Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [KS2011]     [PL]  [PB] 
 <<  1 Timotius 6 : 5 >> 

KS (Revisi Shellabear 2011): serta perselisihan di antara orang-orang yang tak berakal sehat, yang jauh dari kebenaran, dan yang menyangka bahwa maksud dari kesalehan ialah untuk mencari keuntungan.


AYT: serta terus-menerus membuat perselisihan di antara orang-orang yang pikirannya telah rusak dan menolak kebenaran, yang mengira bahwa kesalehan adalah cara untuk mendapatkan keuntungan.

TB: percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berpikiran sehat dan yang kehilangan kebenaran, yang mengira ibadah itu adalah suatu sumber keuntungan.

TL: pertengkaran orang yang rusak akalnya dan yang sudah tersentak perasaan yang benar, menyangkakan bahwa ibadat itu menjadi suatu daya memperoleh laba.

MILT: pertengkaran orang-orang yang pikirannya telah dirusak dan yang menggelapkan kebenaran karena mengira kesalehan adalah suatu keuntungan. Menjauhlah dari orang-orang semacam itu!

Shellabear 2010: serta perselisihan di antara orang-orang yang tak berakal sehat, yang jauh dari kebenaran, dan yang menyangka bahwa maksud dari kesalehan ialah untuk mencari keuntungan.

Shellabear 2000: serta perselisihan di antara orang-orang yang tak berakal sehat, yang jauh dari kebenaran, dan yang menyangka bahwa maksud dari kesalehan ialah untuk mencari keuntungan.

KSZI: pertengkaran sia-sia orang yang berfikiran keji dan tidak mengenal kebenaran. Sangkanya kesalihan itu satu cara mendapat keuntungan.

KSKK: perkelahian dan perselisihan yang tak berkeputusan antara orang-orang yang tidak waras dan jauh dari kebenaran. Untuk mereka kesalehan hanyalah untuk mendapat keuntungan.

WBTC Draft: Mereka selalu mengadakan kesusahan karena mereka mempunyai pikiran yang kacau, yang kehilangan pengertian akan kebenaran. Mereka mengira bahwa melayani Allah merupakan suatu cara untuk menjadi kaya.

VMD: Mereka selalu mengadakan kesusahan karena mereka mempunyai pikiran yang kacau, yang kehilangan pengertian akan kebenaran. Mereka mengira bahwa melayani Allah merupakan suatu cara untuk menjadi kaya.

AMD: Ia membuat perselisihan terus-menerus di antara orang-orang yang kurang pengertian dan jauh dari kebenaran. Ia mengira bahwa kesalehan dapat menjadi cara untuk mendapatkan kekayaan.

TSI: Orang-orang semacam itu selalu menimbulkan pertengkaran tentang hal-hal yang tidak penting. Pikiran mereka sudah menjadi kacau, sehingga mereka tidak mampu lagi membedakan yang salah dan yang benar. Dan mereka berpikir bahwa menuruti beberapa peraturan agama tertentu adalah kunci supaya Allah memberkati mereka dengan kekayaan. Menjauhlah dari orang-orang seperti mereka itu.

TSI3: Pikiran orang semacam itu sudah menjadi kacau sehingga mereka tidak mampu lagi membedakan yang salah dan yang benar. Itulah sebabnya mereka selalu menimbulkan pertengkaran. Mereka pikir, menjadi guru agama yang terhormat adalah jalan untuk mendapat kekayaan. Menjauhlah dari orang-orang seperti itu!

BIS: dan perselisihan yang tidak habis-habisnya. Jalan pikiran orang-orang itu sudah buntu dan tidak lagi benar. Mereka menyangka bisa menjadi kaya dari agama.

TMV: dan pertengkaran yang tidak habis-habis dengan semua orang yang tidak tahu berfikir dan tidak mengenal apa yang benar. Mereka menyangka dapat menjadi kaya kerana beragama.

BSD: dan mengatakan hal-hal yang tidak baik mengenai orang lain. Hal itu juga menyebabkan orang mempunyai perasaan curiga yang tidak baik dan bertengkar tidak habis-habisnya. Orang-orang seperti itu tidak bisa berpikir dengan benar lagi. Mereka tidak mengenal ajaran yang benar. Mereka menyangka, dengan menuruti peraturan agama, mereka bisa menjadi kaya.

FAYH: Orang-orang yang berdebat itu, yang pikirannya diliputi dosa, tidak tahu berkata benar: bagi mereka Berita Kesukaan hanya sekadar alat untuk mendapat uang. Jauhkanlah dirimu dari mereka.

ENDE: dan pertjektjokan terus-menerus antara orang jang rusak budinja, kehilangan segala perasaan akan kebenaran, dan memandang kesalehan itu sebagai suatu sumber keuntungan.

Shellabear 1912: perselisihan orang yang sudah ingatannya dan yang tiada mempunyai kebenaran, maka pada sangkanya agama itu akan memberi untung maksudnya.

Klinkert 1879: Dan berbagai-bagai perselisehan orang, jang roesak akalnja dan jang soenji daripada kabenaran, disangkakannja laba itoelah ibadat; maka daripada orang jang salakoe ini djaoehkanlah dirimoe.

Klinkert 1863: {1Ko 11:15} Dan roepa-roepa perbantahan orang, jang soedah roesak akalnja, dan jang tiada ampoenja kabeneran, sebab dia-orang poenja kira ibadat itoe satoe laba; maka oendoerkenlah dirimoe dari orang jang bagitoe.

Melayu Baba: perslisehan orang-orang yang ingatan rosak dan yang sudah hilang kbtulan, sbab dia sangka kbaktian itu satu jalan chari untong.

Ambon Draft: Baku-baku gosoh persateruwan awleh manusija-manusija jang kira-kira; annja sudah binasa, jang luput deri pada kabenaran, jang sangka jang hal agama ada satu daja mentjahari; hendaklah kaw-tinggal djawoh-djawoh deri awrang-awrang sabagitu.

Keasberry 1853: Dan burbagie bagie pursilisihan yang salah deripada orang yang rosak akalnya, dan tiada mumpunyai kubunaran, maka disangkanya labah itulah ibadat: maka deripada orang yang sa'macham itulah undurkanlah dirimu.

Keasberry 1866: Dan bŭrbagie bagie pŭrsŭlisihan yang salah deripada orang orang yang rosak akalnya, dan tiada mŭmpunyai kabŭnaran, maka disangkanya laba itulah ibadat. Maka deri pada orang yang sŭmacham itulah undorkanlah dirimu.

Leydekker Draft: Bagej 2 perkata 2 an jang salah deri pada manusija 2 jang rusakh budinja, dan kurang benarnja, sedang desangkanja xibadet 'itu 'ada samata 2 pernijaga`an. Lalulah 'angkaw deri pada segala 'awrang jang sabagini.

AVB: pertengkaran sia-sia orang yang berfikiran keji dan tidak mengenal kebenaran. Sangkanya kesalihan itu satu cara mendapat keuntungan.

Iban: belaya enggau pangan diri, jai runding, sereta nadai nemu pemendar, ngarapka diri tau bulih pengaya ari pengawa agama.


TB ITL: percekcokan <3859> antara orang-orang <444> yang tidak lagi berpikiran sehat <3563> dan <2532> yang kehilangan <650> kebenaran <225>, yang mengira <3543> ibadah <2150> itu adalah <1510> suatu sumber keuntungan <4200>. [<1311>]


Jawa: regejegan ing antarane wong-wong kang pikirane ora waras maneh lan kang wis kelangan kayekten, kang ngira yen pangibadah iku sumbering kauntungan.

Jawa 2006: regejegan ing antarané wong-wong kang pikirané ora waras manèh lan kang wis kélangan kayektèn, kang ngira yèn iku dadi sumbering kauntungan.

Jawa 1994: lan regejegan sing ora uwis-uwis. Wong-wong kuwi padha keblinger, lan ora ngerti prekara sing bener. Pengirané pangibadah mono kanggo golèk kasugihan.

Jawa-Suriname: Wong-wong kuwi pada keblinger lan ora ngerti bab sing bener.

Sunda: papaduan teu eureun-eureun jeung anu saruana, jalan pikiranana geus buntu, bebeneranana geus musna. Jeung panyangkana agama teh bisa dipake jalan cari untung.

Sunda Formal: jeung papaduan anu manjang antara jelema-jelema anu geus leungiteun akal sehat jeung anu geus leungit bebeneran, anu nyangka yen ibadah teh bisa dipake jalan cari untung.

Madura: sarta matokaran oreng se tadha’ marena. Pekkeranna reng-oreng jareya la topo ban ta’ teppa’ pole. Reng-oreng jareya nyangka bisa daddi sogi dhari agama.

Bauzi: Labi laha gi daet ot odosiame beidam bak meedam bak ame. Ame dam labe iho im ahu neà bak meedam bak lam fa vei seti ahusobuli meeda. Labi laha iho amu im imbona tu vuzehi meedam bak lam fa voou seti ba vi ozome vuzehi meedam vabile. Labi ame dam labe vedi nehi ozo, “Iho Alat Aba Aho ozome gagodaha im lam im ahu vàmadi abobo meedam labe damat iba doi lodam bak am tame,” lahame labi git ozoda. Labiha labe ot odosiame beidam bak. Labihasu meedam damat modem bak.

Bali: muah tusing suud-suud madedalihan ane wetu uli pepineh ane tuara teteg, ane tuara beneh. Ida ngaden agamane ento dadi anggon srana buat ngalih kasugihan.

Ngaju: tuntang kalahi je jaton katawan tikase. Jalan tirok kare oloh te jari patep tuntang dia bujur hindai. Ewen manyangka ewen tau mandino panatau bara gawin agama.

Sasak: dait bẽde pendapet saq ndẽq araq tutuqne lẽq antare dengan-dengan saq ndẽq waras pikiranne dait jaoq lẽman kebenaran. Ie pade paran bau jari sugih lẽman ibadah.

Bugis: sibawa assasang iya dé’é purana. Pikkiranna sining tauwéro buntuni sibawa dé’na natongeng. Nasengngi wedding mancaji sugi polé ri agamaé.

Makasar: siagang passisala-salang tenaya le’ba’-le’ba’na. Lingumi siagang tannabayami batena appikkiri’ anjo tau kammaya. Napikkiriki angkana akkullei ke’nanga anggappa passawallang battu ri agamaya.

Toraja: iamo kasisakkan napabu’tu tu to tang ma’runduanan tangnga’na sia disabakkimo tu kamanapparan, tu ussangai kumua iatu kamengkaolan misa’ tangnga’ la dinii mesaro.

Duri: massisala tarruh te'da cappa'na. Gaja' tarruhmi sipa'na tuu lako tau na te'damo naissenni to pangngajaran tongan. Nasangai kumua, la buda dalle'na, ke mangngagamai.

Gorontalo: bibonga u dila o pulitiyo. Pikirangi lo tawu-tawuwala boyito ma lorusa wawu ma diduluwo mao u banari. Harapu limongoliyo agama mo'ountungi olimongoliyo.

Gorontalo 2006: wau polo hiihede huhama udiila opulitio. Dalalo pikiilangi lotau-tauwala boito malo puntuhu wau diilalo otutu. Timongolio molantobe mowali kaya monto agama.

Balantak: ka' poosinsala' gause pinginti'ianna i raaya'a sianmo manasa ka' sianmo minginti'i men kana'. Raaya'a mansarui se' bakitumpu iya'a sida mantakakon dale'.

Bambam: anna tä' deem kattunna dadi kasipengka-pengkaam illaam alla'-alla'na to ma'pikki' kadake anna to pa'de kamaloloam illaam kalena, anna to sala pähäm naua: "Kamanuhusam lako Puang Allataala eta la diongei ullolongam katomakakaam."

Kaili Da'a: pade ira da'a nenonto nosinggarau. Nageromo pekiri ira pade mana ninjani ira pepatuduki to nakonona. Ira nompekiri mepue ka Alatala aga sangele jala mombarata kasugi.

Mongondow: bo umuran moyogenggeng. Pikiran intau mita natua ain nobangkung bo diaídon mota'au pirisaya'anmai. Inanggap monia agama na'a mota'aubií potayakan kong ka'untungan tontanií.

Aralle: (6:4)

Napu: hai mombehehe hai ranganda. Pekirinda tauna iti barapi maroa, barahe moisa paturo au tou. Rauli, peisahe molambi rasi hangko i poagamanda.

Sangir: dingangu pẹ̌sasasědụ tawẹ potọe. Daral᷊engu tiněnnan sire ute seng nahěpusẹ̌ kụ seng tawẹ hinone. I sire mětẹ̌timonan makalạ baugu pangangagamane.

Taa: Pasi re’e seja mawali masibanta ri oyo ntau to tamo matao pampobuukanya. Tau etu tamo mangansani anu to monso. Sira mampobuuka ane masua agama, etu semo jaya damangarata kasugi.

Rote: fo nale'a-napili ka, ta hahae fa. Hataholi sila dudu'a-aafi nala lakale'o ma dudu'a-aafi nala, ta malole la so'on. Laedaenga lamasu'i neme agama mai.

Galela: Ona imatekekangamo, sababu ona magena manga siningaka o dorou iwedoka so yanako kawa o dodoto itotiai. Ona manga sininga ma rabaka itemo bilasu o bi moi-moi maro o kia o Gikimoi wodudupa gena yaaka, duma manga edekati ma rabaka cawali ka o pipi yamake.

Yali, Angguruk: Ari roho turuk inap itano inindi elehon hag toho wereg lit we tem toho puk fug angge wene hiyag isaruk laheyon fahet onggo anggolo og nisahupmu tung ninap hag toho welamuhuk peruk.

Tabaru: de yomakatasala koiboo-bootuwa. 'O nyawa go'ona manga di-dibangi 'iti'imuokau de koitiaiwau. 'Ona yongose dua yamoteke ma Jo'oungu ma Dutu wodua-duaka de 'idadi yokaya.

Karo: bage pe perubaten si la erngadi-ngadi ras kalak si la pinter ukurna dingen si lanai lit i bas ia kebujuren. Iakapna agama dalan ncari kebayaken.

Simalungun: ampa parsalisihan na manorus humbani halak na dob seda uhurni, na dob magouan hasintongan in, na mangagan pansarian do hadaulaton in.

Toba: parsalisian na manongtong di jolma naung sega rohana, naung agoan hasintongan i, ai dirimpu, pangomoan do hadaulaton i.

Dairi: bagi ma persilisihen siso mengadi-ngadi bai jelma sienggo ncèda ukurna. Ai idokdok ndorok gabè bèak ibas agama i nai.

Minangkabau: sarato jo pasalisiahan nan indak abih-abihnyo. Jalan pikieran urang-urang tu lah tasumbek, sarato indak batua lai. Inyo manyangko bisa manjadi kayo dari agamo.

Nias: ba fa'udusa si lõ aetu. No teduhõ lala wangerangera niha si manõ, ba no lõ duhu sa'ae. Law̃a'õ tõdõra tola lasõndra wa'akayo ba agama.

Mentawai: samba paaggarat sitá anai kalepakat. Sirimanua sitaiagai paatuat'an lé sia néné, samba táan raagai simaerú. Aipoí bulat ka bagadda te makakayo sia, kalulut puaranan.

Lampung: rik perselisihan sai mak bela-belani. Pikeran jelma-jelma ano radu buntu rik mak lagi benor. Tian nyangko dapok jadi mebatin jak agama.

Aceh: meunan cit meusiliseh waham nyang hana putôh-putôh. Rot seumike ureuëng nyang lagée nyan ka paneuk dan hana lé nyang beuna. Awaknyan jipike hase jeuet keukaya rot agama.

Mamasa: Inde mai taue anggami ma'pikki' kadake, ta'mo dengan kamaloloan illalan kalena anna tae' dengan kattunna sipekka-pekka. Nasangamia kumua ianna unturu'mo aluk Kasaranian la tomakakami.

Berik: Angtane taterisi nafsi aa jes ne towas-towastababuwenaram, jei jeber-jeber aarememfener gangge doksobana angtane nensabar, aam temawer jemna ini ga fwater gangge kabwakswebamini, ane taterisi bunarsusfer aaiserem jei gamjon jam ne sarbiyen. Angtane kapka jeiserem ga enggam gangge gubili jelem inibe, "Afa ai awelna Uwa Sanbagirmana jam as gweyibenerem, angtane doini ap as ga sene gulbana, ane ai apgal jigala anesusfer gam as tebabili."

Manggarai: Og dé mangan pulang tau oné asé-ka’é situt toé nggepuk nukd agu toé ita molor, ai le bet disé manga ontongn oné-mai ngaji hitu.

Sabu: jhe pee nga pehihu do dho ngaddi ta pengaha. Ne lua penge ddau do mina harre do kedhaddu ke jhe adho ke do petu ri. Ne penge ri ro do nara ta kaja ro ngati aigama.

Kupang: Orang macam bagitu maen bekin kaco tar abis-abis. Dong pung pikiran busuk. Dong su sonde tau lai mana yang batúl. Dong pikir kalo dong rajin-rajin deng soꞌal agama, dong bisa jadi kaya.

Abun: Sane yé gato bi sukjimnut ibit maskwa yu petok sor. Yé ne jam nde Yefun Allah bi sukduno gato sangge ne ware. Án nut do, án ben Yefun bi suk-i subere án ku suk mwa mone.

Meyah: Rua rudou oska fogora ruga emaksema moguma rot mar ojgomuja. Rua runororu mar ongga tenten deika guru, tina rua rusujohu rot oida ruroru Allah jeskaseda risma mareibra ofoukou ojgomu.

Uma: pai' momepodaa'. Pekiri tauna toera uma-pi katonoa, uma ra'incai tudui' to makono. Ra'uli'-rana, ma'ala-ra mporata rasi' ngkai po'agama-ra.

Yawa: Warare mansai vambinibe tutir weye awa ana wo ratantona ngkakai muno wo ayao tugae raene ramu. Wo rakarae ware, “Ranivara wamanave Amisye ai, weamo wamo doije ratande wansai manui rave.” Ayao wato mamaisye ramu!


NETBible: and constant bickering by people corrupted in their minds and deprived of the truth, who suppose that godliness is a way of making a profit.

NASB: and constant friction between men of depraved mind and deprived of the truth, who suppose that godliness is a means of gain.

HCSB: and constant disagreement among men whose minds are depraved and deprived of the truth, who imagine that godliness is a way to material gain.

LEB: constant wrangling by people of depraved mind and deprived of the truth, who consider godliness to be a means of gain.

NIV: and constant friction between men of corrupt mind, who have been robbed of the truth and who think that godliness is a means to financial gain.

ESV: and constant friction among people who are depraved in mind and deprived of the truth, imagining that godliness is a means of gain.

NRSV: and wrangling among those who are depraved in mind and bereft of the truth, imagining that godliness is a means of gain.

REB: and endless wrangles -- all typical of those whose minds are corrupted and who have lost their grip of the truth. They think religion should yield dividends;

NKJV: useless wranglings of men of corrupt minds and destitute of the truth, who suppose that godliness is a means of gain. From such withdraw yourself.

KJV: Perverse disputings of men of corrupt minds, and destitute of the truth, supposing that gain is godliness: from such withdraw thyself.

AMP: And protracted wrangling {and} wearing discussion {and} perpetual friction among men who are corrupted in mind and bereft of the truth, who imagine that godliness {or} righteousness is a source of profit [a moneymaking business, a means of livelihood]. {From such withdraw.}

NLT: These people always cause trouble. Their minds are corrupt, and they don’t tell the truth. To them religion is just a way to get rich.

GNB: and constant arguments from people whose minds do not function and who no longer have the truth. They think that religion is a way to become rich.

ERV: They are always making trouble, because they are people whose thinking has been confused. They have lost their understanding of the truth. They think that devotion to God is a way to get rich.

EVD: They are always making trouble, because they are people whose thinking has been confused. They have lost their understanding of the truth. They think that serving God is a way to get rich.

BBE: Bitter talk of men who, being evil in mind and dead to what is true, take the faith to be a way of making profit.

MSG: Eventually there's an epidemic of backstabbing, and truth is but a distant memory. They think religion is a way to make a fast buck.

Phillips NT: continual wrangling, in fact, among men of warped minds who have lost their real hold on the truth but a hope to make some profit out of the Christian religion.

DEIBLER: Their whole way of thinking has become completely wrong because they have rejected the true doctrine/teaching. As a result, they mistakenly think that …by practicing religion/by saying that they believe in God† they will gain a lot of money.

GULLAH: An e mek people aagy all de time cause dey ain tink right an dey ain laan wa true bout Christ no mo. Dey tink dat dey oughta waak God way jes fa git plenty ting. Ya mus dohn hab nottin fa do wid um.

CEV: and nasty quarrels. They have wicked minds and have missed out on the truth. These people think religion is supposed to make you rich.

CEVUK: and nasty quarrels. They have wicked minds and have missed out on the truth. These people think religion is supposed to make you rich.

GWV: and conflict between people whose corrupt minds have been robbed of the truth. They think that a godly life is a way to make a profit.


NET [draft] ITL: and constant bickering <3859> by people <444> corrupted <1311> in their minds <3563> and <2532> deprived <650> of the truth <225>, who suppose <3543> that godliness <2150> is <1510> a way of making a profit <4200>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  1 Timotius 6 : 5 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Alkitab ANDROID
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
Copyright
© 2010-2022
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran