Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [PHILLIPS]     [PL]  [PB] 
 <<  Matius 21 : 33 >> 

Phillips NT: "Now listen to another parable. There was once a man, a landowner, who planted a vineyard, fenced it round, dug out a hole for the winepress and built a watchtower. Then he let it out to farmworkers and went abroad.


AYT: "Dengarlah perumpamaan yang lain. Ada pemilik kebun yang menanami sebuah kebun anggur, dan memasang pagar di sekelilingnya, dan menggali tempat pemerasan anggur, dan mendirikan menara. Kemudian, ia menyewakan kebun anggurnya kepada beberapa petani, dan ia berangkat ke luar negeri.

TB: "Dengarkanlah suatu perumpamaan yang lain. Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar sekelilingnya. Ia menggali lobang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap lalu berangkat ke negeri lain.

TL: "Dengarlah suatu perumpamaan yang lain: Bahwa adalah seorang tuan rumah membuka kebun anggur, dipagarnya sekeliling, dan digalinya tempat apitan anggur, dan didirikannya suatu bangun-bangun, lalu disewakannya kebun itu kepada beberapa orang dusun, serta pergi ke negeri yang lain.

MILT: "Dengarkanlah perumpamaan yang lain: Ada seseorang, seorang majikan, yang mengusahakan kebun anggur dan memasang pagar di sekelilingnya dan menggali tempat memeras anggur di dalamnya dan mendirikan sebuah menara jaga. Dan dia menyewakannya kepada para penggarap, dan dia pergi.

Shellabear 2010: "Dengarkanlah juga ibarat lainnya. Ada seorang tuan yang membuat kebun anggur, lalu memagari sekelilingnya. Digalinya juga tempat untuk memeras anggur. Selain itu didirikannya pula menara jaga. Kemudian ia menyewakannya kepada para penggarap sementara ia sendiri pergi ke negeri lain.

KS (Revisi Shellabear 2011): "Dengarkanlah juga ibarat lainnya. Ada seorang tuan yang membuat kebun anggur, lalu memagari sekelilingnya. Digalinya juga tempat untuk memeras anggur. Selain itu didirikannya pula menara jaga. Kemudian ia menyewakannya kepada para penggarap sementara ia sendiri pergi ke negeri lain.

Shellabear 2000: “Dengarkanlah juga ibarat lainnya: Ada seorang tuan yang membuat kebun anggur. Ia memagari sekelilingnya. Digalinya juga tempat untuk memeras anggur. Selain itu didirikannya pula menara jaga. Kemudian ia menyewakannya kepada para penggarap sementara ia sendiri pergi ke negeri lain.

KSZI: &lsquo;Dengarlah satu ibarat lagi: Seorang tuan punya tanah memiliki ladang anggur. Dia memagar ladang itu, menggali lubang tempat memeras anggur, dan mendirikan menara tempat berkawal. Kemudian dia menyewakan ladang anggur itu kepada beberapa orang, lalu pergi ke luar negeri.

KSKK: Dengarlah sebuah contoh yang lain: Ada seorang tuan tanah membuka sebuah kebun anggur. Ia mendirikan pagar mengelilinginya, menggali lubang untuk membuat tempat pengirikan anggur, membangun sebuah menara jaga, lalu menyewakan kebun anggur itu kepada penggarap-penggarap, kemudian pergi ke sebuah negeri yang jauh.

WBTC Draft: "Dengarlah perumpamaan ini: Ada seorang yang mempunyai kebun anggur. Ia menanam anggur di kebun dan membuat pagar di sekelilingnya, dan menggali lubang tempat memeras anggur. Kemudian dia mendirikan menara pengawas serta menyewakan kebun anggurnya kepada petani-petani lalu bepergian.

VMD: “Dengarlah perumpamaan ini: Ada seorang yang mempunyai kebun anggur. Ia menanam anggur di kebun dan membuat pagar di sekelilingnya, dan menggali lubang tempat memeras anggur. Kemudian dia mendirikan menara pengawas serta menyewakan kebun anggurnya kepada petani-petani lalu bepergian.

AMD: “Dengarlah perumpamaan ini: Ada seseorang yang mempunyai kebun anggur. Orang itu membuat pagar di sekeliling kebunnya, menggali lubang tempat memeras anggur, dan mendirikan menara pengawas. Kemudian, setelah menyewakan kebun anggurnya itu kepada beberapa petani, orang itu berangkat untuk melakukan sebuah perjalanan."

TSI: “Dengarkanlah cerita yang lain ini: Adalah seorang pemilik tanah yang menyuruh hamba-hambanya membuat kebun anggur yang besar— lengkap dengan pagar di sekelilingnya. Lalu mereka menggali lubang sebagai tempat untuk memeras buah anggur, dan membangun pondok jaga yang tinggi— supaya penjaga bisa melihat kalau-kalau ada pencuri atau binatang yang mau masuk ke dalam kebun itu. Sesudah itu dia menyewakan kebun anggur itu kepada beberapa orang penggarap, lalu dia bersama para hambanya pergi ke negeri lain.

BIS: "Dengarkan perumpamaan yang satu ini lagi," kata Yesus. "Seorang tuan tanah menanami sebidang kebun anggur. Ia memasang pagar di sekelilingnya, dan menggali lubang untuk alat pemeras anggur, kemudian mendirikan menara jaga. Sesudah itu ia menyewakan kebun anggur itu kepada penggarap-penggarap, lalu berangkat ke negeri lain.

TMV: "Dengarlah sebuah perumpamaan lain," kata Yesus. "Seorang pemilik tanah mempunyai ladang anggur. Dia memasang pagar di sekelilingnya, menggali lubang tempat memeras buah anggur, dan mendirikan menara tempat berkawal. Kemudian dia menyewakan ladang anggur itu kepada beberapa orang, lalu dia berangkat ke negeri lain.

BSD: “Dengarkan cerita ini lagi,” kata Yesus. “Ada seorang laki-laki mempunyai kebun anggur. Ia memasang pagar di sekeliling kebun itu dan menggali lubang untuk alat pemeras anggur. Ia juga mendirikan menara jaga. Sesudah itu, ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap, lalu berangkat ke luar negeri. Apabila kebun itu sudah menghasilkan buah anggur, ia akan menerima bagiannya.

FAYH: "Coba dengarkan perumpamaan ini: Seorang pemilik tanah menanami tanahnya dengan pohon anggur dan menanam pagar di sekelilingnya. Ia menggali lubang untuk memeras anggur dan mendirikan rumah jaga untuk penjaga kebun. Lalu kebun itu disewakannya kepada beberapa penggarap atas dasar 'bagi hasil'. Kemudian pemilik kebun itu pergi dan tinggal di negeri lain.

ENDE: Dan dengarkanlah perumpamaan lain lagi: Ada seorang tuan rumah membuka sebidang kebun anggur. Ia memagarinja keliling dan menggali didalamnja tempat kempa dan membangunkan sebuah menara. Sesudah itu ia menjewakan kebun itu kepada beberapa petani, lalu berangkatlah ia keperasingan.

Shellabear 1912: "Maka dengarlah pula satu perumpamaan yang lain: Bahwa adalah seorang tuan yang membuat kebun anggur, dipagarnya keliling, dan digalinya disitu suatu tempat irikan anggur, serta didirikannya suatu bangun-bangunan, maka disewakannya kebun itu kepada beberapa peladang, dan ia pun berjalanlah kesebuah negeri yang lain.

Klinkert 1879: Dengarlah poela soeatoe peroepamaan jang lain: Adalah sa'orang toewan jang empoenja roemah telah diboewatnja kebon anggoer, diboeboehnja pagar koelilingnja dan digalinja tempat akan apitan anggoer dalamnja, dan diperboewatnja saboewah bangoen-bangoen, kemoedian disewakannja kebon itoe kapada orang kebon, laloe berdjalanlah ija kasaboewah negari jang djaoeh.

Klinkert 1863: Dengarlah satoe peroepamaan jang lain: {Maz 80:9; Yes 5:1; Yer 2:21; 12:10; Mar 12:1; Luk 20:9} Ada satoe Toewan jang ampoenja roemah, dia tanem satoe kebon-anggoer, dan berdiriken pager koelilingnja, dan menggali satoe tempat boewat peres anggoer didalemnja, dan dia bekin satoe goeboek, dan sewaken itoe sama orang tanem, lantas dia berangkat pergi kalain negari.

Melayu Baba: "Dngar lain satu perumpama'an: Ada satu tuan-rumah yang sudah tanam satu kbun anggor, dan pasang pagar kliling-nya, dan korek satu irekan anggor di situ, dan naikkan satu bangun-bangunan, dan sewakan itu kbun sama orang ladang, kmdian dia pergi lain negri.

Ambon Draft: Dengarlah satu perupa-ma; an jang lajin: Adalah satu tuwan rumah, jang menanam-lah satu tatanaman pohon-pohon anggawr, dan tarohlah satu pagar kuliling tatanaman itu, dan kardjakanlah satu tampat ramas anggawr dalam-nja dan perusahlah satu rumah kobon; dan kasi sewa itu pada awrang-awrang duson, lalu berangkatlah ija ka tanah jang lajin.

Keasberry: Dungarlah pula suatu purumpamaan yang lain: Maka adalah sa'orang kapala rumah yang tulah mumbuat kubon anggor, surta dibubohnya pagar dikulilingnya itu, maka dipurbuatkannya suatu apetan anggor dalamnya, dan dibangunkannya suatu munara, kumdian diborongkannya kubon itu kapada orang ladang, maka tuan itupun purgilah kapada sabuah nugri yang jahu:

Leydekker Draft: Dengarlah sawatu per`upama`an lajin. 'Adalah sa`awrang Tuwan jang 'ampunja rumah, jang sudah menanam sawatu tanaman pohon 'angawr dan sudah menaroh sawatu pagar kuliling dija, dan sudah memahat sawatu 'apitan 'angawr dalamnja, dan sudah per`usah sawatu manarah, dan sudah sejwakan dija 'itu pada 'awrang duson, lalu ber`angkat kaluwar katanah lajin.

AVB: Dengarlah satu ibarat lagi: Seorang tuan tanah menanam sebuah ladang anggur. Dia memasang pagar sekeliling ladangnya, menggali lubang tempat memeras anggur, dan membina menara tempat berkawal. Kemudian dia menyewakan ladang anggur itu kepada beberapa orang, lalu pergi ke negeri lain.


TB ITL: "Dengarkanlah <191> suatu perumpamaan <3850> yang lain <243>. Adalah seorang <444> tuan <3617> tanah membuka <5452> kebun anggur <290> dan <2532> menanam pagar <5418> sekelilingnya. Ia menggali lobang <3736> tempat memeras anggur <3025> dan <2532> mendirikan <3618> menara jaga <4444> di dalam kebun itu. Kemudian ia menyewakan <1554> kebun itu kepada penggarap-penggarap <1092> lalu berangkat ke negeri lain <589>. [<1510> <3748> <846> <4060> <2532> <1722> <846> <2532> <846> <2532>]


Jawa: “Padha ngrungokna pasemon liyane. Ana sawijining wong kang gawe pakebonan anggur, dipageri mubeng, sarta digawekake jogangan papan pameresan apamaneh panggung pajagan. Pakebonan mau banjur disewakake marang wong, tumuli mangkat lelungan menyang ing nagara liya.

Jawa 2006: "Kowé padha ngrungokna pasemon liyané. Ana sawijining bendara kang nanduri kebon-angguré lan masang pager ngubengi kebon-anggur iku sarta ngedhuk jugangan pamipitan anggur sajroné pakebonan anggur iku, apadéné mbangun panggung pajagan, banjur nyéwakaké keboné marang tani-tani kang nggarap séwan, tumuli lelungan menyang nagara liya.

Jawa 1994: Gusti Yésus ngandika: "Padha rungokna pasemon iki. Ana wong sugih duwé kebon anggur. Kebon mau dipageri mubeng lan digawèkaké panggonan kanggo meres woh anggur; semono uga digawèkaké gubug dhuwur kanggo jaga. Sawisé kuwi kebon anggur mau diséwakaké marang wong sawetara. Déné wong sugih mau nuli lunga menyang manca negara.

Jawa-Suriname: Gusti Yésus ngomong: “Pada dirungokké piwulang iki. Enèng wong sugih nduwé kebon dreif. Keboné dipageri mubeng lan digawèkké panggonan kanggo meres dreifé. Wongé uga ngedekké gubuk duwur kanggo njaga. Sakwisé kuwi keboné terus diséwakké marang wong-wong liyané. Wongé déwé terus lunga nang liya negara.

Sunda: "Aya deui misil. Aya tuan tanah muka kebon anggur, sakurilingna dipager, nyieun bak pameresanana jeung munara jaga. Tuluy disewakeun sina digarap ku nu sejen, ari manehna terus nyaba.

Sunda Formal: “Aya deui misil sejen, kieu: Aya tuan tanah muka kebon anggur anu sakurilingna dipager; jaba ti eta, manehna oge nyieunkeun bak pikeun pameresanana jeung nyieun ranggon paranti jaga. Geus kitu, kebonna disewakeun, sina digararap ku nu sejen; ari manehna mah, kencling nyaba ka nagri sejen.

Madura: "Mara edhingngagi keya parompama’an se settong reya," dhabuna Isa. "Badha settong towan tana se namen anggur e kebbunna. Kebbunna anggurra jareya epagari e sakalenglengnga; oreng jareya ngale lobang egabaya pamerressanna anggurra, sarta agabay manara panjaga’an. Saellana jareya kebbun anggurra epasewa ka reng-oreng se agarap, ban oreng jareya laju mangkat ka nagara manca.

Bauzi: Labi Yesus im lada lam vameadume neàdi Aho ame Yahudi dam busaoda laba im meida nim neo nehame vi vahokeda. “Eho etei uba totobet fi koadalo modem im nim uho mahate aime vi ozodale. Dat utoho deda nibe am tat vueheba laba am na meedam dam gagome anggur neb zi deddume neàdi esu. Labi neo am na meedam dam laba neha, ‘Um laha em anggur dee nim ke vou vahe lame fi bovai esule. Labi afoezobe ame anggur oo amdehezobe vaheme meit duzu uname vaksa futom bake ozome ke baana nabime ve fa ahit feme bumatali esule. Labi neo damat em anggur dee aa li vam bake azi nom vou aasdam num kilana laha mome duzule,’ lahame gagu olu ame baket ab modeham. Labi modeme neàdi anggur deda labe bak mei bake lalo modemu dam na debe soali modeme vahem dam zoho laba gago, ‘Uho em anggur dee nim teohet vou aasdume amdehezobe modeme vahedam di zoho uho va. Zoho eba naedate vahedume esu. Labihadale,’ lahame it gagu esmozi bak bohu bake ab laham.

Bali: “Ne mangkin pirengangja pangande sane tiosan, inggih puniki: Wenten anak agung madue pabianan anggur. Abiane punika kapagehin makaileh. Samaliha kakaryanang genah buat meres anggur. Tur ida ngwangun kubu, genah mondokin abiane punika. Sasampune sami pada puput, raris abian idane punika kapatanduang ring parapanandu saking desane irika. Ida raris lunga nura desa.

Ngaju: "Hining paribasa ije toh tinai," koan Yesus. "Ije biti oloh tuan tanah, mimbul anggor huang kabon anggore. Kaliling kabon te ingarambange, tuntang mangali rumbak eka mahamis bua anggor, limbah te mampendeng manara panjaga. Limbah te ie mampasewa kabon anggor te akan tukang panggarap palus haguet akan daerah beken.

Sasak: "Pade dengahang malik perumpamean saq sopoq niki," manik Deside Isa. "Araq sopoq majikan bedowẽ kebon dait talet anggur lẽq kebon nike. Ie miaq lambah lẽq sekelining kebon nike, dait kaliq longkak jari taoqne peres anggur, terus ie penganjeng menare taoq dengan bejage. Sesampun nike sẽweangne kebon nike lẽq penyakap-penyakap, beterus ie berangkat ojok negeri negeri lain.

Bugis: Nakkeda Yésus, "Engkalingai iyaé pakkalarapangeng séddiéppa. Engka séddi punna tana tanengiwi séuwaé dare’ anggoro. Nasappoi mattulili, sibawa kalinna kalebbong untu’ napparaki anggoro, nainappa napatettongeng langkiyang anganrowangeng. Purairo nappasséwanni iyaro dare’ anggoro’é lao risining pajjamana, nainappa lao ri wanuwa laingngé.

Makasar: Nakanamo pole Isa, "Pilangngerimi pole anne se’rea pangngebarang. Nia’ se’re tau ero’ allamungi kokonna anggoro’. Napangngalakkimi attammulili kokonna. Nampa appare’ kali’bong eroka napake ammacco’ je’ne’ anggoro’. Appare’ tommi balla’-balla’ jaga tinggia. Le’baki anjo napappitesangammi anjo koko anggoro’na mae ri siapa are pajama koko. Nampa a’lampa ri se’reang pa’rasangang maraeng.

Toraja: Perangiimi tu pa’pasusian senga’ misa’: Den misa’ to makaka mantanan anggoro’, narompoi tiku lao, nabo’bokki tu pa’parran anggoro’, sia napabendan tu barung malangka’ misa’, napa’petesananni lako to ma’tesan, nake’de’ lako tondok senga’.

Duri: Mpatarruh omi kadan-Na Puang Isa nakuanni tuu lako kapala imang sola pekaamberan to-Yahudi, "Denpa tee pangpasusian la mipesa'dingngi. Den mesa' ampu bara'bah ntananni anggoro' bara'bahna. Narompoi mengguririkkina, nakali kalo'bong pangparran anggoro', nakabua' too korang la dinii mangngampa. Mangkai joo, napangpenduluanmi joo bara'bah anggoro' lako ba'tu pira-pira tomendulu, namale lako tondok laen.

Gorontalo: Ti Isa loloiya poli odiye, ”Wawu dungohi limongoli olo lumade wuwewo odiye: Woluwo ti tuwani ngota lomuo mao ilengi wawu lopomulo mao lo angguru teto lapatao bilalaliyo mao papalita. Tiyo lohutu mao huwanga tuwawu to huta pommitodeliyo angguru wawu lohutu mao monara tuwawu olo poddahaliyo ilengi boyito. Tiyo ma loikaraja mao ilengi boyito to ta hipokkarajawa ilengi wawu hasililiyo motayadu, lapatao tiyo lonao ode lipu wuwewo.

Gorontalo 2006: "Dungohi mao̒ pohumaya u tuwau botie poli," tahuda li Isa. "Ngotaalio taa ohuu̒wo lohuta lomulo ilengi lo angguru ngopita. Tio lohutu bala topalitio, wau longau̒de huango ode pakaakasi pomitodelo angguru, lapatao̒ malomongu monala podahaalo. Lapatao̒ uito pilopo seuwalio ilengi boito to tahi pokalajawa ilengi, tulusi tio lonao̒ odelipu wewo.

Balantak: Taeni Yesus, “Porongor soosoodo a sa'angu' timbaani' kani'imari. Isian sa'angu' mian montombonoi tano' ka' tano'na iya'a ia asoki anggur. Ia nambalamo tiku-tikumna, ka' nengkeke bolo' bo pimiisan anggur, ka' nangawawau sa'up bo badagaian ale' iya'a. Kasi ia nantamboikon ale'na anggur iya'a na papalimang, ka' nomae' na lipu' sambana.

Bambam: Mane umpalao oi mesa pehapangam Puang Yesus naua: "Deem mesa tau muampuam sangngenam litä' lo'bä. Pissam wattu natanannim anggur anna nabalai lao pali'. Puhai, umbo'bä'um pallullusam anggur mane umpake'de'i lempo batu la naongei to mangngampana. Puha asanni, iya napa'petesangammi anna mane le'ba' lako botto mambela.

Kaili Da'a: Pade nanguli wo'umo Yesus ka ira, "Epe wo'umo porapa ntanina iwe'i: Naria samba'a pue ntinalu to nombatuja anggur ri tinaluna. Niwala ntikuna tinalu etu pade nikaena lowu peto'o parewa rapompea wua anggur. Pade nipowiana sou panggatono tinalu etu. Naopu etu nipajana tinalu etu ka bara sakuya mba'a topokarajaa, pade nalaumo i'a mpaka ri ngata ntanina.

Mongondow: "Indongogaidon im porumpama'an ibanea tana'a," guman i Yesus. "Oyúon tobatú ki togi butá, sia nononggobá kong gobá in anggur bo ilibunya sinondok ing gobá tatua. Sia nongali doman kom bubú tampat pomomugutan kom bungai in anggur, bo noposindong doman in ḷangkeang poḷoḷukadan kom pinomuḷa tatua. Onda intua gobá tatua pinotomoyoknya kom mototomoyok bo sia minayak in lipú ibanea.

Aralle: Napatahhi' bumi tula'na Puang Yesus naoatee, "Pehingngii boia' inde pohapangang ang senga': Aha mesa to pobela' ang umpapia bela' angkoro'. Nahala lipu', napapiaing bombeng ang la napampihsä'i angkoro' anna umpake'de' pa'hondaang malängkä'. Puhaitoo napopetesammi yato bela'na pano di sangngaka-sangngaka to pantesang, mane le'ba'i pano di bohto senga'.

Napu: Napaliliu Yesu lolitana i tadulako agama Yahudi, Nauli: "Pehadingi wori ngkora pandiri ide. Ara hadua ampu bonde au motudai bondena hai anggoro. Ampu bonde iti mokadipura bondena bona rawala mantoleli. Nababehi worimi popiengaa anggoro hai bambaru pokampaia. Roo indo, nasarohe bahangkia tauna mokampai, hai laomi modaga i tampo au karao.

Sangir: "Pěmpẹ̌daringihẹ̌ko l᷊ai papinintu sěmbaụ ini," angkuěng i Yesus. "Nạung kai piạ sěngkatau taghuang ěntana nẹ̌suangkeng anggorẹ̌ su waelẹ̌. Baele nitěndakenge pinakal᷊ikụ, mase němangka l᷊ohange waug'u pěmaměhaěng u anggorẹ̌, mase napararisịu měnara pěndariagateng. Bọu ene i sie nakitamangu sasuange anggorẹ̌ e su manga měmamunarane, mase namundal᷊ẹ̌ sol᷊ong banua wal᷊ine.

Taa: Wali i Yesu manganto’oka wo’u sira, to’oNya, “Padongeka wo’u rapa to si’i. Rapanya re’e samba’a tau to mangika nawu danapampomuya anggur. Ojo karoonya ia mangika nawu etu ia mampomuya anggur panewa roo see ia mangampampa yau nawu etu. Ojo karoonya ia mangampampa ia mangkeke wo’u wayau daraika tampa danapangalombu-lombu anggur etu see masuwu uenya. Panewa roo see ia mangawangu toal mangika tampa darapangajagai nawu etu. Wali ojo karoonya ia mangika palaong to etu ia mangawaika sawei mba’a tau damampasilonga nawu etu. Ia manganto’oka tau etu sira darawaika ntanapanya, etu semo sira darawaika santilaja yako ri wuanya, panewa kaborosinya wua nu anggur etu ia semo puenya. Wali roo see tau pue nawu etu ia mayoko dayau njo’u longko.

Rote: Boema Yesus nafa'das nae, "Mamanene seluk nakandandaak esa ia bai, dae lamatuak esa, ana sele osi angol esa. Ana pa'a feon, ma ana kali na bolok esa fo ala ka'bi ango la, oe na leo dalek neu, mate'e na, ana tao na lopo naneak esa. Basa ndia boema, ana fe osi angol ndia neu hataholi mana'a ngga'di nala seban, de ana la'o leo nusa fe'ek neu.

Galela: O Yesus wotemo kali o Yahudi manga roririka, "Niise o ade-ade moili manena. Kanaga o nyawa moi awi anggur raki wosidato de ma batino o pagari wosigilolika. Qabolo de una waaka o anggur ma dedeho. Kagena lo o falagaku ikukuruye moi wosigoko idadi o doro ma jojaga ma riho. Qabolo qangoduka, de o anggur ma raki magena wosisewaka o nyawa yamuruo naga yamomanaraka, kagena de una womajoboka o doku ma somoaka.

Yali, Angguruk: "Wene eke indit toho hiyag hisaminon fahet holeg lamok. Ap misihen anggur yabuk eke witisireg elehet walinggoho kilaptisi. Ahaluwe pete roho kilaptuk ambeg ulug kinang fo roho habuli ferisireg yabuk foroho ahun fahet e pila ribik laharisi. Pila ribik laharisireg yabuk aru foroho lamuhup ulug ap hiyag isarisireg o winama larisi.

Tabaru: 'O Yesus wongose, "Niosigisene 'o 'ade-'ade moioli ne'ena. 'O tonaka ma dutu wimoi wi 'anggur wotuduku 'o dae moi, de wahisa wosikilolitoka. Ge'enaka de 'o sukono wodiai ma ngale ma 'anggur yode-deteo, de mita 'o woa 'ikuru-kurutie woditiai ma bairi ma dodaka la ge'enaka yojaga. 'Asa de 'o 'anggur ma betuoka ge'ena wakisewa yoma-manaramika yojaga, de 'una wotagiokau 'o daeraa 'ireguka.

Karo: Nina Jesus, "Begiken lah perumpaman enda. Lit sekalak si nuan anggur i bas jumana Jenari ibidena kelewet. Ikurukna lubang ingan merehi buah anggur janah ipajekkenna sada menara ingan erjaga. Kenca bage isewakenna kebun e man kalak si newa, Jenari lawes ia ku negeri si deban.

Simalungun: “Bogei nasiam ma sada limbaga na legan. Adong ma sada tuan na bayak, na mamungkah sada pohon anggur. Ihondor ma ai, inggot, ihurak ma pangilangan ni anggur ibagas, anjaha ipauli ma sada manara. Ipasewahon ma pohon ai hubani piga-piga parjuma-juma, dob ai laho ma ia hu nagori na legan.

Toba: Bege hamu ma sada umpana na asing: Adong ma sahalak na mora, na mamungka porlak anggurna, dihandangi, dihali ma pangilangan di bagasan, dipauli ma gudangna, dipasahat ma tu angka pangula, dung i marhutasada ma ibana.

Dairi: "Dengkohken mo codiin èn," nina Jesus. "Lot mo sada kalak sidasa pekken anggur. Ipagar ngo pekkenna i kuliling. Janah ibahan bekkas lako memerroh anggur idi. Ipekadè pantar bekkas merjaga. Nai ibellah pinangken mo pekken anggur idi bai ndèba, janah laus mo ia kiladang.

Minangkabau: Isa Almasih bakato pulo, "Dangakanlah ciyek lai parumpamoan nan ka Ambo curitokan ko. Ado surang tuan tanah nan mananami satumpak parak anggur. Inyo mambuwek paga di sakuliliang parak tu, sarato manggali lubang untuak tampaik marameh buwah anggur, kudian mambuwek gulang-gulang untuak tampaik urang manjago, sudah tu inyo pasaduwokanlah parak tu kabake urang, sudah tu inyo bajalan payi marantau.

Nias: Imane Yesu, "Mifondrondrongo gamaedola si sambua andre. So samõsa niha sokhõ tanõ sebolo, so gõi khõnia sagõrõ kabu nagu. Ifasui õli kabu andrõ, ikhao danõ nahia wamera'õ agu, ba ifazõkhi nose zanaro. Me no aefa da'õ, ibe'e niwawalõ kabu andrõ khõnia ba niha sangahalõ ba kabu nagu, ba ilau mofanõ ba mbanua bõ'õ.

Mentawai: Iageti kuanangan ka matadda Jesus, "Arep'aké kam mitsá kutiboi ka matamui sara pasikat néné. Ai sara si tuan oniakenen sibakkat laggai; ai aiuremi sangamata monen anggur. Kekrenangan nia pat bokkó. Ugguknangan kudduat pametsunan suat anggur, samba rióakénangan kudduat pujagoat. Lepá sewaakénangan nia ka tubudda sipumomone, iageti tuinangan leú et ka laggai bagei.

Lampung: "Dengiko perumpamaan sai inji lagi," ani Isa. "Sai tuan tanoh nanomi sebidang kebun anggor. Ia masang kuta di sekelilingni, rik ngegali lubang untuk alat pemeras anggor, raduni nyani menara jaga. Radu jak seno ia nyiwako kebun anggor udi jama penggarap-penggarap, raduni berangkat mik negeri bareh.

Aceh: "Deungoe kheueh miseue nyang saboh trek nyoe," kheun Isa "Na sidroe ureuëng po tanoh jimeulampôh bak saboh sagoe tanoh gobnyan deungon jipula bak anggô. Laju jipageue ban silingka lampôh nyan, dan jikueh teuma uruek keu teumpat prah ié anggô, óh lheueh nyan jipeudong teuma meunara teumpat meujaga. Óh lheueh nyan laju jipeusiwa lampôh anggô nyan ubak ureuëng nyang keureuja bak lampôh gobnyan nyan, dan gobnyan laju jijak u nanggroe laén.

Mamasa: Untetteran pole omi mesa tandengan Puang Yesus nakua: “Perangngi poleia' mesa tandengan. Dengan mesa tau ummampui kalua' litak. Pissan attu umpadadi bela' anna untanan anggur anna mane balai tiku lao. Mangkai, umbo'bokmi batu pallullusan anggur anna mane umpake'de' lempo batu la nangei to mangngampana. Mangka asanni, napa'petesanammi anna mane mengkalao lako tondok mambela.

Berik: Yesus gamjon ga balbabili, "Seisya taterisi nafsi sa sarbi! Angtane ona jam jemanserem jei angguru makanap tonola. Jei angguru jama tonolaram jamer taban, makana jeiserem ga isinbaasnenne ton pagarem. Jeiserem taban, jei gamjon o mwona ga terbili, galap anggur tanna jep gam jubobinenef enggalfe fo angguru gam eyebaabif. Taban, jei jena ga eyebili makanabe enggalfe jei makana jewer gam gerabaasnenefe. Jepga jei angtane anggur tonol tousaiserem enggam ga balbabili, 'Ai as sofwa negeri nafsiserem jewer, negeri jeiserem ai jebe abakef as nwini. Ai abakfer jewer ajebar nwinirim, aamei samfer anggur makana amna nomkef isa armantana, angguru jep ga isa tonola, ane jem igiserem afwer galap ap ga as isa kitulbono.' Ane jena ga sofwa negeri nafsiserem jewer, negeri jeiserem bijaususu.

Manggarai: “Séngét koé ca rapang pali bana: Manga cengata mori tana, duat uma anggory agu pandé kena léok main. Hia caké lewo, te kerak anggor agu hesé ténda éta te lami uma hitu. Poli hitu hia téing célong agu isét duat liha uma hitu, poli hitu hia ngo oné tana banay.

Sabu: Ta lii ke Yesus, "Dhanno we ne lipehakku do nadhe ri. Heddau mone rai, ta jhagga ke no kewue dhoka ago. Ta alla pemina harre ta petito ke ri no hewue leo jaga. Ta alla pemina harre ta pekehewe ke ri no pa ddau, jhe pekaddhi no la rai do hewala.

Kupang: Ais itu, Yesus carita satu umpama lai bilang, “Ada satu tuan tana yang pi buka kabón baru, ko mau tanam pohon anggor di dia pung tana sapoꞌong. Ais dia bekin pagar kuliling. Deng dia bekin bak ko mau parés bua anggor pung aer. Ju dia kasi badiri satu tampa jaga yang tinggi. Ais dia kasi sewa itu kabón pi tukang garap, ko dong karjá bagi hasil deng dia. Tarús dia barangkat pi luar negrí.

Abun: Yefun Yesus gwat sukamno dik yo o. An ki nai yekwesú mo Yefun Allah bi nu si ye Yahudi bi yepasye do, "Nin jammo sukamno dik yo o gare et. Wam dik yo, yenggras ge dik yo bi bur det. Mone yenggras ne jan bi nggwe anggur, an gat ros wairi wa, ete an po bur wak wa yé jomuk anggur bo mó. Orete an nggo nu gwes kok wa yé ti mó subere yé mewa nggwe ne. Suk mwa ne fro, orete yenggras syogat yetu ge bok yo mewa nggwe ne. An ki nai yé bok ne do, 'Anggur ré do bo it yo, nin wat i-we, napyo wa ji, napyo wa nin.' Orete yenggras mu mo nat yi kadit.

Meyah: Beda Yesus agot gu rusnok insa koma deika oida, "Iwa ig rot mar ongga orocunc erek kef fog: Osnok egens erefa anggur efej gij efen mekeni egens. Beda ofa otunggom mejga mamu rejrej efen mekeni koma. Noba ofa eji mebi efesi jeskaseda esin keingg anggur efek insa koma gij mebi efesi fogora eita efei jeska. Beda ofa tein ei mod egens ongga aksa jeskaseda eyajga joug efen mekeni insa koma. Koma oisa fob, beda ofa aha mekeni koma gu rusnok enjgineg jeskaseda riker joug ofa efen mekeni. Beda ofa ecira gu monuh ongga angh yes jeska.

Uma: Na'uli' wo'o-mi Yesus mpo'uli'-raka pangkeni agama Yahudi: "Epe wo'o-koi lolita rapa' tohe'i. Ria hadua pue' bonea mpohu'ai bonea-na hante anggur. Nawala ntololikia-na, nababehi pompeaa' anggur, pai' natunya' wo'o pongko pompodooa. Oti toe, napewai' bonea-na rapobago hi ba hangkuja dua tauna, pai' hilou-imi hi ngata to molaa.

Yawa: Umba Yesus po raura akananto akarije umawe mai pare, “Wadanide, Syo ananeneae kaijinta raura so: Akarijo apave kopa rai inta po nawaisye rayare, umba po anggurije ranyum no rai. Umba po yane rayano rakiani, muno po ateme rawae indamu po rave anggurije mane rakugan asyo ama uga rai. Muno po randume ranari no nawaisye ama uga indamu vatano po nawaisye ramane no rai. Umba po vatane inta mawainde indamu wo apa nawaisye raeranande, pare po mane ratodijo mai—wo inta raugav, wepo inta raugav. Umba pusyo poroto no munijo maran.


NETBible: “Listen to another parable: There was a landowner who planted a vineyard. He put a fence around it, dug a pit for its winepress, and built a watchtower. Then he leased it to tenant farmers and went on a journey.

NASB: "Listen to another parable. There was a landowner who PLANTED A VINEYARD AND PUT A WALL AROUND IT AND DUG A WINE PRESS IN IT, AND BUILT A TOWER, and rented it out to vine-growers and went on a journey.

HCSB: "Listen to another parable: There was a man, a landowner, who planted a vineyard, put a fence around it, dug a winepress in it, and built a watchtower. He leased it to tenant farmers and went away.

LEB: "Listen to another parable: There was a man—a master of a house—who planted a vineyard, and put a fence [around] it, and dug a winepress in it, and built a watchtower, and leased it to tenant farmers, and went on a journey.

NIV: "Listen to another parable: There was a landowner who planted a vineyard. He put a wall around it, dug a winepress in it and built a watchtower. Then he rented the vineyard to some farmers and went away on a journey.

ESV: "Hear another parable. There was a master of a house who planted a vineyard and put a fence around it and dug a winepress in it and built a tower and leased it to tenants, and went into another country.

NRSV: "Listen to another parable. There was a landowner who planted a vineyard, put a fence around it, dug a wine press in it, and built a watchtower. Then he leased it to tenants and went to another country.

REB: “Listen to another parable. There was a landowner who planted a vineyard: he put a wall round it, hewed out a winepress, and built a watch-tower; then he let it out to vine-growers and went abroad.

NKJV: "Hear another parable: There was a certain landowner who planted a vineyard and set a hedge around it, dug a winepress in it and built a tower. And he leased it to vinedressers and went into a far country.

KJV: Hear another parable: There was a certain householder, which planted a vineyard, and hedged it round about, and digged a winepress in it, and built a tower, and let it out to husbandmen, and went into a far country:

AMP: Listen to another parable: There was a master of a house who planted a vineyard and put a hedge around it and dug a wine vat in it and built a watchtower. Then he let it out [for rent] to tenants and went into another country.

NLT: "Now listen to this story. A certain landowner planted a vineyard, built a wall around it, dug a pit for pressing out the grape juice, and built a lookout tower. Then he leased the vineyard to tenant farmers and moved to another country.

GNB: “Listen to another parable,” Jesus said. “There was once a landowner who planted a vineyard, put a fence around it, dug a hole for the wine press, and built a watchtower. Then he rented the vineyard to tenants and left home on a trip.

ERV: “Listen to this story: There was a man who owned a vineyard. He put a wall around the field and dug a hole for a winepress. Then he built a tower. He leased the land to some farmers and then left on a trip.

EVD: “Listen to this story: There was a man that owned a vineyard. He put a wall around the field and dug a hole for a wine press. Then the man built a tower. He leased the land to some farmers. Then he left for a trip.

BBE: Give ear to another story. A master of a house made a vine garden, and put a wall round it, and made a place for crushing out the wine, and made a tower, and let it out to field-workers, and went into another country.

MSG: "Here's another story. Listen closely. There was once a man, a wealthy farmer, who planted a vineyard. He fenced it, dug a winepress, put up a watchtower, then turned it over to the farmhands and went off on a trip.

DEIBLER: “Listen to another parable that I will tell you. There was a landowner who planted a vineyard. He built a fence around it. He dug a hole in the ground inside the fence. He placed in the hole a stone tank to collect the juice that would be pressed out of the grapes. He also built a tower inside that fence that someone would sit in to guard that vineyard. . He arranged for some mento care for the vineyard and to give him some of the grapes in return. Then he went away to another country.

GULLAH: Jedus tell um say, “Listen yah ta dis oda paable. One man wa got a faam, e plant a heapa grapewine. E mek a wall roun de grapewine fiel, an e mek a place fa mash op de grape dem fa mek wine. An e build a place pontop de stone wall fa people fa keep gyaad oba de gyaaden. Den e rent de faam wid de grapewine ta some faama dem fa tek cyah ob de gyaaden. Den dat man gone way ta noda country.

CEV: Jesus told the chief priests and leaders to listen to this story: A land owner once planted a vineyard. He built a wall around it and dug a pit to crush the grapes in. He also built a lookout tower. Then he rented out his vineyard and left the country.

CEVUK: Jesus told the chief priests and leaders to listen to this story: A land owner once planted a vineyard. He built a wall around it and dug a pit to crush the grapes in. He also built a lookout tower. Then he let his vineyard and left the country.

GWV: "Listen to another illustration. A landowner planted a vineyard. He put a wall around it, made a winepress, and built a watchtower. Then he leased it to vineyard workers and went on a trip.


NET [draft] ITL: “Listen <191> to another <243> parable <3850>: There <444> was <1510> a landowner <3617> who <3748> planted <5452> a vineyard <290>. He <2532> put <4060> a fence around <5418> it <846>, dug <3736> a pit for its winepress <3025>, and <2532> built <3618> a watchtower <4444>. Then <2532> he leased <1554> it <846> to tenant farmers <1092> and <2532> went on a journey <589>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Matius 21 : 33 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran