Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  2 Timotius 2 : 19 >> 

TB: Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: "Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya" dan "Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan."


AYT: Namun, dasar Allah yang kuat tetap berdiri dengan meterai ini: “Tuhan mengenal siapa yang menjadi milik-Nya,” dan “Setiap orang yang mengakui nama Tuhan harus meninggalkan kejahatan.”

TL: Akan tetapi asas Allah yang teguh itu berdiri tetap, dan bermeterai ini, "Bahwa Tuhan mengenal orang-orang milik-Nya"; dan lagi, "Barangsiapa yang menyebut nama Tuhan, hendaklah ia menjauhkan dirinya daripada kejahatan."

MILT: Bagaimanapun juga, dasar yang teguh tentang Allah (Elohim - 2316) terus berdiri dengan memakai meterai ini, "Tuhan (YAHWEH - 2962) mengenal mereka yang menjadi milik-Nya," dan, "Biarlah setiap orang yang menyebut Nama Tuhan (Kristus - 2962) menjauhkan diri dari ketidakadilan!"

Shellabear 2010: Akan tetapi, dasar teguh yang diletakkan Allah tidak goyah, dan inilah meterainya, "Tuhan mengenal orang-orang yang adalah milik-Nya," dan lagi, "Siapa menyebut nama Tuhan, ia harus menjauhkan dirinya dari yang mungkar."

KS (Revisi Shellabear 2011): Akan tetapi, dasar teguh yang diletakkan Allah tidak goyah, dan inilah meterainya, "Tuhan mengenal orang-orang yang adalah milik-Nya," dan lagi, "Siapa menyebut nama Tuhan, ia harus menjauhkan dirinya dari yang mungkar."

Shellabear 2000: Akan tetapi, dasar teguh yang diletakkan Allah tidak goyah, dan inilah meterainya, “Tuhan mengenal orang-orang yang adalah milik-Nya,” dan lagi, “Barangsiapa menyebut nama Tuhan, hendaklah ia menjauhkan dirinya dari yang mungkar.”

KSZI: Namun demikian, asas kukuh Allah tetap bertapak, diteguhkan oleh: &lsquo;Tuhan mengenal mereka yang bersama-Nya,&rsquo; dan &lsquo;Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan.&rsquo;

KSKK: Tetapi dasar yang kuat, yang telah diletakkan oleh Allah tidak dapat digoyahkan; sebab di atasnya tertulis: "Tuhan mengenal orang-orang-Nya". dan "Orang yang mengakui nama Tuhan hendaknya berbalik dari kejahatan."

WBTC Draft: Tetapi dasar Allah yang kuat tidak berubah. Perkataan ini tertulis di atas dasar itu, "Tuhan mengenal orang yang menjadi milik-Nya." Juga perkataan ini tertulis di atasnya, "Setiap orang yang mengatakan bahwa ia percaya kepada Tuhan, harus berhenti melakukan yang salah."

VMD: Dasar Allah yang kuat tidak berubah. Perkataan ini tertulis di atas dasar itu, “Tuhan mengenal orang yang menjadi milik-Nya.” Juga perkataan ini tertulis di atasnya, “Setiap orang yang mengatakan bahwa ia percaya kepada Tuhan, harus berhenti melakukan yang salah.”

AMD: Tetapi, Allah membangun dasar yang kokoh dan tidak goyah. Inilah tandanya, "Tuhan mengenal siapa yang menjadi milik-Nya" dan "Setiap orang yang percaya kepada Tuhan harus berhenti berbuat jahat."

TSI: Tetapi ajaran benar dari Allah adalah bagaikan batu pondasi yang besar bagi kita pengikut Kristus. Dan dua perkataan ini ditulis dengan huruf besar pada batu pondasi itu: “Tuhan mengenal siapa yang sudah menjadi milik-Nya, dan siapa yang belum menjadi milik-Nya.” Dan “Setiap orang yang mengatakan, ‘Saya adalah pengikut Tuhan,’ harus berhenti melakukan kejahatan.”

BIS: Tetapi dasar kokoh yang dibuat oleh Allah tidak dapat digoncangkan. Di atasnya tertulis ini, "Tuhan mengenal orang-orang milik-Nya", dan "Orang yang berkata bahwa ia milik Tuhan, orang itu harus berhenti melakukan perbuatan yang salah".

TMV: Tetapi asas kukuh yang sudah diletakkan oleh Allah tidak dapat digoncangkan. Di atasnya tertulis kata-kata ini: "Tuhan mengenal orang milik-Nya," dan "Sesiapa yang berkata bahawa dia milik Tuhan, mesti berhenti melakukan perbuatan yang salah."

BSD: Tetapi fondasi yang dibangun Allah itu kokoh dan tidak dapat digoncangkan. Di atas fondasi itu tertulis: “Tuhan mengenal orang-orang milik-Nya.” Oleh karena itu, setiap orang yang menyembah Tuhan harus meninggalkan perbuatan jahat.

FAYH: Tetapi kebenaran Allah tetap tegak bagai batu karang dan tidak sesuatu pun dapat menggoyahkannya. Dan kata-kata inilah yang tertulis di atasnya: "Tuhan mengenal siapa yang benar-benar milik-Nya," dan "Setiap orang yang menamakan dirinya orang Kristen, tidak patut melakukan perbuatan-perbuatan yang salah."

ENDE: Akan tetapi dasar kukuh jang diletakkan oleh Allah tetap tahan, bermeteraikan alamat ini: "Tuhan mengenal orang-orang miliknja" dan "Siapa menjeru nama Tuhan mendjauhi segala kedjahatan".

Shellabear 1912: Akan tetapi alas Allah yang teguh itu tinggal tetap, maka demikian inilah meterainya, yaitu, Tuhan tahu akan orang-orang miliknya; dan lagi, Barang siapa yang menyebut nama Tuhan, hendaklah ia menjauhkan dirinya dari pada yang jahat."

Klinkert 1879: Tetapi tiada mengapa, karena alas Allah jang tegoeh itoe berdiri tetap, sebab inilah alamatnja: "Bahwa Toehan djoega jang tahoe akan orang miliknja;" dan lagi: "Hendaklah masing-masing jang menjeboet nama Almasih itoe oendoer daripada jang djahat."

Klinkert 1863: Tetapi tidak mengapa, ales Allah berdiri djoega tetep, maka inilah tjapnja: {Yoh 10:14} "Toehan djoega jang taoe sama orangnja; dan lagi: Biar masing-masing orang jang seboet sama nama Kristoes itoe oendoer dari kadjahatan."

Melayu Baba: Dalam pada itu, Allah punya alasan yang tgoh itu ada ttap, dngan ini-lah surat ktrangan-nya ia'itu, "Tuhan tahu orang-orang-nya." Dan lagi, "Barang-siapa yang sbot nama Almaseh, jauhkan-lah diri-nya deri-pada kjahatan."

Ambon Draft: Tetapi pengalasan Allah ada berdiri dengan togoh, dan padanja itu ada alamet ini: Maha besar Tuhan mengenal jang Dija punja, dan: Ba-rang sijapa menjebut nama Tuhan CHRISTOS, hendaklah ija lalu deri kadjahatan.

Keasberry 1853: Tiada mungapa, alas Allah itu burdiri juga tutap, subab inilah mutrienya, Iya itu Tuhan juga yang tau akan orang orangnya itu. Maka biarlah kiranya masing masing orang yang burgular nama Almasih itu undurlah deripada kusalahan.

Keasberry 1866: Kŭndatilah, alas Allah itu bŭrdiri juga tŭtap, sŭbab inilah mutrienya, iya itu Tuhan juga yang tahu orang orangnya. Maka biarlah kiranya masing masing orang yang bŭrgŭlar nama Almasih itu, undorlah deripada kasalahan.

Leydekker Draft: Dan hanja sasonggohnja 'asas 'Allah jang togoh 'itu berdirij, jang berpunja chatam 'ini, bahuwa maha besar Tuhan meng`enal segala 'awrang chatsetnja: maka barang sijapa jang menjebutkan nama 'Elmesehh, hendakhlah 'ija lalu deri pada tlulamet.

AVB: Namun demikian, asas kukuh Allah tetap bertapak, diteguhkan dengan materai ini: “Tuhan mengenal siapa milik-Nya,” dan “Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan.”

Iban: Tang pugu ti didudukka Allah Taala endang meruan tegap. Pugu nya ngundan tulis ti munyi tu: "Tuhan nemu sapa ke enggi Iya" enggau leka jaku, "Awakka semua orang ke ngangauka nama Tuhan, ngelengkaka penyai."


TB ITL: Tetapi <3305> dasar <2310> yang diletakkan <2476> Allah <2316> itu teguh <4731> dan meterainya <4973> <3778> ialah: "Tuhan <2962> mengenal <1097> siapa kepunyaan-Nya <1510> <846>" dan <2532> "Setiap orang <3956> yang menyebut <3687> nama <3686> Tuhan <2962> hendaklah meninggalkan <868> kejahatan <93>." [<2192> <575>]


Jawa: Nanging tetales kang kapasang dening Gusti Allah iku santosa, sarta tinengeran: “Pangeran nguningani sapa kang dadi kagungane,” lan “Sing sapa nyebut asmaning Pangeran iku supaya ninggala piala.”

Jawa 2006: Nanging tetales kang dipasang déning Allah iku santosa lan nganggo tenger tulisan, surasané, "Gusti nguningani sapa kang dadi kagungané," lan "Saben wong kang nyebut asmané Pangéran iku supaya ninggal pialané."

Jawa 1994: Nanging dhasaring pakaryané Gusti Allah kuwi kukuh, ora bisa goyah. Lan iki tembung sing katulis ana ing sandhuwuré dhasar mau: "Gusti pirsa wong-wong sing dadi kagungané," lan: "Sing sapa ngaku dadi kagungané Gusti, kuwi kudu nyingkiri penggawé ala."

Jawa-Suriname: Nanging, senajan kepriyé waé, pituturé Gusti Allah sing bener kuwi ora bakal kenèng diwalik. Gusti Allah déwé wis ngomong lan wis ketulis ngéné: “Gusti Allah wis ngerti sapa sing nurut Dèkné sak atiné” lan tulisan liyané ngomong ngéné: “Sapa sing nurut Gusti Allah tenan kudu ninggal klakuan ala!”

Sunda: Tapi dadasar anu diadegkeun ku Allah teh weweg moal beunang kaoyag-oyag. Dina eta pademen aya kalimah kieu: "Pangeran uninga ka umat kagungana-Na." Jeung: "Nu ngaku jadi umat Pangeran kudu eureun migawe kasalahan."

Sunda Formal: Tapi pademen kenging Allah mah, reugreug pageuh sarta dicap ku tulisan anu kieu unina: “Pangeran uninga, nu mana kagungana-Na.” Jeung: “Nu rumasa jadi umat Pangeran, kudu miceun kadorakaan.”

Madura: Tape dhasar se koko dhari Allah ta’ ekenneng gundhek; e attassa dhasar jareya badha tolesan kantha reya, "Pangeran ngagali ka reng-oreng se daddi kaagunganna." Badha pole tolesan se amonye, "Oreng se ngoca’ ja’ aba’na kaagunganna Pangeran, kodu ambu alako sala."

Bauzi: Lahamnàme ba àvodemnat modem vabak. Alam damalehe dam labe gi bao vou zisit làbome zisu num teudem ke lamti ulohona modem bak. Gi labaha bohu tu vuzehi meedam bak. Ame bao lam Alat im nehasu toehe bak ehe bak. “Eba abobo tu vuzehi Em damalehe dam lam Em Boehàda nibe ba vabiem vaba Em naedata ozobohu bak.” Labi laha im meida neha, “Meit neha, ‘Ame Da Yesus lam eba vuusum Boehàda am bak,’ lahame gagodamda lam ba faina meedam bak bohu meedam vaba gi abo vaitoi setem bak,” lahame Alat labihasu toeme esuhu bak.

Bali: Nanging dasare ane kukuh ane suba kapasang baan Ida Sang Hyang Widi Wasa tusing lakar obah; buina sig dasare ento suba matulis buka kene: “Ida Sang Panembahan wikan teken anake ane dadi druen Idane”, buina, “nyenja ngorahang dewekne druen Ida Sang Panembahan, ia patut ngejohang dewekne uli laksanane ane tan patut”.

Ngaju: Tapi galang je dehen je inampa awi Hatalla dia olih iongge. Intu hunjue te tarasurat, "Tuhan mangasene kare oloh Ayue", tuntang "Oloh je manyewut arepe ain Tuhan, oloh te musti terai mawi kare gawi sala".

Sasak: Laguq dasar kuat saq tepiaq siq Allah ndẽqne bau tegerik. Lẽq atasne tetulis maraq niki, "Tuhan kenal kance dengan-dengan saq jari dowẽ-Ne", dait, "Dengan-dengan saq nyebut pesẽngan Tuhan, ie harus jaoqang diriqne lẽman kejahatan."

Bugis: Iyakiya alléjjakenna iya masse’é iya naébbué Allataala dé’ nariyullé gottangngi. Ri yasé’na tarokii iyaé, "Naisseng Puwangngé sining tau appunnangen-Na," sibawa "Tau iya powadaéngngi makkedaé appunnangennai Puwangngé, iyaro tauwé harusu’i mappésau pogau’i pangkaukeng iya salaé".

Makasar: Mingka anjo pammentengang makassa’ le’baka Napare’ Allata’ala takkulleai nipata’ge’goso’. Irateanganna nia’ tattulisi’ angkanaya, "Naassengi Batara sikamma taunNa," siagang "Inai-nai nakana kalenna taunNa Batara, musti ammarimi anggaukangi gau’ salaya".

Toraja: Apa moi susito tae’ namatumba len, belanna iatu parandangan matoto’Na Puang Matua bintin, na iatu pearra’na, kumua: Natandai Ia Puang Matua tu taunNa; sia nakuapa: Minda-minda tu ussa’bu’ sanganNa Puang, la umboko’i kakelokan.

Duri: Apa ia to pangngajaran tongan jio mai Puang Allataala susi pondasi mawatang to te'da nalatiroge. Den diuki' jio ntuu joo pondasi nakua, "Naissen Puang to taun-Na" sola "Te'damo nawa'ding mpugauk kagajatan to tomangngaku kumua, 'Taunnana' Puang Allataala.'"

Gorontalo: Bo pandasi u pilopodutu mao lo Allahuta'ala yito mototoheto wawu to pandasi boyito woluwo tula-tuladu loiya odiye, ”Eya motota nga'amila haku-Liyo.” Wawu woluwo olo tula-tuladu odiye, ”Titalotita ta modua mohile turungi ode Eya, tiyo musi molola mao huhutu moleto.”

Gorontalo 2006: Bo daasali motoheeto u pilohutu mai lo Allahu Taa̒ala diila mowali etuwolo. Toitaatio tulatulade utie, "Eeya moo̒onuhu tau-tauwalo miliki-Lio", wau "Taa u moloi̒ya deu̒ tio miliki lo Eeya, tau boito musi mohuheli mohutu huhutu utalatala".

Balantak: Kasee pisiso'na Alaata'ala koi pimpu'uan moonggor men sian lungkak. Pisiso' men nitulisi pimpu'uan iya'a koi kani'imari: “Tumpu minginti'i giigii' mian-Na”, ka' “Sanda' mian men mangaan se' i ia mianna Tumpu, mian iya'a tio mangkadarai gau'na men ba'idek.”

Bambam: Sapo' inde ia umma'na Puang Allataala napadadi longkahhim matoto' tatilenggu' anna tatigesse anna nasuha' yabona naua: "Naissam Debata mennanna umma'na," anna "Menna-menna muakui Debata la umpasikambela ia kalena kakadakeam."

Kaili Da'a: Tapi naupa iwetu pepatuduki Alatala to nakonona batena naroso nasimbayu ewa pondasi to da'a namala ragoya nuapa-nuapa. Riara pepatuduki etu naria nitulisi iwe'i: "Pue nangginjani isema-sema to najadi todeana." Pade naria tesa ntanina ri setu to nanguli, "Isema-sema to nanguli i'a topomparasaya i Pue Yesus, i'a kana manggabasaka pokaingguna to naja'ana."

Mongondow: Ta'e dodoyonan moroton inta aim pinomia i Allah tua diaí bidon im mokodanduí. Kon limoniknya pinaisdon nana'a, "Kinota'auanbií i Tuhan umat-Nya inta kinotabi-Nya," bo "Intau inta mongaku umat i Tuhan mustidon mogogai mogaid kon inta noi'taḷaí."

Aralle: Ampo' katahpa'anna Puang Alataala dai maloyo, sinnoa batu ang untumpung busung tontong matoho. Di hao yato di batu aha tiuki' naoatee, "Puang Alataala ungnginsang petauanna." anna, "Ingkänna tau ang ungnginsang kalaena petauanna Puang Alataala pahallu ungkahaoi pembabe ang tahuhu."

Napu: Agayana nauri nodo, Ngkorana Pue Ala batena tou hai batena rapoinalai. Ngkorana Pue Ala rapandiri nodo hambua watu au bara peisa rakakalea. I lalu Ngkorana Pue Ala teuki node: "Pue moisa hema au Napilei mewali anaNa," hai, "Hema-hema au mopangaku kaYesuna Ampunda, hangangaa mokabahahe babehianda au kadake."

Sangir: Kai laěmpahẹ̌ matoghasẹ̌ niěmpahu Ruata e tawe ikaghoghahẹ̌ baharia. Su wowone e kạbawohẹ kere ini, "Mawu e makạkiral᷊a tataghuanenge", dingangu "Taumata mẹ̌bera u i sie kai tataghuanengu Mawu, taumata ene harusẹ̌be mangědo wọu pẹ̌kakakoạ pẹ̌sasal᷊a".

Taa: Pei nempo ewa see, i Yesu Kerisitu tare pombaliNya. Ia raporapaka ewa pondasi to naika i mPue Allah maroso kojo. Wali pondasi etu mawali tondong to manganto’o, “I Pue mangansani tau to Ia Puenya.” Pasi tondong etu manganto’o seja, “I sema-sema tau to mampongakung mampue mampakabae i Pue, tau etu taa masipato ane mangika palaong to maja’a.”

Rote: Tehu batu netes fo Manetualain nafofo'a ka, matea-mahelek, ta hapu hataholi nanggenggengok nala fan. Nanasulak nai batu netes ndia lain nae, "Lamatua ka nalelak Ndia hataholi nala," boema "Hataholi fo nafa'da nae, Lamatua ka hataholin ndia, soona hataholi ndia, muse ana hahae tao-no'i tatao-nono'i masalak."

Galela: Ngaroko komagena, duma o Gikimoi Awi dodoto itotiai gena isiputuru o nyawa manga piricaya ma Kristuska. So imatero maro o tahu moi de ma sosoqe qapoputuru so akuwa yaruba, de o dodoto ma rabaka yalefo itemo, "O Jou Gikimoi wanako nagoona igogou to Una Awi nyawa masirete," de lo "O nyawa nagoona la itemo o Jou Yesus Una magena to ona manga Jou, ona magena bilasu manga manara qatotorou yodongosa."

Yali, Angguruk: Allahn helep ubule yuk tuk fug tohon kinangma yaho ferisi. Helep ino fam hahare feruk lit, "Ap At ngi amuhubon Nonowe Yesus oluk teg," ulug hahatuk lit, "Nonowe Yesus unuk uruk inaben siyag ane umbusukag," ulug enehangge hahare ferisi.

Tabaru: Ma ma ba-bangini ma guata gee ma Jo'oungu ma Dutu wodiaiku, koya'akunuwa yatorou. Ge'ena ma dekuoka 'isilefoka konee, "Ma Jou wakinako to 'una 'awi nyawa. De 'o nyawa gee yongose 'ato 'ona yo'ahu de ma Jou, 'ona salingou yomaogoro yodiai 'o dorou."

Karo: Tapi palas si nteguh si nggo ipanteki Dibata labo terugur. I babo palas e lit tersurat, "Itandai Tuhan SikerajangenNa," bage pe, "Ise ngakuken maka ia sikerajangen Tuhan arus ItadingkenNa perbahanen-perbahanen si la payo."

Simalungun: Tapi totap do onjolan na humbani Naibata na toguh in, anjaha hata on ma surat ni lakni, “Itanda Tuhan in do halak, na Ia simadasi, anjaha barang ise na mandilo goran ni Tuhan in, maningon sirang ma ia humbani hajahaton.”

Toba: Alai na hot do haojahan na sian Debata. Hata on ma sahapna: "Ditanda Tuhan i do angka na di Ibana!" Dohot: "Sirang ma sian hageduhon nasa na mandok Goar ni Tuhan i!"

Dairi: Tapi oda ngo terdegger kalak i dangaan ntegguh si nibaing Dèbata. Tersurat ngo i babona, "Itandai Tuhan i ngo barang isè milikNa," dekket "Barang isè mendokken milik Tuhan ngo ia, kennah ulang nèngè ia merpengelako jahat."

Minangkabau: Tapi, dasar kokoh nan dibuwek dek Allah, indak dapek doh diguyahkan. Di atehnyo ado tatulih bakcando iko, "Tuhan tawu bana, siya urang-urang nan manjadi miliak-Nyo", "Urang nan mangatokan baraso inyo miliak Tuhan, urang tu musti baranti mangarajokan karajo nan salah".

Nias: Ba hiza, danedane saro nifazõkhi Lowalangi tebai nifaheu. Yaw̃ania no musura da'e, "No aboto ba dõdõ Zo'aya dana khõ-Nia andrõ", ba ba "Niha sanguma'õ wa tana khõ Zo'aya ia, lõ tola lõ ibõhõli wamazõkhi si lõ sõkhi".

Mentawai: Tápoi bongan sirióakenen Taikamanua geti, tá ipakakataí. Ai atusurat'aké ka uddutnia, sipasikukua kisé, "Iagai sia bakkatnia", samba, "Sia sipasikukua Tuhan lé sibakkat sia, buítá raariaké mugalai galajet sitaipasesese."

Lampung: Kidang dasar kuat sai disani ulih-Ni Allah mak dapok diguncangko. Di atasni tetulis inji, "Tuhan kenal jama jelma-jelma kedau-Ni", rik "Jelma sai cawa bahwa ia kedau-Ni Tuhan, jelma udi harus taru ngelakuko perbuatan sai salah".

Aceh: Teuma dasai nyang kông nyang ka geupeugét Allah hana hase jiyok-yok. Di ateueh nyan na teutuléh lagée nyoe, "Tuhan geuturi ureuëng-ureuëng nyang atra Gobnyan," dan "Ureuëng nyang jipeugah bahwa jihnyan milék Tuhan, ureuëng nyan meuseuti jipiôh jipeubuet nyang salah".

Mamasa: Sapo kombonganna to mangngorean sirapan batu lentong natanan Puang Allata'alla la ke'de' matoto'. Dio inde batu lentongnge dengan pangnguki' nakua: “Naissanan Puang Allata'alla benna petauanna,” anna “Benna-benna mekapuang lako Kristus la umpasikambela kalena kakadakean.”

Berik: Jengga Taterisi bunarsusfer aaiserem Uwa Sanbagirmana jei kanawa. Taterisi Uwa Sanbagirmana jei dutumiriti galserem, kekelna ane baabetabara. Ane Taterisi Uwa Sanbagirmana jep ga enggam baatultel: "Tuhan Jei tousa angtane Jelemana." ane "Angtane enggam aa jei gam gunurum, 'Aiba Tuhanmanam.', angtane jeiserem jei ga etam-etama kapkaiserem jewer ga jam gam tikwena."

Manggarai: Maik ligéng ata tena le Mori Keraéng hitu mberesn agu ho’oy capn: “Pecing le Morin céing ata ciri paéng Diha,” agu “Néténg ata siot caro ngasang de Mori poro oké koés pandé da’atn.”

Sabu: Tapulara ne kepue do rui do pejaddhe ri Deo ne adho ke do nara ta kerattu wari ri. Pa dhida No do bhuke mina hedhe, "Do tada ri Muri ne ddau-ddau do unu do oha ri No," jhe, "Ne ddau do lii ta no do unu ri Muri, ddau do napoanne do jhamma ke ta pengaha ngati tao ne wui ai-wui tao do hala."

Kupang: Ma dasar yang Tuhan Allah su bangun, sonde tagoyang. Di itu dasar, ada tulisan bilang, “Tuhan kanál Dia pung orang dong”, deng, “Orang yang sémba sang Tuhan Allah musti ondor jao dari yang jahat.” Itu dasar tu, andia Tuhan pung orang dong.

Abun: Sarewo Yefun Allah bi sukduno-i kem pe kadit ketke. Yetu yo nggiwa rus sukduno kwa wokgan yo wé dom nde. Yefun Allah bi sukduno-i tepsu nu bi pondasi gato ye ut mo bur ketke wa ye syut kwedi mó. Mo pondasi mo bur ne ye krom do, "Yefun Allah jam ye gato sok mo An bi rus-i." Ye krom o do, "Ye gato ki rer do, sangge an sok mo Yefun Allah bi rus-i yo, an kwet kadit sukibit mwa gato an ben suga nyim ne wé et."

Meyah: Erek koma tina, Allah oga ongga oufamofa bera ah rot ahais erek mamu ofoj eteb egens ongga eneineina gij jinaga guru. Noba Allah oga insa koma bera agot mar erek kef oida, "Allah ejginaga rot idu ongga ejerek efen rusnok fob." Noba mar egens enjgineg agot oida, "Idu ongga agot rot oida ofa oira jera Allah efen rusnok fob, beda ofa ekikif jeska efen mar ongga oska ojgomu."

Uma: Aga nau' wae, Lolita Alata'ala bate makono pai' ma'ala raparasaya. Lolita Alata'ala hewa parawatu to uma molengo. Hi rala Lolita Alata'ala te'uki' hewa toi: "Na'inca Pue' kahema-ra to napobagia," pai', "Hema–hema to mpo'uli' kaYesus-na Pue'-ra, kana mpobahakai gau'-ra to dada'a."

Yawa: Weramu anugano Amisye mamo mbambunin, raurata irati oramo manakokoe wemi mangkiki kakai. Maisyare Ayao Amisye mo ratoe mare: “Amisye po apa kawasae apaura maije mansaen dirive.” Muno ayao kaijinta mare: “Are pirati po raura pare opamo vatano Amisye apaura ai inta pije, syare po apa ana dave ngkakainoanive ransopi.”


NETBible: However, God’s solid foundation remains standing, bearing this seal: “The Lord knows those who are his,” and “Everyone who confesses the name of the Lord must turn away from evil.”

NASB: Nevertheless, the firm foundation of God stands, having this seal, "The Lord knows those who are His," and, "Everyone who names the name of the Lord is to abstain from wickedness."

HCSB: Nevertheless, God's solid foundation stands firm, having this inscription: The Lord knows those who are His, and Everyone who names the name of the Lord must turn away from unrighteousness.

LEB: However, the solid foundation of God stands firm, having this seal: "The Lord knows those who are his," and "Everyone who names the name of the Lord must abstain from unrighteousness.

NIV: Nevertheless, God’s solid foundation stands firm, sealed with this inscription: "The Lord knows those who are his," and, "Everyone who confesses the name of the Lord must turn away from wickedness."

ESV: But God's firm foundation stands, bearing this seal: "The Lord knows those who are his," and, "Let everyone who names the name of the Lord depart from iniquity."

NRSV: But God’s firm foundation stands, bearing this inscription: "The Lord knows those who are his," and, "Let everyone who calls on the name of the Lord turn away from wickedness."

REB: But God has laid a foundation-stone, and it stands firm, bearing this inscription: “The Lord knows his own” and “Everyone who takes the Lord's name upon his lips must forsake wickedness.”

NKJV: Nevertheless the solid foundation of God stands, having this seal: "The Lord knows those who are His," and, "Let everyone who names the name of Christ depart from iniquity."

KJV: Nevertheless the foundation of God standeth sure, having this seal, The Lord knoweth them that are his. And, Let every one that nameth the name of Christ depart from iniquity.

AMP: But the firm foundation of (laid by) God stands, sure {and} unshaken, bearing this seal (inscription): The Lord knows those who are His, and, Let everyone who names [himself by] the name of the Lord give up all iniquity {and} stand aloof from it.

NLT: But God’s truth stands firm like a foundation stone with this inscription: "The Lord knows those who are his," and "Those who claim they belong to the Lord must turn away from all wickedness."

GNB: But the solid foundation that God has laid cannot be shaken; and on it are written these words: “The Lord knows those who are his” and “Those who say that they belong to the Lord must turn away from wrongdoing.”

ERV: But God’s strong foundation never moves, and these words are written on it: “The Lord knows those who belong to him.” Also, these words are written there: “Everyone who says they believe in the Lord must stop doing wrong.”

EVD: But God’s strong foundation continues to be the same. These words are written on that foundation: “The Lord knows those people who belong to him.” Also, these words are written on that foundation: “Every person who says that he believes in the Lord must stop doing wrong.”

BBE: But God’s strong base is unchanging, having this sign, The Lord has knowledge of those who are his: and, Let everyone by whom the name of the Lord is named be turned away from evil.

MSG: Meanwhile, God's firm foundation is as firm as ever, these sentences engraved on the stones: GOD KNOWS WHO BELONGS TO HIM. SPURN EVIL, ALL YOU WHO NAME GOD AS GOD

Phillips NT: God's solid foundation still stands, however, with this double inscription: [The Lord knows those who belong to him], and [Let every true Christian have no dealings with evil].

DEIBLER: not to continue to believe in Christ. However, the congregations of God are strong [MET]. They are like a strong foundation on which is written: “The Lord knows the people who really belong to him,” and “Every person who calls Jesus [MTY] ‘Lord’ must stop doing wicked deeds”.

GULLAH: Bot fa sho, nottin ain gwine shake de scrong foundation dat God done mek. An de wod dem wa been write pon dat foundation say: “De Lawd know dem dat blongst ta um,” an “Ebrybody wa say e blongst ta de Lawd mus oughta stop fa do dem ting wa ain right.”

CEV: But the foundation that God has laid is solid. On it is written, "The Lord knows who his people are. So everyone who worships the Lord must turn away from evil."

CEVUK: But the foundation that God has laid is solid. On it is written, “The Lord knows who his people are. So everyone who worships the Lord must turn away from evil.”

GWV: In spite of all that, God’s people have a solid foundation. These words are engraved on it: "The Lord knows those who belong to him," and "Whoever worships the Lord must give up doing wrong."


NET [draft] ITL: However <3305>, God’s <2316> solid <4731> foundation <2310> remains standing <2476>, bearing <2192> this <3778> seal <4973>: “The Lord <2962> knows <1097> those who are <1510> his <846>,” and <2532> “Everyone <3956> who confesses <3687> the name <3686> of the Lord <2962> must turn away <868> from <575> evil <93>.”


  Share Facebook  |  Share Twitter

Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  2 Timotius 2 : 19 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran