Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [TB]     [PL]  [PB] 
 <<  Kisah Para Rasul 15 : 10 >> 

TB: Kalau demikian, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan meletakkan pada tengkuk murid-murid itu suatu kuk, yang tidak dapat dipikul, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?


AYT: Jadi sekarang, mengapa kamu mencobai Allah dengan meletakkan kuk yang berat di leher para murid yang, baik nenek moyang kita maupun kita, tidak akan pernah sanggup menanggungnya?

TL: Jikalau begitu apakah sebabnya kamu mencobai Allah dengan meletakkan suatu kuk ke atas tengkuk murid-murid itu yang tiada tertanggung oleh nenek moyang kita atau oleh kita ini?

MILT: Oleh karena itu sekarang, mengapa kamu mencobai Allah (Elohim - 2316) untuk meletakkan pada leher para murid suatu kuk, yang baik para leluhur kita maupun kita sendiri tidak mampu menanggungnya?

Shellabear 2010: Jadi, sekarang ini, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan menanggungkan pada orang-orang yang sudah percaya kepada Junjungan kita Yang Ilahi suatu beban yang tidak dapat ditanggung, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?

KS (Revisi Shellabear 2011): Jadi, sekarang ini, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan menanggungkan pada orang-orang yang sudah percaya kepada Junjungan kita Yang Ilahi suatu beban yang tidak dapat ditanggung, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?

Shellabear 2000: Jadi, sekarang ini, mengapa kamu mau mencobai Allah dengan menanggungkan pada orang-orang yang sudah percaya kepada Junjungan kita Yang Ilahi suatu beban yang tidak dapat ditanggung, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?

KSZI: Sekarang ini mengapa saudara-saudara menduga Allah dengan meletakkan ke atas mereka suatu beban yang tidak dapat ditanggung oleh nenek moyang kita, malah oleh kita ini juga?

KSKK: Kalau demikian, mengapa kamu hendak mencobai Allah? Mengapa kamu meletakkan pada bahu mereka suatu beban yang tidak dapat dipikul oleh nenek-moyang kita maupun oleh kita sendiri?

WBTC Draft: Jadi sekarang, mengapa kamu menguji Allah dengan memasang beban yang berat kepada saudara-saudara seiman yang bukan orang Yahudi itu? Kita sendiri dan nenek moyang kita tidak pernah mampu memikul beban itu.

VMD: Jadi sekarang, mengapa kamu menguji Allah dengan memasang beban yang berat kepada saudara-saudara seiman yang bukan orang Yahudi itu? Kita sendiri dan nenek moyang kita tidak pernah mampu memikul beban itu.

AMD: Jadi, kenapa kamu mencobai Allah dengan meletakkan beban yang berat kepada para murid? Kita sendiripun, dan bahkan nenek moyang kita, tidak sanggup memikul beban itu.

TSI: Jadi sekarang, kenapa kalian menguji Allah dengan menyusahkan saudara-saudari seiman yang bukan Yahudi itu? Baik kita maupun nenek moyang kita tidak pernah mampu melakukan seluruh Hukum Taurat itu. Kenapa membebani mereka dengan semua itu?

BIS: Nah, apa sebab kalian mau melawan Allah sekarang dengan memberi suatu kewajiban yang berat kepada pengikut-pengikut ini, padahal nenek moyang kita dan kita sendiri pun tidak sanggup melaksanakannya?

TMV: Oleh itu, mengapakah saudara-saudara mahu mencubai Allah dengan membebani pengikut-pengikut ini dengan kewajipan berat yang baik nenek moyang kita mahupun kita sendiri tidak sanggup melakukannya?

BSD: Nah, sekarang, mengapa kalian mau melawan Tuhan dan mengharuskan orang-orang itu melakukan hal-hal yang berat? Nenek moyang kita dan kita sendiri pun tidak sanggup melakukan hal-hal itu!

FAYH: Jadi, apakah Saudara bermaksud mengoreksi Allah dengan membebani orang bukan-Yahudi dengan kuk yang tidak tertanggung, baik oleh nenek moyang kita maupun oleh kita sendiri?

ENDE: Kalau demikian halnja, bagaimana boleh kamu menantang Allah, dengan memuatkan pada bahu mereka satu beban, jang sudah tak terpikul oleh nenek-mojang kita maupun oleh kita sendiri?

Shellabear 1912: Maka sekarang ini mengapa kamu mencobai akan Allah dengan mengenakan pada leher murid-murid itu suatu kuk yang tiada dapat ditanggung oleh nenek moyang kita, atau oleh kita ini pun.

Klinkert 1879: Sakarang mengapa kamoe mentjobai Allah, hendak mengenakan penggandaran pada tengkok segala moerid itoe, jang tadapat ditanggoeng olih nenek-mojang kita ataw olih kita pon tidak?

Klinkert 1863: Dari itoe, mengapatah kamoe mentjobai Allah, dengan mengenaken {Mat 23:4} tanggoengan di-atas poendaknja itoe moerid-moerid, jang tiada tertanggong olih nenek-mojang kita atawa olih kita-orang?

Melayu Baba: Sbab itu knapa kamu skarang mau choba Allah, dngan knakan di lehir murid-murid itu satu kok yang bukan sahaja kita punya nenek-moyang, ttapi kita pun ta'boleh tanggong?

Ambon Draft: Maka sakarangpawn, a-patah kamu mentjawbar Tu-han Allah, dengan taroh satu lembaran atas batang leher murid-murid itu, jang, bajik bapa-bapa kami, bajik kami ini, sudah tijada kowat pi-kol itu.

Keasberry: Skarang pun mungapakah kamu munchobai Allah, dungan mungunakan kok kaatas tungkoh murid murid itu, yang tiada didapat turtanggong ulih nenek moyang kami atau ulih kamipun?

Leydekker Draft: Sakarang pawn meng`apa kamu mentjawba`ij 'Allah, hendakh bermowat lembaran 'atas lejher murid 2, barang jang mawu nejnekh mawjang kamij mawu kamij 'ini sudah tijada sampat menanggong?

AVB: Sekarang ini mengapa saudara-saudara menduga Allah dengan meletakkan pada leher murid-murid suatu beban yang tidak dapat ditanggung oleh nenek moyang kita, malah oleh kita ini juga?


TB ITL: Kalau <3568> demikian <3767>, mengapa <5101> kamu mau mencobai <3985> Allah <2316> dengan meletakkan <2007> pada <1909> tengkuk <5137> murid-murid <3101> itu suatu kuk <2218>, yang <3739> tidak <3777> dapat <2480> dipikul <941>, baik oleh nenek moyang <3962> kita <2257> maupun <3777> oleh kita <2249> sendiri?


Jawa: Milanipun kadospundi dene panjenengan sadaya sami nyobi dhateng Gusti Allah kanthi patrap ngetrapaken rembatan ing pundhakipun para siswa, ingkang leluhur kita utawi kita piyambak boten kiyat ngrembat.

Jawa 2006: Pramila kadospundi déné panjenengan sadaya sami nyobi dhateng Allah kanthi patrap ngetrapaken momotan ing pundhakipun para murid, ingkang leluhur kita utawi kita piyambak mboten kiyat nyanggi?

Jawa 1994: Menawi mekaten, kénging menapa panjenengan sami nglawan dhateng Gusti Allah, srana nyukani momotan dhateng tiyang-tiyang menika. Inggih menika momotan, ingkang para leluhur kita lan kita piyambak mboten kiyat nyanggi.

Jawa-Suriname: Lah nèk ngono, kenèng apa kowé kok pada nglawan marang Gusti Allah lan arep ngebot-eboti sedulur-sedulur kuwi? Lah gèk mbah-mbahané awaké déwé lan awaké déwé waé ora kuwat nyangga momotan kuwi.

Sunda: Ku margi kitu ku naon bade ngaralawan ka Allah, ngudukeun dulur-dulur anu parantos palercaya ngajalankeun sarat anu sakitu beuratna? Karuhun urang ge, nya kitu deui urang sorangan teu kuat ngalakonanana.

Sunda Formal: Jadi, naha atuh urang make arek ngadoja ka Anjeunna, niat rek ngamomotan papada dulur ku pasangan anu hamo baris katanagaan, boh ku karuhun, boh ku urang-urang.

Madura: Aponapa samangken sampeyan me’ alabana ka Allah kalaban apareng kawajiban se berra’ ka reng-oreng se ampon parcaja paneka, mangkana bangatowana sampeyan ban kaula, sapaneka jugan sampeyan sareng kaula dibi’, ta’ sanggup ajalannagi?

Bauzi: Am labiham Alat modem labe um akati imti vahi Yesus bake tu vuzehi meedam dam totbaho laba im tai ahamda Musat toedume fi hasi esuhu im fi hamda ziti im fi ham vabda ziti laham Im Feàna lam uho vedi, ‘Meedale,’ lahame vi ootedàla? Im tai ahamda Yahudi dam zi lamti labi im dam bada zi nimti ame Im Feàna zi lam modem biem damat modem labe uho akati etei Yahudi damat modem vab dam Yesus bake tu vuzehehe dam laba bisi ame im lam vi ootedume alihi nemahuseo modela? Alat gi modi neàdehena uho akati im lada zi lam neo vi tauidume vàhàdelo modela? Làhà, um gi, ‘Alat ba iba fakeo?’ laham bak ozahit modi ozolo meedam dam taia?

Bali: Duaning asapunika, punapi awinanipun sane mangkin semeton mapakayun jaga mintonin Ida Sang Hyang Widi Wasa, malantaran semeton maicayang tetegenan ring anak sane pracaya, inggih punika tetegenan sane tan sida antuka negen olih paraleluur iragane, wiadin olih iraga sareng sami?

Ngaju: Nah, en sababe keton handak malawan Hatalla toh awi keton manenga parentah je babehat akan kare murid toh, padahal tato-hiang itah tuntang itah kabuat mahin dia olih malaluse?

Sasak: Nah, kembẽq side pade mẽlẽ ngelawan Allah mangkin siq ngebẽng sopoq kewajiban saq berat lẽq pengiring-pengiring niki, padahal leluhurte dait ite mẽsaq ẽndah ndẽq sanggup ngelaksaneang hal nike?

Bugis: Aga saba’na mumaélo méwai Allataala makkekkuwangngé sibawa mpéréngngi séuwa kewajibang matane’é lao risining tau maccowééwé, padahal néné-nénéta sibawa idi dé’to nariyulléi pogau’i?

Makasar: Jari apa saba’na nanuero’ ambali Allata’ala kamma-kamma anne lanri ero’nu ambattali atorang-atorang anjo tau tappaka? Na sikontutojenna manna boe-boeta, yareka manna kalenta ngaseng tena todong nanikkulle anggaukangi anjo atoranga.

Toraja: Iake susito ma’apai ammi toba-toba Puang Matua ammi papassanni lemba tu mai to menturu’, tu tang nabelanna napassan nene’ to dolota ba’tu kita te.

Duri: Ianna susi joo, matumbai milambali-bali Puang Allataala male mpapassanni atoran na pemali mabanda' tee tomatappa', na kita' una sola tojolota' tangdikulle mpugaukki?

Gorontalo: Wonu odito, yilongola timongoli mohimontala Allahuta'ala wolo umopowajibu mao to mongomuri li Isa boyito modudua aturangi lo hukum lo Tawurat u mobubuheta poponaolo openu lo mongotiyombunto meyambo ito lohihilawo?

Gorontalo 2006: Naa, wolo sababuulio timongoli botia motohilaa moluwali to Allahu Taa̒ala wolo longohi tuwaulio uwajibu mobuheeto to tahidudua̒ botie, lebe-lebe pomao̒ tinenemoyaanto wau penu boli ito lohihilao diila mambo mohutu mao̒ uito?

Balantak: Kalu koiya'a, nokadai mbali' i kuu koini'i sian momorongori Alaata'ala ka' mo'uus mangkana'kon ukum men marawat bona mian men malolo' ni Yesus, mau mune' pulinta ka' uga' i kitapo sian momoko mingilimang?

Bambam: Aka maka' susi, iya aka hi anna umpa'sändä'i hakoa' Puang Allataala la umpassa umma' petauanna la umpababai ingganna Pepaondonganna Musa? Moi kela daa babaam ia too tä' siam duka' tabelaa' takedoam mengkalao nene to taponenea' sule lako kita.

Kaili Da'a: Ane iwetu, nokuya komi da'a madota mantarima nuapa to nikawia Alatala we'i-we'i? Nokuya komi madota mompasu'u ira mantuki atura-atura to nakaja ratuki? Totu'a-totu'ata nggaolu pade kita mboto da'a nompakule nantuki atura-atura etu.

Mongondow: Yo nongonu sin tana'a makow mo'ikow im mo'ibogbií moḷawang ko'i Allah bo mobogoi in atorang inta totok mororiga aidan in intau mita inta mopirisaya tanion, padahaḷ mogoguyangpa naton diaíbií doman mokoaíid kon tua komintan!

Aralle: Dahi monna ke noai, akana unsändä'irakoa' dio Puang Alataala la umpahsa petauanna la untuhu'i ingkänna Atohanna Musa, anna dasiangnga' tabela tatuhu'i yato atohang mengkalao di neneta lambi' pano di kita'?

Napu: Mewali, halalu, moapari hai nipeinao mopaara karumpuna Pue Ala? Moapa hai nipeinao mopakasusahe hai ngkaya parenta au mapari hai palia au mantimi ntepuu? Mepongka i toiyorunta hangkoya duuna hawe irikita ide-ide, bara tabuku mampeulai ope-ope parenta hai palia iti!

Sangir: Kụ, kawe unụe i kamene mapulu rumokạ Duata su tempo ini kụ měngonggọ u wawawaěng mawěhạ su manga murite ini, sěmbal᷊iau manga i upung i kitẹ dingangkewelain i kitẹ hala e mal᷊aing tawe makaumal᷊ẹ̌ měndal᷊engu kěbị e?

Taa: Wali ane ewa see, maka pei komi sewaju ewa manganto’o taa gana palaong to naika i mPue Allah resi sira etu? Apa komi rani mangawaika anaguru i mPue Yesu to si’a to Yahudi etu porenta-porenta to mabeu kojo to taa nawaika i mPue Allah sira. Pei gete, sakowa kita to Yahudi tare to mangkurang mangaluluka kojo porenta-porenta to etu. Nempo buebue ngkita tempo owi rataka resi kita ri tempo si’i tare pasi samba’a kita to mangkurang mangaluluka.

Rote: Na, tao le'e de besak ia emi nau la'ban Manetualain ninik emi fe hataholi mana tunga Lamatuak sila la, lulu'a-lelepa mabelaina ndia, te se'ko na ita bei ba'ikai nala, ma ita boeo, ta takalala'ok tabe'i fas?

Galela: (15:9)

Yali, Angguruk: Allahn ambi roho welamag perisi angge famen hiren Allah wal haruk lit anggin angge nikni numban oho niren oho ha rurukuk fuhon hiren nungge fahet it unumaloma umbul peruk lahep?

Tabaru: De 'ido'oa so ngini ne'ena niomau ma Jo'oungu ma Dutu winiba-baili de 'o gina 'itu-tubuso niokula to 'una wi kawasaka? Momongo nanga edete de nanga dotumu de ngone ma sirete mita kopa'akunuwa.

Karo: Dage ngkai maka genduari icubaindu Dibata alu namaken baban si mberat man ajar-ajar e? Nininta nai bage pe kita jine labo ngasup mersansa.

Simalungun: Anggo sonai, mase ma lajouon nasiam nuan Naibata, marhitei na manampeihon pasangan bani tangkuhuk ni susian in, na so tarusung bapanta atap hita pe?

Toba: Antong, boasa ma unjunanmuna Debata nuaeng, laho mangampehon auga tu rungkung ni angka sisean, na so tarusung angka amanta i nang hita pe.

Dairi: Nteng, kasa nola bagèndari naing ialo kènè Dèbata merkitè mengampèken sada kewajiben meberrat i mahan ulanken kalak idi, padahal empungta bak kita sendiri pè oda sanggup merembah barang mengulakensa?

Minangkabau: Nah, baa mangko kiniko angku-angku nak malawan kahandak Allah, angku-angku barikan baban nan barek kabake pangikuik-pangikuik nan baru ko, padohal di niniak muyang kito, baitu pulo di kito sandiri, indak talok doh mamikuanyo?

Nias: Iada'e, hana wa milaw̃a Lowalangi ba wame'e noro dõdõ sabua ba zamati andre, hew̃a'ae tebai talau ba he gõi ira tuada?

Mentawai: Oto apangan lé lulunia nusasaggangi kam Taikamanua kineneiget, anukau kam ka tubudda sipasiului néné bairanenda simasané, ké beringan ka sia taikebbukatta samba sita leú et, ka sita, tá amoi atagalaiaké kam nia?

Lampung: Nah, api sebab keti haga ngelawan Allah tano jama ngeni suatu kewajiban sai biak jama jelma-jelma sai nutuk inji, padahal nenek muyang ram rik ram tenggalan pun mak sanggup ngelaksanakoni.

Aceh: Ngon lagée nyan, peue sabab gatanyoe keuneuk talawan Allah dan jinoe ngon gata bri saboh keuwajéban brat ubak murit-murit nyoe, padahai indatu geutanyoe dan tanyoe keudroe pih hana hase tapeubuet nyan?

Mamasa: Ianna susi too, maakaria' ammu la ussandak-sandak Puang Allata'alla? Maakaria' ammu morai la umpapassai passanan mabanda' lako to mangngorean? Annu inde passananne mengkalao dio mai neneta sae lako kita tae' tabela tapalako.

Berik: Jega jem temawer, gam je ga bafa aamei Uwa Sanbagiri ga ima unggwasbana, ane angtane Yesus aa jei ne tebanaram daran-darna jep ga ima golmini jei jes ne eyebife? Asal-asala nemna ane nei mese nei jeiserem nejama tyanggonyan.

Manggarai: Émé nggitu, co’o tara kudut damang Mori Keraéngs méu, ali na’a mendo oné bokak data nungku situ, ca mendo ata toé ngancéng polan lisé, ko le empo dité agu le weki rud ité?

Sabu: Nah ki do mina harre ke, ta nga ri ko hakku ddhei ri di ta pelawa nga Deo pa dhara awe nadhe, nga wie ne hahhi tenge do mejanni pa ddau-ddau parahajha do na hedhe, jhe do nepapetu ne ama-appu di nga di le miha nara dho ta petobe ne lai do na harre?

Kupang: Naa, karmana? Kalo Tuhan su tarima sang dong, akurang ko kotong masi mau mua tamba lai, ko bekin barát sang dong deng ini adat sunat? Padahal, kalo mau omong jujur, kotong deng kotong pung nene-moyang dong, sonde mampu pikol kotong pung atoran agama samua! Jadi kotong jang paksa sang dong bagitu! Beta mau tanya bagini: Tuhan kasi salamat sang kotong, tagal kotong iko atoran agama, ko? Sonde, to! Dia kasi salamat, tagal Tuhan Yesus sayang deng hati bae sang kotong. Naa, jang lupa! Tuhan ju sayang deng hati bae sang orang laen bagitu.”

Abun: Yefun Allah kadum do, An iwa yewis yi ne it, An yo syogat yewis yi ben suk yo o nde, wo Yefun nai yewis yi sok mo An bi rus-i it. Sane men duwer Yefun Allah mone, bere siri re. Men syogat yewis yi ben suk yo o tepsu Musa bi sukduno wa suma ne? Ben sa u anato men iwa ben sukye nai yewis yi sane ne? Men ye Yahudi si men bi amui yo nggiwa benbot Musa bi sukduno-i nde. Sane men wergat yewis yi benbot Musa bi sukduno-i wa suma ne?

Meyah: Jefeda teinefa fogora iwa idou os itunggom mar ongga Allah onodou os rot guru fogora iradgodu rua ongga Yahudi guru jeskaseda ruroru Yahudi rerin erebent insa koma ongga okum nou rua. Jeska mifmin mimower tein runororu agama erebent insa koma rot tenten guri. Noba mar insa koma bera okum nou mimif ongga deisef tein ojgomu.

Uma: Jadi' ompi'–ompi', napa-di pai' doko' ta'ewa patuju-na Alata'ala-e? Napa pai' doko' tapopokoloi-raka tauna to bela-ra to Yahudi parenta pai' palia to motomo lia? Bangku' ntu'a-ta-hawoe, duu' rata hi kita' toi-e lau, uma takulei' mpotuku' hawe'ea parenta pai' palia tetu-e!

Yawa: Amisye apa bekere maisyare somaisy, weti veanimaibe weaponae rai? Wusyinoe wama anene nanawamo ware wo Ananyao Musa rarijat damu mangkeo mansai weye ama ananyaowe ma manui rave. Muno soamo wamare wamo rarijat akato, mangkeo wansai tavon. Weti veanimaibe wamare wamo vatano Yahudi jewene mantitidi ananyaowe so rai indamu wo rarijat? Mamaisye ramu!


NETBible: So now why are you putting God to the test by placing on the neck of the disciples a yoke that neither our ancestors nor we have been able to bear?

NASB: "Now therefore why do you put God to the test by placing upon the neck of the disciples a yoke which neither our fathers nor we have been able to bear?

HCSB: Why, then, are you now testing God by putting on the disciples' necks a yoke that neither our forefathers nor we have been able to bear?

LEB: So now why are you putting God to the test [by] placing on the neck of the disciples a yoke that neither our fathers nor we have been able to bear?

NIV: Now then, why do you try to test God by putting on the necks of the disciples a yoke that neither we nor our fathers have been able to bear?

ESV: Now, therefore, why are you putting God to the test by placing a yoke on the neck of the disciples that neither our fathers nor we have been able to bear?

NRSV: Now therefore why are you putting God to the test by placing on the neck of the disciples a yoke that neither our ancestors nor we have been able to bear?

REB: Then why do you now try God's patience by laying on the shoulders of these converts a yoke which neither we nor our forefathers were able to bear?

NKJV: "Now therefore, why do you test God by putting a yoke on the neck of the disciples which neither our fathers nor we were able to bear?

KJV: Now therefore why tempt ye God, to put a yoke upon the neck of the disciples, which neither our fathers nor we were able to bear?

AMP: Now then, why do you try to test God by putting a yoke on the necks of the disciples, such as neither our forefathers nor we [ourselves] were able to endure?

NLT: Why are you now questioning God’s way by burdening the Gentile believers with a yoke that neither we nor our ancestors were able to bear?

GNB: So then, why do you now want to put God to the test by laying a load on the backs of the believers which neither our ancestors nor we ourselves were able to carry?

ERV: So now, why are you putting a heavy burden around the necks of the non-Jewish followers of Jesus? Are you trying to make God angry? We and our fathers were not able to carry that burden.

EVD: So now, why are you putting a heavy burden around the necks of the non-Jewish brothers? Are you trying to make God angry? We and our fathers were not able to carry that burden!

BBE: Why then are you testing God, by putting on the neck of the disciples a yoke so hard that not even our fathers or we were strong enough for it?

MSG: "So why are you now trying to out-god God, loading these new believers down with rules that crushed our ancestors and crushed us, too?

Phillips NT: Why then must you now strain the patience of God by trying to put on the shoulders of these disciples a burden which neither our fathers nor we were able to bear?

DEIBLER: You are wanting to force the non-Jewish believers to obey our Jewish rituals and laws—laws that God has shown that he does not require them to obey [MET]. Your doing that is like putting a heavy burden on their necks! So then, …stop/why are you† [RHQ] making God angry by doing that! Our ancestors and we(inc) Jews have never been able to bear the burden of obeying those laws!

GULLAH: So den, hoccome oona da try fa do dis ting dat God done show we dat we ain oughta do. Oona da try fa see ef dat gwine bex God? Hoccome we da come an pit a load pon dem bleeba, dat same load dat we ole people ain been able fa tote an dat load wa wesef ain able fa tote needa?

CEV: Now why are you trying to make God angry by placing a heavy burden on these followers? This burden was too heavy for us or our ancestors.

CEVUK: Now why are you trying to make God angry by placing a heavy burden on these followers? This burden was too heavy for us or our ancestors.

GWV: So why are you testing God? You’re putting a burden on the disciples, a burden neither our ancestors nor we can carry.


NET [draft] ITL: So <3767> now <3568> why <5101> are you putting <3985> God <2316> to the test <3985> by placing <2007> on <1909> the neck <5137> of the disciples <3101> a yoke <2218> that <3739> neither <3777> our <2257> ancestors <3962> nor <3777> we <2249> have been able <2480> to bear <941>?



Studi lengkap, lihat: Alkitab SABDA.

 <<  Kisah Para Rasul 15 : 10 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Single Panel

Laporan Masalah/Saran