur adalah kekejian bagi Tuhan. Orang jujur pasti tulus hati karena kejujuran bersumber pada ketulusan hati. Ayat 11 menegaskan bahwa dampak kejujuran bukan hanya untuk diri sendiri, melainkan juga untuk kota. Betapa diberkatinya sebuah kota jika seluruh warganya bersikap jujur.

Untuk turut memajukan sebuah kota, tak harus menjadi walikota. Apa pun pekerjaan kita, berapa pun usia kita, di sudut mana pun kita tinggal, kita bisa berkontribusi memajukan kota. Salah satu kontribusi terbaik untuk kota adalah kejujuran. Kejujuran adalah mata uang yang berlaku di mana saja. Nilainya tak dapat dibandingkan dengan materi. Di tengah maraknya perilaku koruptif, kejujuran adalah hadiah terindah yang bisa kita persembahkan untuk kota dan juga bangsa. Pak Afuk sudah meneladankan kejujuran, sekarang bagian kita melanjutkannya. --WKR/www.renunganharian.net

* * *
KEJUJURAN ADALAH FONDASI TERKUAT MEMBANGUN RUMAH MASA DEPAN.

* * *
Dilarang mengutip atau memperbanyak materi Renungan Harian tanpa seizin penerbit (Yayasan Gloria)
Anda diberkati melalui Renungan Harian?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
Rekening Bank BCA, No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/renungan.harian/


Ayat Alkitab: AMSAL 11:1-11

11:1 Neraca serong adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi Ia berkenan akan batu timbangan yang tepat.
11:2 Jikalau keangkuhan tiba, tiba juga cemooh, tetapi hikmat ada pada orang yang rendah hati.
11:3 Orang yang jujur dipimpin oleh ketulusannya, tetapi pengkhianat dirusak oleh kecurangannya.
11:4 Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.
11:5 Jalan orang saleh diratakan oleh kebenarannya, tetapi orang fasik jatuh karena kefasikannya.
11:6 Orang yang jujur dilepaskan oleh kebenarannya, tetapi pengkhianat tertangkap oleh hawa nafsunya.
11:7 Pengharapan orang fasik gagal pada kematiannya, dan harapan orang jahat menjadi sia-sia.
11:8 Orang benar diselamatkan dari kesukaran, lalu orang fasik menggantikannya.
11:9 Dengan mulutnya orang fasik membinasakan sesama manusia, tetapi orang benar diselamatkan oleh pengetahuan.
11:10 Bila orang benar mujur, beria-rialah kota, dan bila orang fasik binasa, gemuruhlah sorak-sorai.
11:11 Berkat orang jujur memperkembangkan kota, tetapi mulut orang fasik meruntuhkannya.

  Share Facebook  |  Share Twitter


Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2021
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran