Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [MANGGARAI]     [PL]  [PB] 
 <<  Wahyu 11 : 13 >> 

Manggarai: Og kali kéngkungn nupung mésé. Béndar hitu rencoy pati laing cepulu, pitu sebud ata mata ali nupung hitu. Sanggéd taung ata bana rantang da’ats, itug kali bong agu naring Mori Keraéng hitut éta Surga.


AYT: Dan, pada saat itu, terjadilah gempa bumi yang dahsyat sehingga sepersepuluh kota itu runtuh; dan tujuh ribu orang mati karena gempa bumi itu, dan yang tidak mati menjadi sangat takut, lalu memuliakan Allah yang di surga.

TB: Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan sepersepuluh bagian dari kota itu rubuh, dan tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi itu dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga.

TL: Pada ketika itu juga jadilah gempa bumi yang besar, sehingga robohlah sepersepuluh negeri itu; maka matilah di dalam gempa bumi itu tujuh ribu orang, dan yang tinggal lagi itu ketakutanlah sambil memuliakan Allah yang di surga.

MILT: Dan pada jam itu, terjadilah suatu gempa yang dahsyat dan sepersepuluh dari kota itu roboh, dan dalam gempa itu terbunuh tujuh ribu nama manusia. Dan yang selebihnya menjadi takut, dan mereka memberikan kemuliaan kepada Allah (Elohim - 2316) surga.

Shellabear 2010: Saat itu juga terjadi gempa bumi yang sangat dahsyat. Sepersepuluh kota itu roboh dan tujuh ribu orang mati oleh gempa itu. Orang-orang lainnya sangat ketakutan lalu memuliakan Allah di surga.

KS (Revisi Shellabear 2011): Saat itu juga terjadi gempa bumi yang sangat dahsyat. Sepersepuluh kota itu roboh dan tujuh ribu orang mati oleh gempa itu. Orang-orang lainnya sangat ketakutan lalu memuliakan Allah di surga.

Shellabear 2000: Saat itu juga terjadi gempa bumi yang sangat dahsyat. Sepersepuluh kota itu roboh dan tujuh ribu orang mati oleh gempa itu. Orang-orang lainnya sangat ketakutan lalu memuliakan Allah di surga.

KSZI: Pada ketika itu berlakulah gempa bumi yang dahsyat, memusnahkan sepersepuluh kota itu. Tujuh ribu orang terbunuh dalam gempa itu. Mereka yang masih hidup sungguh takut lalu memuliakan Allah yang berada di syurga.

KSKK: Pada saat itu, terjadi suatu gempa bumi yang memusnahkan sepersepuluh dari kota dan menelan tujuh ribu kurban. Sisanya diliputi ketakutan, dan memuliakan Allah di surga.

WBTC Draft: Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang kuat. Sepersepuluh bagian kota itu binasa, dan 7.000 orang mati karena gempa bumi itu. Mereka yang tidak mati sangat takut. Mereka memuliakan Allah yang di surga.

VMD: Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang kuat. Sepersepuluh bagian kota itu binasa, dan 7.000 orang mati karena gempa bumi itu. Mereka yang tidak mati sangat takut. Mereka memuliakan Allah yang di surga.

AMD: Pada saat yang sama, terjadilah gempa bumi dahsyat, yang menghancurkan sepersepuluh bagian kota itu. Tujuh ribu orang mati karena gempa bumi itu, sedangkan mereka yang selamat menjadi ketakutan dan memuliakan Allah di surga.

TSI: Maka pada waktu itu akan terjadi gempa bumi yang hebat. Gempa itu menghancurkan sepersepuluh dari kota Yerusalem dan tujuh ribu orang akan mati. Semua orang yang tidak mati akan sangat ketakutan dan berkata satu sama yang lain, “Memang Allah yang memerintah dari surga sangat berkuasa!”

BIS: Maka pada waktu itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat. Sepersepuluh bagian dari kota itu hancur, dan tujuh ribu orang tewas oleh karena gempa bumi itu. Orang-orang lainnya menjadi takut sekali, lalu mereka memuji kebesaran Allah di surga.

TMV: Tepat pada masa itu berlakulah gempa bumi yang dahsyat. Satu persepuluh kota itu musnah dan tujuh ribu orang terbunuh kerana gempa itu. Orang yang selebihnya ketakutan, lalu mereka memuji keagungan Allah di syurga.

BSD: Pada waktu itu juga terjadilah gempa bumi yang hebat. Gempa bumi ini menghancurkan sepersepuluh bagian dari kota itu, dan membunuh tujuh ribu orang. Orang-orang lainnya menjadi takut sekali dan memuji kebesaran Allah di sorga.

FAYH: Pada saat itu juga akan terjadi gempa bumi yang dahsyat, sehingga sepersepuluh kota menjadi rata dengan bumi dan 7.000 orang mati. Karena ketakutan, orang yang masih hidup akan memuliakan Allah yang di surga.

ENDE: Serentak ketika itu timbullah gempa bumi jang mendahsjatkan, dan sepersepuluh kota itu roboh, dan tjudjuhribu manusia mati oleh gempa bumi itu, sedangkan orang-orang jang masih hidup sangat ketakutan, mempermuliakan Tuhan disurga.

Shellabear 1912: Maka pada ketika itu juga bumi pun gempalah terlalu sangat, dan seperpuluh negeri itu robohlah; maka tujuh ribu orang mati oleh gempa itu dan orang yang lain itu pun ketakutanlah serta memuliakan Allah yang di surga.

Klinkert 1879: Maka pada koetika itoe djoega djadilah soeatoe gempa-boemi jang besar, sahingga saperpoeloeh negari itoepon roeboehlah dan toedjoeh riboe orang pon matilah olih gempa itoe dan orang jang lagi tinggal itoepon sangat takoet, laloe mareka-itoe memoeliakan Allah jang disorga.

Klinkert 1863: Maka pada koetika itoe djoega djadi satoe gempa boemi jang besar, maka saperpoeloehan itoe negari roeboeh, maka dari sebab itoe gempa boemi mati toedjoeh riboe orang; maka jang tinggal itoe moelai takoet sakali, serta memoeliaken Allah jang disoerga.

Melayu Baba: Dan itu ktika ada satu gmpa bumi yang bsar, dan s-perpuloh negri itu ruboh; dan dalam itu gmpa tujoh-ribu orang kna bunoh: dan yang lain itu jadi takot, dan muliakan Allah yang di shorga.

Ambon Draft: Dan pada djam itu djuga, sudah djadi satu tanah gojang jang karas, dan saperpulohan negeri itu sudah roboh, dan di dalam tanah gojang sudah mati tudjoh ribu nama ma-nusija, dan samowa jang lajin itu, sudah dapat takadjoh, dan sudah memberi hormat pada Allah Tuhan langit.

Keasberry 1853: Maka sama waktu itu juga jadilah suatu gumpa yang busar, maka bahgian yang kasapuloh deripada nugri itupun robohlah, lalu matilah tujoh ribu orang ulih gumpa itu: maka yang tinggalnya itupun turkujutlah, surta mumuliakanlah Allah yang dishorga.

Keasberry 1866: Maka sama waktu itu juga jadilah suatu gŭmpa yang bŭsar, maka bahgian yang kasa’puloh deripada nŭgri itupun robohlah, lalu matilah tujoh ribu orang ulih gŭmpa itu; maka yang tinggalnya itupun tŭrkŭjutlah, sŭrta mŭmuliakanlah Allah yang dishorga.

Leydekker Draft: Maka pada djam 'itu djuga djadilah sawatu gompah bumi besar, dan saperpuloh deri pada negerij 'itu sudah roboh, dan 'awleh gompah bumi 'itu sudah terbunoh tudjoh ribu manusija jang ternama: dan segala 'awrang lajin 2 sudah djadi bergantar 'amat, dan sudah memberij kamulija`an pada 'Allah jang 'ampunja sawrga.

AVB: Pada ketika itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat, memusnahkan sepersepuluh kota itu. Tujuh ribu orang terbunuh dalam gempa itu. Mereka yang masih hidup sungguh takut lalu memuliakan Allah yang berada di syurga.

Iban: Tekala nya tanah lalu balat amat berenyang lalu sebagi ari sepuluh bagi nengeri runtuh. Tujuh ribu iku orang mati laban tanah ti berenyang nya, lalu sida ti bukai takut lalu ngemuliaka Allah Taala ti di serega.


TB ITL: Pada <1722> saat <5610> itu <1565> terjadilah <1096> gempa bumi <4578> yang dahsyat <3173> dan <2532> sepersepuluh <1182> bagian dari kota <4172> itu rubuh <4098>, dan <2532> tujuh <2033> ribu <5505> orang <3686> <444> mati <615> oleh <1722> gempa bumi <4578> itu dan <2532> orang-orang lain <3062> sangat ketakutan <1719>, lalu <2532> memuliakan <1325> <1391> Allah <2316> yang di sorga <3772>. [<2532> <1096>]


Jawa: Ing nalika iku ana lindhu kang luwih dening gedhe lan saprasapuluhe kutha iku jugrug, lan wong pitung ewu padha mati dening lindhu iku; lan wong-wong liyane padha giris banget, banjur padha ngluhurake Gusti Allah ing swarga.

Jawa 2006: Ing nalika iku ana lindhu gedhé lan saprasapuluhé kutha iku jugrug, lan wong pitung èwu padha mati déning lindhu iku; lan wong-wong liyané padha giris banget, banjur padha ngluhuraké Allah kang ana ing swarga.

Jawa 1994: Tumuli ana lindhu gedhé ngrubuhaké saprasepuluhé kutha, lan matèni wong pitung èwu. Wong-wong liyané padha giris banget, banjur padha ngluhuraké Asmané Gusti Allah ing swarga.

Jawa-Suriname: Terus ènèng lindu gedé ngrubuhké sak prasepuluhé kuta lan wong pitung èwu mati. Wong-wong sing ijik urip pada wedi banget, terus pada ngluhurké Gusti Allah nang swarga.

Sunda: Harita keneh bumi digedag ku lini kacida rongkahna, nepi ka saperpuluh eta kota lebur, jalma-jalma tariwas, aya tujuh rebu urang nu paeh. Anu harirup keneh beak karep sarieuneunana, seug bae ngaraku kana kaagungan Allah nu di sawarga.

Sunda Formal: Der, harita keneh aya lini gede teu kira-kira, nepi ka saperpuluh eta nagara ancur sarta anu paraeh nepi ka tujuh rebu urang. Anu harirup keneh pada katarajang baluas kabina-bina, seug masing-masing ngaku kana kaagungan Allah nu di sawarga.

Madura: E bakto ganeka pas badha lendhu se talebat nako’e. Saparpolonna kottha ganeka ancor, ban pettong ebu oreng mate polana lendhu ganeka. Reng-oreng laenna ce’ tako’na, laju padha amolja’agi kaagunganna Allah e sowarga.

Bauzi: Labi modeha ame di labe balim feàna ame kota laba belu bak nigo nigodume num sembilan vekesi num vàmtea beoda. Lahadume kota bak laba modealaha num ahebu ab uloholeham. Labi laha dam tujuh ribu feà laha belu foli ab seddaham. Labi dam totbaho beodaha vab zoho labe ozoha, labihahemu fa iedi feà bak fuhemu, “Asum ahoba iuba azim Ala abo feàte,” lahame tom vou baedam bak eho ab vi aiham.

Bali: Daweg punika ugi jeg wenten linuh ageng pisan, tur apah dasan saking kotane punika uug, jadmane sane padem ulihan linuhe punika wenten pitung tali akehnyane, tur sane tiosan kalintang ajerih, tumuli ngluihang Ida Sang Hyang Widi Wasa ring suarga.

Ngaju: Maka hong katika te petak salenga hagerek paham toto. Sapersapuluh bagian lewu te hancor, tuntang uju koyan biti oloh matei awi petak hagerek te. Kare oloh beken palus mikeh paham, balalu ewen manara kahain Hatalla hong sorga.

Sasak: Make lẽq waktu nike araq lindur saq belẽq. Sepersepulu bagian lẽman kote nike remuk, dait pituq iyu dengan matẽ lantaran lindur nike. Dengan-dengan saq lainne jari takut gati, terus ie pade mulieang Allah lẽq sorge.

Bugis: Na iyaro wettué kajajiyanni mpéwang tanaé iya maseroé. Tawa seppulona bagiyanna polé ri kotaéro ancuru’, sibawa pitussebbu tau maté nasaba iyaro mpéwang tanaé. Sining tau laingngé métau senna’ni, nainappa mennang napoji arajanna Allataala ri surugaé.

Makasar: Na anjo wattua ta’ge’goso’ sanna’mi buttaya. Ancuru’mi bage sampulona anjo kotaya, siagang nia’mo tuju sa’bu jaina tau mate napakamma anjo ta’ge’goso’na buttaya. A’jari malla’ sikali ngasemmi tau maraenganga, nampa mammuji ke’nanga mae ri kalompoanNa Allata’ala ri suruga.

Toraja: Iatonna attu ia dukato saemi lino’ kapua, naurunganni mangsan taa sangpulona tu tondok iato; pitungsa’bu tau mate belanna lino’ iato, na iatu torronapa lendu’ mataku’na, anna pakala’bi’i tu Puang Matua dao suruga.

Duri: Ia joo wattu ta'pa ninoi liwa' tonggo, na sangtawa sangpulona joo kota ro'pok na pitung sa'bu tau mate. Gaja laja'i to totuopa anna pakala'bih kuasan-Na Puang Allataala jao suruga.

Gorontalo: To sa'atilo boyito ma mowali liluhe da'a wawu ngotayadu to umopulu lotayadu kota boyito ma molohubu. Pitulolihulota ta mopowate sababu liluhe boyito wawu tawu-tawuwala wuwewo ta lesisa ma duyitola da'a wawu ma mopomasahuru lo Allahuta'ala to soroga.

Gorontalo 2006: Yi tou̒ boito motoduwolo mola liluhu udaa̒ tutu. Ngotayade mopulu lokota boito moa̒antulu, wau pitu lolihu lota mate sababu liluhu boito. Tau-tauwalo wewolio mowali moohe daa̒, tulusi timongolio momuji mola odudaa̒ lo Allahu Taa̒ala tosologa.

Balantak: Mbaka' na tempo iya'a nolili'onmo men dodoa tuu', ka' koi sangobosan na lalomna sompulo' obos kota iya'a kobaraba'ian, ka' pitu' loloon mian a nolapus. Mian men sambana nolayaonmo tuu', kasi i raaya'a nuntunde' Alaata'ala men na surugaa.

Bambam: Wattu eta too dadi lino' kasalle, nasuhum huppu' bahe sapulona indo kota. Pitu sa'bu tau mate passägäinna indo lino'. Anna indo tubonapi sangngim tinggi'gi' mahea', napolalam umpa'kasallei Puang Allataala to umpuängam suhuga.

Kaili Da'a: Ri tempo etu wo'u sampegoli najadimo lingu bete. Pade nageromo sabagia nggari sampulu bagia nggari ngata bete etu, pade pitunjobu mba'a tau namate sabana lingu bete etu. Nanggita etu nawiora mpu'umo rara tau-tau to danatuwu ri setu, pade ira nanguli, "Nabete mpu'u kuasa nu Alatala to naria ri suruga!"

Mongondow: Daí dodai intua nobaliídon in linug inta totok moropot. Bo sepersepuluh nongkon kotaí tatua norimumud. Pitu noribu intau minatoi wakutu in linug tatua. Intau mita ibanea totokdon in no'ondok, daí nodayowdon mosia kong koḷoḷoben ing kawasa i Allah inta kon soroga.

Aralle: Donetoo dahi siang lino' käyyäng. Bahe sampulona yato bohto mahoa' sitale-tale, anna pitunsa'bu tau mate napobua' yato lino'. Ingkänna tau senga' sika mahea', lambi' sika umpudi Puang Alataala ang ma'pahenta yaho di suruka.

Napu: Tempo ido, unga pea kelinu mahile. Hangkira hampulo hangko i kota iti magero, hai anti linu iti, pitu sabuna tauna mate. Langa mpuumohe tauna ntanina, rauli: "Mahile mpuu kuasana Pue Ala au i suruga!"

Sangir: Tangu su tempo ene nělinuhẹ̌ kụ makạtatakụ. Kụ sěngkapul᷊ong kapahiakengu soa ene naopehẹ̌, kụ pitu hiwu su kataune e něngkapaten linuhẹ̌ ene. I sire lai wal᷊ine e mangkewen něngkatakụ tawẹ sihing'e, kụ bọu e i sire nẹ̌dalo kasěllahu Ruata e su sorga.

Taa: Wali ri tempo to etu mawali lengko tana to maroso kojo. Wali santila sampuyu banua ri kota etu to mapuka yau, pasi pitu nsowu tau to rapopate yau. Pei tau to taa rapopate yau, sira meka kojo rayanya resi i Pue Allah pasi sira manganto’o, “Bae kojo kuasa i mPue Allah anu to re’e ri saruga!”

Rote: Boema nai lelek ndia, dae manggengo matuaina ana da'di. Kota ndia baba'ek esa neme baba'ek sanahulu nakalulutuk, de mate hataholi lifun hitu hu ka nde dae manggengok ndia. Hataholi fe'e kala bii lanseli, boema ala koa-kio Manetualain manai nusa so'da ka, matua-mademan.

Galela: De kanaga o orasi magena asa o osu isitodokano sidago lo o kota magena, o regu mogiowo so o regu moi yasiwaroka, de o nyawa manga dala yacala tumudingi isoneka. So o nyawa ma binukali gena asa ka yamodo de itemo, "Igogou! O Gikimoi o sorogaka gena ka Una magena wolamo."

Yali, Angguruk: Yet harukmen o mek humon tirisimu o pumbuk ino minggiroho fumag fil halog turuk lit ap teng-teng angge sabiren (tujuh ribu) war atusa. It winon war atusa fuhon enekol harusareg Allah poholmon wel turuk latusa.

Tabaru: De ma 'orasi ge'ena 'i'osu 'iku-kuatino so ma kotaka ge'ena 'o woa-woa 'isoka 'o bula mogiookoka gee 'o bula moi 'itorou 'ibootuku. De yacaana tumudiingi yosongene sababu 'o 'osu ge'ena. 'O nyawa 'iregu gee yakimodongo so wisiarene ma Jo'oungu ma Dutu, yongose 'ato, "Ka ma Jo'oungu ma Dutu 'o sorogaaka duga 'awi kuasa 'iamoko de 'awi singina 'ifoloi 'isure!"

Karo: Paksa si e kal pe jadi me linur si mesangat. Kernep sepersepuluh kuta e, janah mate pitu ribu kalak jelma ibahan linur e. Jelma si debanna mbiar kal janah iberekenna kemulian man Dibata si i Surga.

Simalungun: Bani panorang ai masa ma lalou banggal, marumbak ma saparsapuluh ni huta ai, matei ma bani lalou ai pitu ribu halak, mabiar ma sagala na tading, anjaha ipasangap sidea ma Naibata na i nagori atas.

Toba: Jadi di na sangombas i masa ma lalo bolon, marumpak ma saparsampulu ni huta i, mate ma di lalo i pitu ribu jolma, gabe mabiar ma angka na tading i, dipasangap ma Debata na di banua ginjang i.

Dairi: Nai masa mo rènur gejapkenna i mergegoh kalohoon, merumpak mo sepersipuluh kuta i, matè mo pitu ribu kalak kumarnaken rènur i. Jadi mbiar kalohoon mo kalak sidèban siso matè i, nai gabè ipoji kalak i mo kemuliaan Dèbata si ni sorga.

Minangkabau: Mako pado kutiko itu, tajadilah gampo nan manakuikkan. Saparsapuluah bagian dari kota tu cayie, tujuah ribu urang mati dek karano di gampo tu. Urang-urang nan lainnyo bi mati katakuik-an, sudah tu inyo bi mamuji kabasaran Allah nan di sarugo.

Nias: Ba ginõtõ da'õ alua ndruru danõ sabõlõbõlõ. Sambua ni'ofulu moroi ba mbanua andrõ adudu, ba fitu ngahõnõ niha si mate bõrõ ndruru danõ andrõ. Ba niha tanõ bõ'õnia ba ata'u sibai, ba awena lasuno wa'ebua Lowalangi ba zorugo.

Mentawai: Ka tetret nenda, bara teteu simakopé beunan. Iageti makataínangan sepertelu lionia laggai, samba ai sia pitu ngaribu igidda simamatei, kalulut teteu néné. Oto malotórangan leú et sabagei, bailiu umun'akérangan leú et Taikamanua ka manua.

Lampung: Maka waktu udi tejadido kukuk sai dasyat. Sepersepuluh bagian kota udi hancor, rik pitu ribu jelma tiwas ulihni kukuk udi. Jelma-jelma barehni jadi rabai nihan, raduni tian memuji keagungan-Ni Allah di surga.

Aceh: Watée nyan jiteuka kheueh geumpa bumoe nyang paleng hebat. Siper siploh nibak banda nyan hanco, dan na tujoh ribée droe nyang meuninggai donya lé sabab geumpa bumoe nyan. Dumna ureuëng laén teumakot lagoena, laju awaknyan jipujoe keubeusaran Allah di syeuruga.

Mamasa: Attu iatoo dadi lino' kamai, napolalan roppok bare sapulona inde kotae anna pitu sa'bu tau bonno'. Anggaria tuonapa marea' asan ia, napolalan ummakui kakuasaanna Puang Allata'alla yao suruga.

Berik: Jes jepserem giniri teisyena ga unggwanfersus gwena. Kotana jeiserem ga afwenefener mululuksosini, ane angtane unggwanfer ga 7.000 ga gemer ge terbili giniri jeiserem jeme. Ane angtane afwer jem teryeneiserem ga jam ge erebili uskambar, ane baabeta Uwa Sanbagirmanaiserem ga aane pujiwulbono, Uwa Sanbagiri aa Jei nwinirim taman waaken-giribe.

Sabu: Moko pa dhara awe do naanne ta jadhi ke dhai-ie do dhai meliri dhara. Bhagi henguru ngati rae do naanne mae tebho-ttei, jhe do pidu tabbha ddau made ri dhai ie do naanne. Ne ddau-ddau do hewala he, dhai tarra ne meda'u, moko ta wue-waje ke ri ro ne lua dhida nga kelodo Deo do pa era do mmau do megala ne.

Kupang: Takuju sa ju, ada tana tagoyang yang hebat. Kalo kotong itong samua ruma di kota, dari sapulu ruma, ada satu yang rubu. Deng ada tuju ribu orang yang mati. Orang laen yang sonde mati dong, jadi taku mau mati. Ma nanti dong ju kasi hormat sang Tuhan Allah, tagal Dia yang pegang parenta di sorga.

Abun: Sugane it, sui juwai bur ndo nde sane sor nu mo kota ne napyo fot mbrur-mbrar or re. Kadit nu ke wotin dik, nu ke musyu dik e gwa bur re. Yetu ge ribu mufit kwop re. Yé gato mbau tó nyu ndo nde, án bes Yefun Allah mo gu ne gum kok wai o re.

Meyah: Beda ainsa koma tein mebi icusur eteb doska, noba mod ofoukou oknama gij kota insa koma emesma. Noba rusnok rufok ribu cinja erfeka rimagos tein. Beda rusnok enjgineg ongga rifena ebah ros bera rudou omoubsaha noba rimeesa eteb rot. Jefeda rua rumofra Allah efen ofoka erek aksa gu mebaga.

Uma: Hinto'u toe, hangaa linua bohe-mi. Hampobagia hampulu' ngkai ngata toe mokero, pai' pitu ncobu tauna mate ngkai linu toe. Wulunga-ramo tauna to ntani'-na, ra'uli': "Uma mowo-e' kabaraka'-na Alata'ala to hi suruga!"

Yawa: Naije kobe mungki akoe inta ravari muno munijo namije raosor ava abusyin, weti ama nako raosore umaso inta mirati mandamisy muno vatano muenen dai nseo no ribuge kaururum. Muno vatano una munije wato rai ugwenen dainy onao ujani dave, naije wo Amisy wepi no munijo ntiti aura ware, “Wakoe! Amisye apa vambunine manakoe rave!”


NETBible: Just then a major earthquake took place and a tenth of the city collapsed; seven thousand people were killed in the earthquake, and the rest were terrified and gave glory to the God of heaven.

NASB: And in that hour there was a great earthquake, and a tenth of the city fell; seven thousand people were killed in the earthquake, and the rest were terrified and gave glory to the God of heaven.

HCSB: At that moment a violent earthquake took place, a tenth of the city fell, and 7,000 people were killed in the earthquake. The survivors were terrified and gave glory to the God of heaven.

LEB: And at that hour a great earthquake took place, and a tenth of the city collapsed, and seven thousand _people_ were killed by the earthquake, and the rest became terrified and gave glory to the God of heaven.

NIV: At that very hour there was a severe earthquake and a tenth of the city collapsed. Seven thousand people were killed in the earthquake, and the survivors were terrified and gave glory to the God of heaven.

ESV: And at that hour there was a great earthquake, and a tenth of the city fell. Seven thousand people were killed in the earthquake, and the rest were terrified and gave glory to the God of heaven.

NRSV: At that moment there was a great earthquake, and a tenth of the city fell; seven thousand people were killed in the earthquake, and the rest were terrified and gave glory to the God of heaven.

REB: At that moment there was a violent earthquake, and a tenth of the city collapsed. Seven thousand people were killed in the earthquake; the rest, filled with fear, did homage to the God of heaven.

NKJV: In the same hour there was a great earthquake, and a tenth of the city fell. In the earthquake seven thousand people were killed, and the rest were afraid and gave glory to the God of heaven.

KJV: And the same hour was there a great earthquake, and the tenth part of the city fell, and in the earthquake were slain of men seven thousand: and the remnant were affrighted, and gave glory to the God of heaven.

AMP: And at that [very] hour there was a tremendous earthquake and one tenth of the city was destroyed (fell); seven thousand people perished in the earthquake, and those who remained were filled with dread {and} terror {and} were awe-struck, and they glorified the God of heaven.

NLT: And in the same hour there was a terrible earthquake that destroyed a tenth of the city. Seven thousand people died in that earthquake. And everyone who did not die was terrified and gave glory to the God of heaven.

GNB: At that very moment there was a violent earthquake; a tenth of the city was destroyed, and seven thousand people were killed. The rest of the people were terrified and praised the greatness of the God of heaven.

ERV: At that same time there was a great earthquake. A tenth of the city was destroyed. And 7000 people were killed in the earthquake. Those who did not die were very afraid. They gave glory to the God of heaven.

EVD: At that same time there was a great earthquake. One tenth of the city was destroyed. And 7,000 people were killed in the earthquake. The people that did not die were very afraid. They gave glory to the God of heaven.

BBE: And in that hour there was a great earth-shock and a tenth part of the town came to destruction; and in the earth-shock seven thousand persons came to their end: and the rest were in fear, and gave glory to the God of heaven.

MSG: At that moment there was a gigantic earthquake--a tenth of the city fell to ruin, seven thousand perished in the earthquake, the rest frightened to the core of their being, frightened into giving honor to the God of Heaven.

Phillips NT: And at that moment there was a great earthquake, a tenthpart of the city fell in ruins and seven thousand people were known to have been killed in the earthquake. The rest were terrified and acknowledged the glory of the God of Heaven.

DEIBLER: At that same time there will be a great earthquake, as a result of which a tenth of the buildings in [MTY] the city will collapse, and seven thousand people will die. The rest of the people will be afraid and acknowledge that the God who rules in heaven is awesome.

GULLAH: Jes den, de groun tremble real bad. One ob ebry ten buildin een de city been stroy, an seben tousan people done dead. De oda people wa ain dead, dey scaid real bad, an dey praise God, wa da rule een heaben.

CEV: At that same moment there was a terrible earthquake that destroyed a tenth of the city. Seven thousand people were killed, and the rest were frightened and praised the God who rules in heaven.

CEVUK: At that same moment there was a terrible earthquake that destroyed a tenth of the city. Seven thousand people were killed, and the rest were frightened and praised the God who rules in heaven.

GWV: At that moment a powerful earthquake struck. One–tenth of the city collapsed, 7,000 people were killed by the earthquake, and the rest were terrified. They gave glory to the God of heaven.


NET [draft] ITL: Just then <1722> <1565> <5610> a major <3173> earthquake <4578> took place <1096> and <2532> a tenth <1182> of the city <4172> collapsed <4098>; seven <2033> thousand <5505> people <444> were killed <615> in <1722> the earthquake <4578>, and <2532> the rest <3062> were terrified <1096> terrified <1719> and <2532> gave <1325> glory <1391> to the God <2316> of heaven <3772>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Wahyu 11 : 13 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2020
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran