Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [WBTCDR]     [PL]  [PB] 
 <<  Markus 2 : 22 >> 

WBTC Draft: Dan tidak seorang pun yang memasukkan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua. Jika demikian, anggur yang baru itu akan merobek kantong kulit yang tua itu. Jadi, kedua-duanya rusak. Orang selalu menaruh anggur baru ke dalam kantong kulit yang baru."


AYT: Tidak ada orang yang menuangkan anggur baru ke dalam kantong kulit tua. Jika seperti itu, anggur akan merobek kantong kulit itu sehingga baik anggur maupun kantongnya akan rusak. Sebaiknya, anggur baru disimpan dalam kantong kulit baru.”

TB: Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."

TL: Dan seorang pun tiada membubuh air anggur yang baharu ke dalam kerbat kulit yang lama, karena air anggur yang baharu itu kelak memecahkan kerbat kulit, lalu air anggur itu tertumpah dan kerbat itu pun binasalah, melainkan air anggur yang baharu patutlah dibubuh orang ke dalam kerbat yang baharu."

MILT: Dan tidak seorang pun menuangkan anggur yang baru ke dalam kirbat yang lapuk, dan jika tidak, anggur yang baru itu akan mengoyakkan kirbat itu, dan anggur itu tumpah dan kirbat itu pun dirusakkannya. Sebaliknya, anggur yang baru harus dituangkan ke dalam kirbat yang baru."

Shellabear 2010: Demikian pula tidak seorang pun menuang air anggur baru ke dalam kirbat-kirbat kulit yang sudah tua. Jika begitu, air anggur itu akan merusak kirbat-kirbat kulit yang sudah tua itu sehingga air anggur itu terbuang bersama-sama dengan kirbat-kirbat kulitnya. Jadi, air anggur baru harus disimpan dalam kirbat-kirbat kulit yang baru pula."

KS (Revisi Shellabear 2011): Demikian pula tidak seorang pun menuang air anggur baru ke dalam kirbat-kirbat kulit yang sudah tua. Jika begitu, air anggur itu akan merusak kirbat-kirbat kulit yang sudah tua itu sehingga air anggur itu terbuang bersama-sama dengan kirbat-kirbat kulitnya. Jadi, air anggur baru harus disimpan dalam kirbat-kirbat kulit yang baru pula."

Shellabear 2000: Demikian pula tidak seorang pun menyimpan air anggur baru ke dalam kirbat-kirbat kulit yang sudah tua. Jika begitu, maka air anggur itu akan merusak kirbat-kirbat kulit yang sudah tua itu sehingga air anggur itu terbuang bersama-sama dengan kirbat-kirbat kulitnya. Jadi, air anggur baru harus disimpan pada kirbat-kirbat kulit yang baru pula.”

KSZI: Begitu juga, tiada siapa menuangkan air anggur yang baru ke dalam bekas kulit yang lama. Kalau dilakukan, air anggur baru akan memecahkan bekas lama, dan kedua-duanya terbuang. Air anggur baru mesti dituangkan ke dalam bekas yang baru.&rsquo;

KSKK: Lagi pula tidak seorang pun mengisikan anggur baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur baru akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya akan terbuang saja. Anggur baru harus disimpan dalam kantong baru pula!"

VMD: Dan tidak seorang pun yang memasukkan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua. Jika demikian, anggur yang baru itu akan merobek kantong kulit yang tua itu, jadi kedua-duanya rusak. Orang selalu menaruh anggur baru ke dalam kantong kulit yang baru.”

AMD: Demikian juga, tidak seorang pun yang akan memasukkan anggur baru ke dalam kantong kulit yang lama. Jika hal itu dilakukan, anggur baru itu akan merobek kantong kulit yang lama sehingga keduanya akan rusak. Anggur baru seharusnya disimpan dalam kantong kulit yang baru juga."

TSI: Begitu juga dengan air anggur yang baru. Anggur itu tidak bisa diisi ke dalam kantong kulit yang lama. Karena waktu air anggur itu menguap dan udaranya tidak bisa keluar, kantong itu akan menjadi rusak. Akhirnya air anggur akan tumpah dan kantong kulit itu dibuang saja. Karena itu, air anggur yang baru harus diisi ke dalam kantong kulit yang baru juga.”

BIS: Begitu juga tidak ada orang yang menuang anggur baru ke dalam kantong kulit yang tua. Karena anggur baru itu akan menyebabkan kantong itu pecah. Akhirnya kedua-duanya terbuang. Anggur yang baru harus dituang ke dalam kantong yang baru juga!"

TMV: Demikian juga tidak ada orang yang menuang wain baru ke dalam kirbat kulit lama. Jika dia berbuat demikian, wain itu akan memecahkan kirbat kulit itu dan kedua-duanya terbuang. Wain baru harus dituang ke dalam kirbat yang baru juga!"

BSD: Begitu juga dengan anggur. Tidak ada orang yang mengambil anggur yang masih baru dan mengisinya ke dalam kantong kulit yang sudah tua. Sebab, anggur yang masih baru itu akan menyebabkan kantong kulit itu pecah. Akibatnya, anggurnya terbuang dan kantongnya rusak. Anggur yang baru harus ditaruh ke dalam kantong kulit yang baru juga!”

FAYH: Demikianlah pula anggur yang baru tidak boleh disimpan dalam kantong kulit yang sudah tua. Kantong itu akan pecah. Anggurnya tumpah, sedangkan kantongnya rusak. Anggur yang baru harus disimpan dalam kantong kulit yang masih baru."

ENDE: Tiada pula orang mengisi anggur baru kedalam kerbat-kerbat lama; djikalau demikian, maka anggur baru meretaskan kerbat-kerbat, sehingga baik anggur maupun kerbat-kerbat akan binasa. Anggur baru harus diisi kedalam kerbat-kerbat jang baru.

Shellabear 1912: Dan seorang pun tiada membubuh air anggur yang baru dalam kirbat kulit yang lama: Jikalau begitu, air anggur itu kelak memecahkan kirbat kulit itu, lalu air anggur itu binasalah dengan kirbatnya sekali; melainkan air anggur yang baru ibubuh orang kedalam kirbat yang baru."

Klinkert 1879: Danlagi sa'orang pon tidak menaroh ajar-anggoer beharoe dalam kirbat jang lama, karena ajar-anggoer itoe kelak memetjahkan kirbatnja dan ajar-anggoernja pon toempahlah dan kirbatnja pon binasalah, melainkan ajar-anggoer beharoe patoet diboeboeh dalam kirbat jang beharoe.

Klinkert 1863: {Mat 9:17} Maka trada satoe orang taroh anggoer jang baroe dalem kantong koelit jang lama; melainken itoe anggoer baroe petjahken kantongnja, dan itoe anggoer tertoempah dan kantongnja djadi roesak; tetapi anggoer jang baroe patoet ditaroh dalem kantong koelit jang baroe.

Melayu Baba: Dan lagi, orang bukan taroh ayer-anggor bharu dalam botol-kulit yang lama: kalau bgitu, itu ayer-anggor nanti rabekkan itu kulit, dan ayer-anggor sama kulit pun nanti rosak: ttapi ayer-anggor bharu tmpat-nya dalam kulit yang bharu."

Ambon Draft: Lagipawn barang sa; awrang tijada isi ajer anggawr baharu dalam kadu-kadu kulit jang lama, kalu tijada, ajer anggawr baharu itu merabekan kadu-kadu kulit jang lama, dan anggawr djadi tumpah dan kadu-kadu binasa; tetapi saharosnja awrang taroh ajer anggawr baharu, dalam kadu-kadu kulit jang baharu.

Keasberry 1853: Sa'orang pun tiada munaroh ayer anggor yang bahru itu kudalam botol yang lama; nanti kulak ayer anggor itu mumuchahkan botol itu, dan ayer anggor itupun tumpah, maka botol itupun nanti rosaklah: akan tutapi ayer anggor yang bahru itu patutlah dibubohkan kudalam botol yang bahru.

Keasberry 1866: Sa’orang pun tiada mŭnaroh ayer anggor yang bahru itu kadalam kulit yang lama, nanti kŭlak ayer anggor bahru itu mŭmŭchahkan kulit itu, dan ayer anggor itu pun tumpah, maka kulit itu pun nanti rosaklah; akan tŭtapi ayer anggor yang bahru itu patutlah dibubohkan kadalam kulit yang bahru.

Leydekker Draft: Lagipawn barang sa`awrang tijada membuboh 'ajer 'angawr baharu kadalam chikh 2 jang lama: maka tjara lajin 'ajer 'angawr baharu membelah chikh 'itu, dan 'ajer 'angawr 'itu tertuwang habis, dan chikh 'itu rusakh: tetapi 'ajer 'angawr baharu haros debuboh kadalam chikh 2 baharu.

AVB: Begitu juga, tiada siapa menuangkan air anggur yang baru ke dalam kirbat kulit yang lama. Kalau dilakukan, air anggur baru akan memecahkan kirbat, dan kedua-duanya terbuang. Air anggur baru mesti dituangkan ke dalam kirbat yang baru.”

Iban: Lalu nadai mega orang nuang wain ti baru ngagai kambut wain ti lama, enggai ke wain nya ngasuh kambut nya pechah, lalu wain nya deka nyaya, lalu kambut nya rusak. Wain ti baru patut disimpan dalam kambut ti baru."


TB ITL: Demikian juga <2532> tidak seorangpun <3762> mengisikan <906> anggur <3631> yang baru <3501> ke dalam <1519> kantong kulit <779> yang tua <3820>, karena <1161> jika <1487> demikian anggur <3631> itu akan mengoyakkan <4486> kantong <779> itu, sehingga <2532> anggur <3631> itu dan <2532> kantongnya <779> dua-duanya terbuang <622>. Tetapi <235> anggur <3631> yang baru <3501> hendaknya disimpan dalam <1519> kantong <779> yang baru <2537> pula." [<3361>]


Jawa: Mangkono uga ora ana wong kang ngisekake anggur anyar ing impes lawas, amarga yen mangkono anggure bakal ngamohake impes mau, satemah anggure lan impese loro-lorone bakal tanpa guna. Mulane anggur anyar kudune diwadhahi ing impes anyar.”

Jawa 2006: Lan ora ana wong ngisèkaké anggur anyar ing kanthong kulit lawas; awit menawa mangkono angguré bakal ngrusak kanthongé, satemah dadia angguré apadéné kanthongé bakal dadi rusak lan muspra; nanging anggur anyar kuduné diwadhahi ing kanthong kulit kang anyar."

Jawa 1994: Mengkono uga ora ana wong madhahi anggur anyar ana ing impes lulang sing wis lawas. Awit saupama mengkono, anggur anyar mau bakal ngrusakaké impes sing lawas. Temahan loro-loroné ora kanggo nggawé. Anggur anyar kuduné diwadhahi ing impes sing uga anyar!"

Jawa-Suriname: Lan menèh, mosok anggur anyar diwadahi kantongan lulang lawas? Mesti ora ta! Mengko ndak kantongané bedah lan angguré wutah nganggur. Anggur anyar kuduné diwadahi kantongan anyar.

Sunda: Jeung moal aya anu ngeusikeun anggur anyar kana kantong kulit nu geus heubeul, sabab kantong kulitna tangtu bedah, kantong jeung anggurna henteu kaarah. Anggur anu anyar kantong kulitna ge tangtu kudu nu anyar."

Sunda Formal: Oge moal aya anu nyimpen anggur anyar kana kantong kulit nu geus heubeul. Sabab kantong nu geus heubeul teh, tangtu bedah. Tungtungna mah, nya anggurna, nya wadahna kapiceun duanana. Anggur anyar, wadahna ge kudu nu anyar.”

Madura: Bariya keya tadha’ oreng nyaba’ anggur anyar ka dhalem kanthong kole’ se laju. Sabab mon eesse’e anggur se anyar jareya kanthongnga tanto leddu’. Dhi-budhina anggur ban kanthongnga padha tabuwang. Anggur anyar kodu ebaddhai kanthong anyar keya!"

Bauzi: Labi laha meit anggur oo gi etei unaha vaksa gàhàda fi kidi neàdehe vabda lam ba kambing fi ho sokba amu buhaleme bugeahana modi esu dehalehena laba fedem vabak. Meit labi modemeam ame na vaksa lam ba fi kidehe labe ame na sokba amuda lam modi fi fasi ame na vaksa lam gi bake veàtom bak. Labi ame na sokba lab fedehena lamti gi amait vàhàdeme setem bak. Labiham bake meit ame na lam ba ozome modem vabak. Gi ame anggur vaksa gàhàda lam fa ame na sokba gàhàda buhaleme bugeame afoezobe laba fedem bak. Labi modem labe ame na sokba lamti ame na vaksa lamti gi amait iademe fi kidi neàna modesdam bak,” lahame Yesusat ame im totobe lam ab vameadaham.

Bali: Aketo masih, tusingja ada anak nuruhang anggur ane anyar ka klukuh blulange ane suba let. Yening keto klukuh blulange ento lakar makeplug baana teken anggure ento. Dadinne anggur muah klukuh blulange ento lakar makutang. Anggure anyar patut katuruhang ka klukuh blulange ane anyar.”

Ngaju: Kalote kea jaton oloh je manyuang anggor akan huang kambut upak meto je kupit. Basa anggor taheta te kareh mamusit kambut te. Kajariae kadaduee te nihau rusak. Anggor je taheta musti inyuang akan huang kambut je taheta kea!"

Sasak: Maraq nike ẽndah ndẽq araq dengan saq ngisiq aiq anggur saq baru lẽq dalem kantong lẽndong saq lebung. Sẽngaq aiq anggur saq baru nike gen miaq kantong nike bedah sehingge deduaqne tetetẽh. Anggur saq baru harus teisiq lẽq dalem kantong saq baru ẽndah!"

Bugis: Makkuwatoniro dé’gaga tau tiri’ anggoro baru ri laleng popang koli malaungngé. Nasaba iyaro anggoro barué nareppa’i matu iyaro popangngé, angkanna tabbé duwai. Iyaro anggoro barué harusu’i ritiri’ ri laleng popang iya mabaruétto!"

Makasar: Kammayatompa pole, punna nia’ tau ammoli’ anggoro’ beru, tena nanjoreng ri pammoneang toaya na pammoliki. Nasaba’ lareppeki anjo pammoneang toaya napakamma anjo anggoro’ berua. Kale’bakkanna lanipela’ rua-ruami. Jari anjo anggoro’ berua, parallui niboli’ ri pammoneang berua todong!"

Toraja: Sia tae’ ia tau misa’ duka umpatama uai anggoro’ ba’ru tama kiriba’ malusa, belanna inang la napopema’tu anggoro’ ba’ru tu kiriba’ anna tibollo tu uai anggoro’ sia sanggang tu kiriba’. Sangadinna iatu uai anggoro’ ba’ru sipatu ia dipatama kiriba’ ba’ru.

Duri: Susi toomi joo, te'da tau mpatama anggoro' baru tama pangpanian malusemo, to dikabua' jio mai balulang. Nasaba' ia namangkamburamo joo anggoro', tiba'tui joo pangpanian malusemo. Katampakanna, la sajang dua, joo anggoro' sola pangpanianna. Ia joo anggoro' baru, la dipatama todapi pangpanian baru!"

Gorontalo: Odito olo diyaluwo tawu ngota ta moluwanga angguru bohu to bututu u pilohutuliyo lonto walito wonu bututu boyito ma lotupo. Sababu wonu odito, angguru ma mo'oantulu bututu boyito, sambe angguru boyito mohuayadu wawu tambati boyito pomailiyo mao. Angguru bohu musi tahuwola to bututu bohu olo.”

Gorontalo 2006: Odito olo diaaluo taa u moluango angguru bohu todelomo bututu lowalito u madeedelo. Sababu angguru bohu boito mamoo̒ sababu bututu boito mobutao̒. Pulitio mao̒ duuduluolo mohua̒yadu. Angguru u bohu mamusi tuangolo ode delomo bututu lowalito u bohu olo."

Balantak: Koiya'a uga', sianta sa'angu'po mian a mantawa' anggur men u'uru na batutu' anit manau'. Gause kalu koiya'a, anggur iya'a sabole memberak batutu' anit iya'a, mbaka' anggurna kowuwus ka' batutu' anitna kobaraba'ian. Kasee anggur men u'uru uga' tiodaa isiikonon na batutu' anit men u'uru.”

Bambam: Susi toi duka' tä' tia deem tau la muala anggur bakahu anna napatamai pa'pongngeam malusa. Aka indo anggur bakahu mala untesseam pa'pongngeam malusa. Iya katampasanna bassim labu'. Dadi anggur bakahu manggi' duka' dipalutama pa'pongngeam bakahu."

Kaili Da'a: Iwetu wo'u ante ue anggur. Da'a ria tau nombaisi ue anggur to nabouna riara pombolina to nasae. Sabana ane iwetu ue anggur to nabouna kana morende mompakaposo pombolina etu, sampe magero puramo, nabeloka ue anggur nabeloka pombolina. Tapi ue anggur to nabouna kana raisi riara pomboli to nabouna wo'u."

Mongondow: Naí doman tua, diaíbií intau mogalin kon anggur kom bonu im botutu kulit inta nokoyongandon. Sin anggur nobagu tatua i mokopopisiíbií kong koberakan botutu tatua, sahingga tumpaḷadon mogoguya'at im botutu bo anggur. Tuamai anggur nobagu musti bonuon doman kom botutu nobagu!"

Aralle: Anna noa tunne' hapanganna ponna aha pangnganang lollo' ang masaeng lambi' mato'do', dai la sihatang dipampatamai angkoro' bakahu aka' la natehse, lambi' sahing ditibe. Ampo' angkoro' bakahu supung mala dipatama di pangnganang lollo' bakahu.

Napu: Nodo wori, bara ara tauna au mokando anggoro au wou i pambolia au hae. Lawi ane rengke, ina mahepa pambolia au hae iti, alana mabubu anggoro, hai marugi wori pamboliana. Mewali, anggoro au wou hangangaa rakando i pambolia au wou."

Sangir: Kerene lai tawẹu mẹ̌tahong anggorẹ̌ buhu su kawihẹ̌ pisị těbe. U anggorẹ̌ buhu e sarung makaběse kawihẹ̌. Samurine i rẹ̌dua e magholọ kěbị. Anggorẹ̌ buhu e kawe hinong itaho su kawihẹ̌ buhu e lai!"

Taa: “Pasi kita seja ane re’e tule to bou, kita ne’e mampoyali la’u raya mpela binatang to masaem, apa ane la’u raya mpela binatang to masaem, tamo maya mone apa mako’om pelanya etu. Wali tempo tule etu mawali yua, senoanya mawali tipunto, wali maputu, masia yau pela binatang etu. Wali tule etu roo manja’at yau pasi pela binatang seja mawali maja’a yau. See naka matao ane tule to bou kita mampoyali la’u raya mpela binatang to bou seja see taa manja’at yau tule pasi taa seja maja’a yau pela etu.”

Rote: Leondiak boe, ta hapu hataholi di'a angol beu ka leo alukosu bana lou palaak dale neu fa. Nanahu angol beuk ndia neukose ana tao naka'di alukosu bana louk ndia. Fo neu mate'e na te, tapaheni la'iesa kasa. Anggol beu ka muse di'an leo alukosu bana lou beuk dale neu boe!"

Galela: Komagenali o nyawa moi lo asa pamakewa, o anggur qamomuane de yoguse ma ngihi iqoqomaku, upa sidago o anggur qamomuane done asa ma ngihi iqoqoma magena yapolote. Ma dodoguku ma anggur de ma ngihi sinoto lo sona podahewa. So o anggur qamomuane gena bilasu poguse ma ngihi lo qamomuaneku."

Yali, Angguruk: "Ik eleruk fano ahik ino ikag onggorik sog tohon fam hinangguk fug teg. Hinanggurukmu ik onggorik sog teg keyen wamburuk lit ik eleg atuk. Ik eleruk fano ahik ino ikag fanowon fam hinangguk teg," ulug Ele indit toho ibag.

Tabaru: De mita komoiwa 'o 'anggur ma sungi de yodarisi ma ngii ma siraku. Sababu dua ma ngii ma sira ge'ena 'isidobooteke so 'ipoaka, ma rai ma 'anggur de ma ngii ge'ena dua koi'iwau. 'O 'anggur ma sungi salingou podarisi ma ngii ma sungikoli!"

Karo: Bage pe labo itamaken kalak lau anggur si mbaru ku bas guci kuling-kuling si nggo male, gelah ola pecah guci ndai. Sabap adi bage ibahanna sia-sia anggur ras guci ndai. Si mehulina min anggur si mbaru itamaken ku bas guci si mbaru!"

Simalungun: Anjaha seng dong halak, na pauseihon anggur na baru hubani gusi hulingkuling na buruk, ai rigatkonon ni anggur ai do gusi hulingkuling na buruk ai, gabe mambur ma anggur ai, anjaha maseda gusi ai. Tapi anggur na bayu bani gusi hulingkuling na bayu ma.”

Toba: Jala ndang dipainding jolma tuak anggur siraruan tu inganan naung buruk, ai puntason ni tuak anggur i do ingananna i, gabe mago ma tuak anggur i nang ingananna i.

Dairi: Bagi ma ngo ènda, isè poda nung mengosèken anggur rimbaru mi kiong bebbak sienggo buruk. Mula bagi ngo ibaing, mpustak mo kiong idi ibaing anggur i. Ujungna duana oda nèngè terpakkè. Anggur rimbaru, kennah mi kiong rimbaru ma ngo iosèken."

Minangkabau: Baitu pulo, indak ado doh urang nan mamasuakkan anggur nan baru, ka kampia kulik nan usang. Dek karano di anggur baru tu, kampia tu ka cabiak. Akienyo kaduwo-duwonyo samo-samo tabuwang. Anggur nan baru, musti dimasuakkan ka kampia nan baru pulo!"

Nias: Si manõ gõi, lõ samaduwa agu si bohou ba nahia nagu satua. Na ilau zi manõ, ba asika nahia nagu andrõ ba aduwa nagu. Ba tekiko nagu fabaya nahania. Agu si bohou lõ tola lõ'õ ba nahia nagu si bohou labe'e gõi!"

Mentawai: Kisedda leú et, tá anai sia sibaliuaké suat anggur sibau ka bagat lalaisú kulit simamumú-mú. Aipoí tá isosoppi ipuk-puk'ake lalaisú simamumú-mú néné, anggur sibau, makataínangan ruania leú et suat anggur. Buitá ka bagat lalaisú kulit simabau leú et itubabaliuaké ka sia suat anggur sibau!"

Lampung: Reno muneh mak ngedok jelma sai nuangko anggor ampai mik delom kantong bawak sai tuha. Mani anggor ampai udi haga nyani kantong udi pecoh. Akherni kerua-ruani tetok. Anggor sai ampai haga dituang di delom kantong sai ampai juga!"

Aceh: Meunan cit hana ureuëng nyang rô ié anggô barô lam baluem kulét nyang ka tuha. Sabab ngon ié anggô nyang barô nyan jeuet keusabab baluem nyan beukah. Keuneulheueh jih bandua nyan teuböh. Ié anggô nyang barô harôh teuroe lam baluem nyang barô!"

Mamasa: Tae' toi duka' dengan tau la untua' anggur bakaru tama pa'pangngeian malusa, annu anggur bakaru mala untessean pa'pangngeian malusa. Katampakan bassi masala. Dadi anggur bakaru manggi' dipalutama pa'pangngeian bakaru.”

Berik: Jeiserem jes gamserem aaiserem jegme gemer: Angtane afa fas fo angguru ibirmi jam suwulntefe, kambing tifin fon fwatermanaiserem jebe, ga aam temawer fo angguru ibirmi jeiserem, ga jese gwebili kambing tifin fon jeiserem ga sene bitnetini. Jepga fo angguru jeiserem ga gam suwetini, ane kambing tifin fon jes mese ga gam kabwakswena. Wowo, gamyan. Jengga enggam, fo angguru ibirmiserem ga kambing tifin fon ga ibirmiter gane suwulntena, ga jep gane bokola."

Manggarai: Nenggitu kolé néng, toé manga cengatan ata loli anggor weru nggere-oné kandi luit manga, ai émé nenggitu anggor hitu agu kandin oké taungs. Maik anggor weru paka loli oné kandi weru koléy.”

Sabu: Mina harre lema, bhule ledho ma ddau do hali ei-ago do wiu la dhara haku kuri do dui. Rowi ri ei-ago do wiu ne do ta pekepahho ne haku kuri do dui ne. Pedakka rahi ta hora ila wue he ke hari dhue. Ei-ago do wiu do jhamma ta ihe la dhara haku kuri do wiu lema!"

Kupang: Sama ju, ke orang sonde isi tuak baru pi dalam haik yang su lapuk. Te nanti itu haik pica, ju itu tuak malele buang. Jadi tuak baru musti poꞌa pi dalam haik yang baru.” [Deng bagitu, Yesus ajar sang dong bilang, Dia pung ajaran baru, jang kasi campor deng orang Farisi dong pung ajaran lama.]

Abun: Sane dom, men yo sye nau anggur be mo sukbo gato rok nde, we i-su tut mo mit, ete bere sukbo ne pet anato ben sukbo ibit, orete nau ne sye kadit re. Sane bere suk we ne, gato nau si sukbo ne ibit sino re. Men ben sane nde, wo men sye nau anggur be mo sukbo be, subere nau si bi sukbo ne sino kem ndo."

Meyah: Erek koma tein anggur efei ongga efeinah bera runotkinaja gij mesina kambing ofos ongga efeyei guru. Jeska anggur efei ongga efeinah koma emefifij gij mesina kambing ofos ongga ekirsa insa koma. Beda mesina koma emecka rot, noba anggur insa koma omotkinaja jeska. Noba mesina ongga efeyei koma emeja erek oska efekeifa rot tein ojgomu. Jefeda anggur efei ongga efeinah bera rutkinaja gij mesina kambing ofos tein ongga efeinah ojgomu. Erek koma tein rot mar ongga efeinah ongga Didif duftuftu rot."

Uma: Wae wo'o uma ria tauna to mpotua anggur to bo'u hi rala pontu'ua to hae. Apa' ane dede'-ipi mpai', mopengka lau-mi pontu'ua to hae toe, alaa-na mobowo lau-mi anggur, pai' mpadaa'-mi pontu'ua-na. Jadi', anggur to bo'u kana ra'ihii' hi pontu'ua to bo'u wo'o-hawo."

Yawa: Muno vatane wo awijo wanyine rauvarasyo karoa ugami wusyine rai, weamo mamaisye ramu. Weye awijo wanyine umaso ntipu akoeve ti mo karoa mbe wusyimbe umaso rapatimu ti ngkakai, muno awije mbuvar kobe. Yara awijo wanyine mamo rauvarasyo no karoa ugami wanyine obo rai, wea umba mamaisy.”


NETBible: And no one pours new wine into old wineskins; otherwise, the wine will burst the skins, and both the wine and the skins will be destroyed. Instead new wine is poured into new wineskins.”

NASB: "No one puts new wine into old wineskins; otherwise the wine will burst the skins, and the wine is lost and the skins as well; but one puts new wine into fresh wineskins."

HCSB: And no one puts new wine into old wineskins. Otherwise, the wine will burst the skins, and the wine is lost as well as the skins. But new wine is for fresh wineskins."

LEB: And no one puts new wine into old wineskins. _Otherwise_ the wine will burst the wineskins and the wine is destroyed and the wineskins [too]. But new wine [is put] into new wineskins.

NIV: And no-one pours new wine into old wineskins. If he does, the wine will burst the skins, and both the wine and the wineskins will be ruined. No, he pours new wine into new wineskins."

ESV: And no one puts new wine into old wineskins. If he does, the wine will burst the skins--and the wine is destroyed, and so are the skins. But new wine is for fresh wineskins."

NRSV: And no one puts new wine into old wineskins; otherwise, the wine will burst the skins, and the wine is lost, and so are the skins; but one puts new wine into fresh wineskins."

REB: No one puts new wine into old wineskins; if he does, the wine will burst the skins, and then wine and skins are both lost. New wine goes into fresh skins.”

NKJV: "And no one puts new wine into old wineskins; or else the new wine bursts the wineskins, the wine is spilled, and the wineskins are ruined. But new wine must be put into new wineskins."

KJV: And no man putteth new wine into old bottles: else the new wine doth burst the bottles, and the wine is spilled, and the bottles will be marred: but new wine must be put into new bottles.

AMP: And no one puts new wine into old wineskins; if he does, the wine will burst the skins, and the wine is lost and the bottles destroyed; but new wine is to be put in new (fresh) wineskins.

NLT: And no one puts new wine into old wineskins. The wine would burst the wineskins, spilling the wine and ruining the skins. New wine needs new wineskins."

GNB: Nor does anyone pour new wine into used wineskins, because the wine will burst the skins, and both the wine and the skins will be ruined. Instead, new wine must be poured into fresh wineskins.”

ERV: Also, no one ever pours new wine into old wineskins. The wine would break them, and the wine would be ruined along with the wineskins. You always put new wine into new wineskins.”

EVD: Also, people never pour new wine into old wine bags. Why? Because the new wine will break the bags, and the wine will be ruined with the wine bags. People always put new wine into new wine bags.”

BBE: And no man puts new wine into old wine-skins: or the skins will be burst by the wine, and the wine and the skins will be wasted: but new wine has to be put into new wine-skins.

MSG: And you don't put your wine in cracked bottles."

Phillips NT: And nobody puts new wine into old wineskins. If he does, the new wine bursts the skins, the wine is spilt and the skins are ruined. No, new wine must go into new wineskins."

DEIBLER: Similarly, people do not put newly squeezed wine into old skin bags to store it. If they did that, that wine will burst the skin bags because they would not stretch when the wine ferments and expands. As a result both the wine and the skin bags would be ruined! On the contrary, people must put new wine into new skin bags!” [MET]

GULLAH: Same way, wen people mek wine, dey ain gwine spit um eenta ole lezza bottle, ainty? Dem lezza skin done haad already an dey gwine buss. Cause wen de wine staat fa wok een dem ole lezza skin bottle, dey buss. Den de wine an de bottle dem all two gwine waste. Cause ob dat, people pit wine dey jes done mek eenta nyew lezza skin bottle. Dem lezza skin stillyet sof. Dey ain gwine buss.”

CEV: No one pours new wine into old wineskins. The wine would swell and burst the old skins. Then the wine would be lost, and the skins would be ruined. New wine must be put into new wineskins.

CEVUK: No one pours new wine into old wineskins. The wine would swell and burst the old skins. Then the wine would be lost, and the skins would be ruined. New wine must be put into new wineskins.

GWV: People don’t pour new wine into old wineskins. If they do, the wine will make the skins burst, and both the wine and the skins will be ruined. Rather, new wine is to be poured into fresh skins."


NET [draft] ITL: And <2532> no one <3762> pours <906> new <3501> wine <3631> into <1519> old <3820> wineskins <779>; otherwise <1487> <1161> <3361>, the wine <3631> will burst <4486> the skins <779>, and <2532> both the wine <3631> and <2532> the skins <779> will be destroyed <622>. Instead <235> new <3501> wine <3631> is poured into <1519> new <2537> wineskins <779>.”


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Markus 2 : 22 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran