Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [AMBDR]     [PL]  [PB] 
 <<  Galatia 4 : 15 >> 

Ambon Draft: Apatah sudah ada itu, awleh karana jang mana kamusudah rasa-rasa diri kamu bagitu amat berontong? Karana b/eta bersaksi akan kamu, jang kamu, djikalaw bawleh-bawleh, kamu sudah mawu gale kaluwar mata-mata kamu dan kasi itu kapadaku.


AYT: Bagaimana dengan berkat yang kamu rasakan itu sekarang? Sebab, aku bisa bersaksi tentang kamu dahulu, kalau mungkin, mencungkil matamu dan memberikannya kepadaku pun kamu rela.

TB: Betapa bahagianya kamu pada waktu itu! Dan sekarang, di manakah bahagiamu itu? Karena aku dapat bersaksi tentang kamu, bahwa jika mungkin, kamu telah mencungkil matamu dan memberikannya kepadaku.

TL: Di manakah sekarang bahagiamu? Karena aku menyaksikan kamu, bahwa - jikalau boleh - sudahlah kamu mencungkil biji matamu, lalu memberikan kepadaku.

MILT: Lalu, apa gerangan kebahagiaanmu? Sebab aku bersaksi kepadamu, bahwa jika mungkin ketika kamu mencungkil matamu, kamu telah memberikannya kepadaku.

Shellabear 2010: Lalu, di manakah rasa bahagia yang kamu miliki waktu itu? Aku dapat bersaksi mengenai kamu bahwa pada waktu itu, sekiranya mungkin, kamu rela mencungkil matamu lalu memberikannya kepadaku.

KS (Revisi Shellabear 2011): Lalu, di manakah rasa bahagia yang kamu miliki waktu itu? Aku dapat bersaksi mengenai kamu bahwa pada waktu itu, sekiranya mungkin, kamu rela mencungkil matamu lalu memberikannya kepadaku.

Shellabear 2000: Lalu, di manakah rasa bahagia yang kamu miliki waktu itu? Karena aku dapat bersaksi mengenai kamu bahwa pada waktu itu, sekiranya mungkin, kamu rela mencungkil matamu lalu memberikannya kepadaku.

KSZI: Betapakah berkat yang kamu nikmati ketika itu? Kerana aku bersaksi bahawa, kalau boleh, kamu rela mencungkil matamu sendiri dan memberikannya kepadaku.

KSKK: Apakah yang telah terjadi dengan kegembiraan yang pernah kamu rasakan? Sebab aku dapat bersaksi, bahwa kamu berani mencungkil matamu dan memberikannya kepadaku.

WBTC Draft: Di manakah sukacitamu itu sekarang? Sebab aku dapat mengatakan dengan pasti bagaimana kamu mau mengeluarkan matamu sendiri dan memberikannya kepadaku.

VMD: Di manakah sukacitamu itu sekarang? Aku dapat mengatakan dengan pasti bagaimana kamu mau mengeluarkan matamu sendiri dan memberikannya kepadaku.

AMD: Sekarang, di manakah semua kegembiraanmu itu? Aku bisa bersaksi bahwa pada waktu itu, jika memungkinkan, kamu bahkan bersedia mencungkil matamu sendiri dan memberikannya kepadaku.

TSI: Tetapi sekarang saya merasa bahwa pendapat kalian tentang saya sudah sangat berubah! Dulu kalian merasa diberkati karena kehadiran saya. Tetapi sekarang mungkin kalian menganggap saya seperti musuh karena saya menulis hal-hal yang benar ini kepada kalian! Saya mengingatkan kalian bahwa dulu kalian begitu sayang kepada saya, sampai kalian bersedia mencabut mata sendiri untuk menggantinya dengan mata saya— kalau hal itu mungkin!

BIS: Kalian bahagia sekali pada waktu itu. Tetapi sekarang, di manakah kebahagiaan itu? Saya tahu bahwa pada waktu itu kalian rela mencungkil matamu sendiri untuk memberikannya kepada saya, kalau itu dapat dilakukan.

TMV: Pada waktu itu kamu sangat bersukacita dan aku tahu bahawa kamu rela berbuat apa sahaja, bahkan mencungkil mata untuk diberikan kepadaku. Tetapi apa yang telah berlaku sekarang?

BSD: Waktu itu kalian begitu bahagia. Di manakah kebahagiaan itu sekarang? Saya yakin saat itu kalian rela mencungkil mata kalian untuk menggantikan mata saya, kalau hal itu bisa menolong saya.

FAYH: Di manakah suasana bahagia yang kita rasakan bersama-sama ketika itu? Karena saya yakin, pada waktu itu Saudara rela mencungkil mata sendiri dan memberikannya untuk mengganti mata saya, asalkan hal itu dapat menolong saya.

ENDE: Dimanakah sekarang sorak-sorai kebahagiaanmu? Dapat kusaksikan terhadap kamu, bahwa waktu itu, sekiranja mungkin, kamu rela mentjungkil keduabelah matamu hendak memberikannja kepadaku.

Shellabear 1912: Kalau begitu akan hal kamu menyebutkan dirimu berbahagia itu, apakah jadinya? Karena aku bersaksi dari halmu, bahwa pada masa itu kamu hendak mencungkilkan biji matamu kalau boleh, lalu memberikan dia kepadaku.

Klinkert 1879: Apa garangan sebabnja kamoe membilangkan dirimoe salamat? Karena akoe djadi saksi, bahwa saandainja bolih, nistjaja kamoe mentjoengkilkan bidji matamoe sendiri, hendak memberikan dia kapadakoe.

Klinkert 1863: Manatah berkat jang kamoe kataken itoe? karna akoe djadi saksi, bahoea kaloe bolih, tantoe kamoe mentjongkilken bidji matamoe sendiri maoe kasih dia sama akoe.

Melayu Baba: Kalau bgitu, apa-kah sudah jadi sama itu hal kamu sbotkan diri kamu beruntong? kerna sahya bersaksi deri-hal kamu yang, jikalau boleh, kamu sudah mau chabotkan kamu punya mata pun dan kasi sama sahya.

Keasberry 1853: Manakah burkat yang kamu mungatakan itu? kurna aku munjadi saksi, bahwa jikalau dapat kiranya, tuntu kamu handak munyongkilkan biji matamu sundiri itu, mumbrikan padaku.

Keasberry 1866: Manakah bŭrkat yang kamu mŭngatakan itu? Kŭrna aku mŭnjadi saksi, bahwa jikalau dapat kiranya, tŭntu kamu handak mŭnyongkilkan biji matamu sŭndiri itu mŭmbrikan padaku.

Leydekker Draft: 'Apatah kalakh 'adalah perbahagija`an kamu? karana 'aku memberij sjaksi pada kamu, bahuwa djikalaw sudah bawleh, kamu sudah mentjongkilij habis mata 2 mu, dan memberij dija 'itu padaku.

AVB: Betapakah berkat yang kamu nikmati ketika itu? Kerana aku bersaksi bahawa, kalau boleh, kamu rela mencungkil matamu sendiri dan memberikannya kepadaku.

Iban: Kini ke tunga pengaga kita? Laban, aku madah ngagai kita, enti kita ulih, kita tentu udah ngeruk mata kita empu, lalu meri mata nya ngagai aku.


TB ITL: Betapa bahagianya <3108> kamu <5216> pada waktu itu! Dan sekarang, di manakah <4226> bahagiamu itu? Karena <1063> aku dapat bersaksi <3140> tentang kamu <5213>, bahwa <3754> jika <1487> mungkin <1415>, kamu telah mencungkil <1846> matamu <3788> <5216> dan memberikannya <1325> kepadaku <3427>. [<3767>]


Jawa: Kaya apa begjamu nalika samana! Lan saiki ana ngendi kabegjanmu iku? Awit aku bisa nekseni mungguhing kowe, yen bisaa mangkono, kowe wus padha nyuplaki mripatmu, kokwenehake marang aku.

Jawa 2006: Kaya apa begjamu nalika samana! Lan saiki ana ngendi kabegjanmu iku? Awit aku bisa neksèni mungguhing kowé, yèn bisaa mangkono, kowé wis padha nyuplaki mripatmu, kokwènèhaké marang aku.

Jawa 1994: Kowé padha rumangsa begja! Apa sebabé koksaiki kowé malih? Aku bisa neksèni gedhéning katresnanmu marang aku, paribasané kowé ora ngéman mripatmu dhéwé, yèn prelu kacuplék kokwènèhaké aku.

Jawa-Suriname: Jaréné mbiyèn aku marakké kowé bungah, lah saiki kowé kok malih. Aku déwé ngerti gedéné katrésnanmu marang aku. Semunggoné bisa ngono kowé ora éman nyuplik mripatmu mbok kèkné aku kanggo ngganti mripatku sing lara.

Sunda: bari jeung asa meunang nugraha! Tapi kumaha ayeuna? Harita mah ceuk wiwilanganana, kajeun kudu nyokel panon sorangan pikeun kaperluan sim kuring, aranjeun mo burung iklas.

Sunda Formal: Tur kituna teh bari jeung ngarasa bagja. Kumaha ari ayeuna masih keneh kitu? Harita mah, cek wiwilanganana, mun heug nepi ka kudu nyokel panon keur kaperluan simkuring, aranjeun mo burung iklas.

Madura: Sampeyan ce’ sennengnga e bakto ganeka. Nangeng samangken, ka’imma kasennengngan ganeka? Kaula oneng ja’ e bakto ganeka ja’ sakenga kengeng, sampeyan ehlas nyongke’ socana kaangguy eparengngagi ka kaula.

Bauzi: Ame di labe eho vi ozoha, um abo eba taulo àhàki modem faidehe damat modem bak. Uho labihadam damat modem labe eho gi gagomeam um fako it valoi fa eba lu zisum meo bak. Uho neha, “Paulusat iba lehe bak Alat iba neàna modeho,” lahame deelehe bohu vuusdam bak lam em abo ozobohu bak. Lahana etei nim akati modi um ahu fa veimdi uho eba amu deeli meedam bak lam fa seti eba faki meedàla? Em abo ahu faideho.

Bali: Daweg punika semeton marasa bagia pisan. Nanging sane mangkin ring dija bagian semetone punika? Santukan tiang nyidayang nuturang indik semetone, inggih punika: Yen kapo mrasidayang, rasa-rasa semeton lila ngluntik pangaksian semetone tur maicayang ring tiang.

Ngaju: Keton paham hanjak hong katika te. Tapi toh, hong kueh kahanjak te? Aku katawan hong katika te keton pahias mangaruit matan keton kabuat uka manengae akangku, jaka tau keton mawie kalote.

Sasak: Side pade bahagie gati waktu nike. Laguq mangkin, lẽq mbẽ kebahagiean nike? Tiang nenaoq bahwe lẽq waktu nike side pade rẽde congkẽl penentengde mẽsaq jari bẽng tiang, lamun nike bau telaksaneang.

Bugis: Masennang senna’ko wettuéro. Iyakiya makkekkuwangngé, kégani iyaro asennangengngé? Uwisseng iyaro wettué macennikko cukkéi matammu untu’ mpérékka, rékko weddingngi ripogau’ iyaro.

Makasar: Sanna’ te’nena pa’mai’nu anjo wattua. Mingka kamma-kamma anne, kemaemi anjo te’nenu? Kuassengi angkanaya anjo wattua ka’de’ akkulle kapang, manna matannu ero’ tonjako angkocciki assulu’ nampa nupassareang mae ri nakke.

Toraja: Umbamira totemo tu kaussangammi kalemi to rongko’? Anna aku untonganni, kumua kenna susinna nala ma’din, inang la ussu’be’ikomi matammi ammi benna’.

Duri: Masannang tongan kamu' joo wattu. Kuissen kumua kenna la wa'ding micukke'i to matammi mibenna', tantu la mipugauk. Apa ia tee too, umbomira to kasannangan penawammi?

Gorontalo: Tou boyito timongoli hesanangiya wawu masatiya dila. Poleleu mayi ode olimongoli deu tou boyito wonu bo mowali, timongoli ma mohinggi mayi botu lo mato limongoli wohi limongoli olau.

Gorontalo 2006: Timongoli sanangi tutu tou̒ boito. Bo botia, tou̒toonu osanangi tutu boito? Otaawa lowatia deu̒ tou̒ boito timongoli iloheela lohilao moluo̒he mato limongoli lohihilao u wohi limongoli olaatia, wonu uito mowali pohutuwolo.

Balantak: Kasee koini'i koi upamo a tutuo'muu men pore tuu' iya'a? Inti'ionku se' na tempo iya'a i kuu maloos a noamuu mungkuati matamuu ka' mongorookon na ingku'.

Bambam: Wattu eta too masannam si'da-si'dakoa'. Sapo' akanna tä'i mala sule lako temo indo kamasannangammua'? Kuissam si'da-si'da kuua indo wattu eta too tandana ungkamaseiä', kela mala ungkalessu'ia' matammu, iya la umbeempä'.

Kaili Da'a: Tempo etu nasana mpu'u rara komi ri ja'iku. Tapi we'i-we'i nokuya komi mana nasana rara ri ja'iku? Nakono mpu'u tesaku e'i! Bopia komi mpu'u-mpu'u nasadia mantulungi aku. Ane namala nau mata komi mboto rasu'i rawai ka aku.

Mongondow: Mosanang totok mo'ikow tungkuḷ intua, yo tana'a ondadon ing kasanangan monimu tatua? Kinota'auanku bidon ing kopopia ing gina monimu, sim mota'aukubií poguman kon tungkuḷ intua mo'ikow mokobaliíbií monguil kom batoḷ im mata monimu bo ogoi ko'inakoí, aka paraḷuonku doman intua.

Aralle: Donetoo masannang si'da-si'dakoa'. Ampo' akana dai mala tontong yato kamasannangammua' lambi' dinoa? Kuinsang si'da-si'da kuoatee donetoo tandana ungkalemuiä', ya' umbai moi la untähsu'ia' matammu, la umbea tukä'.

Napu: Matana mpuu lalumi i tempo iti. Agayana ide-ide, moapari hai tebaliki lalumi? Hangkoya, kuisa mpuu halalu, ane ara ba apa pea au kuparaluu, barana nipokabohia. Mogalori matami haduduami, ane kepeisa nidungkiki hai niweina, bara nipokabohi.

Sangir: I kamene měngkawe apa maral᷊uasẹ̌ kahěngang su tempo ene. Arawe ini ute kai suapạ e karal᷊uasẹ̌ ene? Iạ masingkạ u su tempo ene i kamene mambeng mapulu měmpělěsạ matang kamene hala mědeạu onggotang si siạ, kereu ene wotonge ikakoạ.

Taa: Ndende kojo raya ngkomi tempo etu. Pasi aku kunsani bae kojo pamporayang ngkomi resi aku seore, apa pasiwa mangayali yau mata ngkomi damangabolos matangku to maja’a, ane rapanya mawali raika ewa wetu, buya seja raya ngkomi. Wali maka pei pura yau kandende ndaya ngkomi etu?

Rote: Emi maua-manale manseli, nai lelek ndia. Tehu besak ia, ua-nalek ndia nai bee so? Au bubuluk basa, lelek ndia emi sue ma au ba'u na seli.

Galela: So o orasi manena gena ngohi ai sininga asa itura, sababu nagala ngini gena niosininga kawa iqoqoma ngini nitemo, sababu ngohi o habari qaloloha tinisihabarika, so asa ngini nisanangika. Nisanangika, sidago lo ngohi tanako igogou to ngini nia kia naga qangodu sidago lo nia lako masirete aku niapeleu de ngohi nihikeka, nakoso o hali magena ngini aku niaaka.

Yali, Angguruk: Hondoko kilap naptikip sambil ino henehiyeg anggolo roho welatikip angge famen henehiyeg harikip ane ketiya kema wereg? Hinil hililuk teg lalepma hililoho an og netebon fahet fag toho ap hiyag isa reg lahi.

Tabaru: Ma 'orasi ge'ena ngini posironga niosanangioka! Ma ne'ena naga, kianosi 'o sanangi ge'ena? Ngoi tanako ma 'orasi ge'ena ngaro 'ania kianikia yaowa-owa ma kanikula, de nako 'iso kogee 'idadi, tanu nia ako ma gomono ma niapeleuru so niokulakau ngoino.

Karo: Meriah kal ukurndu! Kai kin si nggo jadi? Kueteh maka paksa si e nai, adi banci nggit kam ncungkil matandu jenari merekenca man bangku.

Simalungun: Ija do nuan hatuahon nasiam in? Ai husaksihon ma bani nasiam, sihol buaton nasiam do ijia mata nasiam, laho mambere ai bangku, ambit na tarbahen.

Toba: Onpe, dia ma nuaeng na pinarhatuahonmuna i? Ai huhatindangkon do tu hamu, horukonmuna do uju i matamuna, mangalahonsa tu ahu, aut na tarbahen.

Dairi: Sennang kalohon ngo kènè tikala i, tapi bagèndari enggo bakunè lolo ukur ndènè i? Ukum tikala i uè ngo kènè bang mencokil mata ndènè idi pè merrèken bangku, ukum terbakin kin.

Minangkabau: Angku-angku bahagia sangaik dikutiko itu. Tapi kiniko, dimanyo kabahagiaan angku-angku tu? Ambo tawu, baraso dikutiko itu angku-angku rilah, mancukie incek mato angku-angku sandiri, untuak ka di agiahkan kabake ambo, jikok santano dapek dipabuwek nan bakcando itu.

Nias: Odõw̃adõw̃a sibai dõdõmi me luo da'õ. Iada'e, heza so wa'odõw̃adõw̃a dõdõmi andrõ? Aboto ba dõdõgu wa meluo da'õ mitehegõ manõ mikoe hõrõmi ba mibe'e khõgu, na tola mena mifalua da'õ.

Mentawai: Bulat simakopet angkat bagamui lé ka tetret nenda. Tápoi kineneiget geti, kaipangan né nia puangkakat bagamui nenda? Bulat ai lé kuaagai, ka tetret nenda, matarek kam masikiok luikut matamui nuaké kam nia kaku, ké moi baí nugalaiaké kam nia.

Lampung: Keti bahagia nihan waktu seno. Kidang tano, di dipa kebahagiaan udi? Nyak pandai bahwa waktu seno keti rila nyungkil matamu tenggalan untuk ngeniko jama nyak, kik seno dapok dilakuko.

Aceh: Gata mubahgia that bak watée nyan. Teuma bak watée nyoe, dipat kheueh keubahgiaan nyan? Ulôn kuteupeue bahwa bak watée nyan gata rila gata cungke mata gata keudroe keugata jok ubak ulôn, meunyoe nyan hase teupeubuet.

Mamasa: Attu iatoo masannang tongan-tongangkoa'. Kuissanan kumua la ma'dimpokoa' ullessu'i matammu ammu beenna' kela malai dipalako. Sapo maakari anna pa'de sangkamo kamasannangammua' temo?

Berik: Jes galapserem ini imna ise saaser-saasersusfer ge folbamini am temawer. Ai enggam ai towaswena im temawer: gwanan jes galapserem ini imna unggwan-girsusu ise enggam ge folbamini ams batobafe; aamei saf isa tere am temawer waakena ijewera eyebilirim. Bai se etamwena? Jeje bafa aamei namwer ini imna is jam ge saaser-saaserswebamiyen am temawer?

Manggarai: Léng tu’ung cembesn nai de méu du hitu! Maik te ho’on ga, niag cembes nai de méu hitu? Aku ngancéng téing saka-si latang te méu, émé du hitu méu sendo te nggé’i matas agu ngancéng pandé te téing oné akus.

Sabu: Do dhai mengallu dhara mu pa dhara awe do naanne. Tapulara pa dhara awe nadhe, nnai ke la mii ne lua me ngallu dhara mu do naanne? Do toi ri ya pa dhara awe naanne, kita jadhi he ne namuhi namada mu ta wuke, do ta wuke ma ri mu jhe wie pa ya.

Kupang: Itu waktu, kotong sama-sama sanáng mau mati. Ma, akurang ko sakarang su sonde bagitu lai? Padahal itu waktu bosong sayang talalu sang beta, sampe-sampe bosong sadia doꞌi ame bosong pung mata biji sandiri ko kasi sang beta.

Abun: Ji si nin mone sa, nin mit iwa ji wai o re, ji jam re. Sane sugane, suk mwa gato ji ndek mo nin sa, nin dakai syo nai ji sor, bergan tepsu nin dakai tik nin gro buk ete nin syo nai ji mone re. Wo su ré nin yo mit iwa ji o nde wa suma ne?

Meyah: Noba didif dijginaga rot oida iwa idou erirei ojgomu noba iwa incunc idou ongga okora rot didif erek ahais tein. Jeska gij mona insa koma bera iwa insejah idou efesi jeskaseda yufij didif rot mar meidu ongga ducosu rot ojgomu. Noba erek iwa yeyin owesa efek rot, beda iwa yuku yeyin iteij efej jeskaseda ita gu didif. Tina ebeibeyaif bera idou eneskeira deika guru.

Uma: Goe' mpu'u nono-ni nto'u toe ompi'. Jadi' napa pai' mobali'-mi nono-ni tempo toi? Nto'u toe wengi, ku'inca mpu'u ompi', ane ria ba napa–napa to kuparaluu, uma nipekabosi'; kira–kira ane ke bisa-wadi, nau' mata-ni moto-mi nijungki' pai' niwai'-ka, ba ke uma nipekabosi'.

Yawa: Arono manasyin syo ananyao raugaje wasaijoe, wabekobeo rinai. Arono naije syo sya bekedaije inta ranajo wasai, weamo wapo raunande ti mamai kobe. Ranivara syo wasami atu ranajo rako, wapo raunande tavon, weye wapa muinye manakoeyo rinai ti! Tugae, arono naije wasanayanambe, weramu soamo wasanayanambe omamo makato ri rui?


NETBible: Where then is your sense of happiness now? For I testify about you that if it were possible, you would have pulled out your eyes and given them to me!

NASB: Where then is that sense of blessing you had? For I bear you witness that, if possible, you would have plucked out your eyes and given them to me.

HCSB: What happened to this blessedness of yours? For I testify to you that, if possible, you would have torn out your eyes and given them to me.

LEB: So where [is] your blessing? For I testify to you that, if possible, you would have torn out your eyes [and] given [them] to me!

NIV: What has happened to all your joy? I can testify that, if you could have done so, you would have torn out your eyes and given them to me.

ESV: What then has become of the blessing you felt? For I testify to you that, if possible, you would have gouged out your eyes and given them to me.

NRSV: What has become of the good will you felt? For I testify that, had it been possible, you would have torn out your eyes and given them to me.

REB: What has become of the happiness you felt then? I believe you would have torn out your eyes and given them to me, had that been possible!

NKJV: What then was the blessing you enjoyed ? For I bear you witness that, if possible, you would have plucked out your own eyes and given them to me.

KJV: Where is then the blessedness ye spake of? for I bear you record, that, if [it had been] possible, ye would have plucked out your own eyes, and have given them to me.

AMP: What has become of that blessed enjoyment {and} satisfaction {and} self-congratulation that once was yours [in what I taught you and in your regard for me]? For I bear you witness that you would have torn out your own eyes and have given them to me [to replace mine], if that were possible.

NLT: Where is that joyful spirit we felt together then? In those days, I know you would gladly have taken out your own eyes and given them to me if it had been possible.

GNB: You were so happy! What has happened? I myself can say that you would have taken out your own eyes, if you could, and given them to me.

ERV: You were very happy then. Where is that joy now? I can say without a doubt that you would have done anything to help me. If it had been possible, you would have taken out your own eyes and given them to me.

EVD: You were very happy then. Where is that joy now? I remember that {you wanted to do anything possible to help me}. You would have taken out your own eyes and given them to me if that were possible.

BBE: Where then is that happy condition of yours? because I give you witness, that, if possible, you would have taken out your eyes and given them to me.

MSG: What has happened to the satisfaction you felt at that time? There were some of you then who, if possible, would have given your very eyes to me--that is how deeply you cared!

Phillips NT: What has happened to that flue spirit of yours? I guarantee that in those days you would, if you could, have plucked out your eyes and given them to me.

DEIBLER: …I am disappointed that you have forgotten that then you declared that you were pleased with me./Have you forgotten that then you declared that you were pleased with me?† [RHQ] I can testify that you would have done anything to help me. You would have gouged out your eyes and given them to me, if that would have helped me!

GULLAH: Oona been real heppy! Wa happen ta change all dat? Fa true, A know dat oona been ready fa gii me ebryting oona got, eben ef A woulda aks oona fa tek out oona own eyeball an gim ta me.

CEV: Where is that good feeling now? I am sure that if it had been possible, you would have taken out your own eyes and given them to me.

CEVUK: Where is that good feeling now? I am sure that if it had been possible, you would have taken out your own eyes and given them to me.

GWV: What happened to your positive attitude? It’s a fact that if it had been possible, you would have torn out your eyes and given them to me.


NET [draft] ITL: Where <4226> then <3767> is your <5216> sense of happiness <3108> now? For <1063> I testify <3140> about you <5213> that <3754> if <1487> it were possible <1415>, you would have pulled out <1846> your <5216> eyes <3788> and given <1325> them to me <3427>!


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Galatia 4 : 15 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran