AYT: Kita mengasihi karena Dia lebih dahulu mengasihi kita.
TB: Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
TL: Maka kita menaruh kasih, oleh sebab Ia mula-mula mengasihi kita.
MILT: Kita mengasihi Dia, sebab Dia lebih dahulu mengasihi kita.
Shellabear 2010: Kita mengasihi sebab Tuhan terlebih dahulu mengasihi kita.
KS (Revisi Shellabear 2011): Kita mengasihi sebab Tuhan terlebih dahulu mengasihi kita.
Shellabear 2000: Kita mengasihi sebab Tuhan terlebih dahulu mengasihi kita.
KSZI: Kita mengasihi sesama manusia kerana Tuhan terlebih dahulu mengasihi kita.
KSKK: Maka hendaklah kita saling mengasihi, sebab Dia lebih dahulu mengasihi kita.
WBTC Draft: Kita mengasihi karena Allah yang terlebih dahulu mengasihi kita.
VMD: Kita mengasihi karena Allah yang terlebih dahulu mengasihi kita.
AMD: Kita mengasihi karena Allah lebih dulu mengasihi kita.
Kitab Kehidupan: Kita mengasihi karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.
TSI: Kita mengasihi Allah karena Allah sudah terlebih dulu mengasihi kita.
BIS: Kita mengasihi, sebab Allah sudah terlebih dahulu mengasihi kita.
TMV: Kita mengasihi orang lain, kerana Allah mengasihi kita terlebih dahulu.
BSD: Kita mengasihi orang lain, sebab Allah sudah lebih dahulu mengasihi kita.
FAYH: Jadi, Saudara lihat bahwa kita mengasihi Allah, karena Ia lebih dahulu mengasihi kita.
ENDE: Djadi kita mengasihi Allah sebab Allah mengasihi kita lebih dahulu.
Shellabear 1912: Maka kita menaruh kasih sebab Tuhan terdahulu mengasihi kita.
Klinkert 1879: Maka kita kasih akan Toehan, sebab terdehoeloe Toehan kasih akan kita.
Klinkert 1863: Maka kita-orang tjinta sama Toehan, sebab lebih doeloe Toehan tjinta sama kita-orang.
Melayu Baba: Kita ada kaseh, sbab dia sudah kaseh sama kita lbeh dhulu.
Ambon Draft: Kami tjinta Dija, aw-leh karana Ija sudah tjinta kami lebeh di-hulu.
Keasberry 1853: Maka kami mungasihi akan dia itu, subab iya turdahulu mungasihi akan kami.
Keasberry 1866: Maka kami mŭngasihi akan dia itu, sŭbab iya tŭrdahulu mŭngasihi akan kami.
Leydekker Draft: Kamij 'ini meng`asehij dija 'itu, sebab 'ija djuga dihulu sudah meng`asehij kamij.
AVB: Kita mengasi