Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [BALI]     [PL]  [PB] 
 <<  Yohanes 12 : 29 >> 

Bali: Anake akeh sane wenten irika sane miragi suara punika pada ngucap sapuniki: “Ada munyin krebek makerug!” Wenten sane lianan mabaos sapuniki: “Ada malaekat ngandika teken Ia!”


AYT: Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarnya mengatakan bahwa itu suara guntur, tetapi yang lain berkata, "Seorang malaikat telah berbicara kepada-Nya!"

TB: Orang banyak yang berdiri di situ dan mendengarkannya berkata, bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang berkata: "Seorang malaikat telah berbicara dengan Dia."

TL: Lalu orang banyak, yang berdiri di situ sambil mendengar suara itu, berkata, "Inilah bunyi guruh"; maka ada pula yang berkata, "Seorang malaekat berkata kepada-Nya."

MILT: Maka kerumunan orang yang telah berdiri, ketika mendengarnya, mereka berkata, "Ada guntur;" yang lain berkata, "Seorang malaikat telah berbicara kepada-Nya."

Shellabear 2010: Kemudian orang banyak yang berdiri di situ dan mendengar suara itu berkata, "Itu bunyi guruh." Sedangkan yang lain lagi berkata, "Malaikat berbicara kepada-Nya."

KS (Revisi Shellabear 2011): Kemudian orang banyak yang berdiri di situ dan mendengar suara itu berkata, "Itu bunyi guruh." Sedangkan yang lain lagi berkata, "Malaikat berbicara kepada-Nya."

Shellabear 2000: Kemudian orang banyak yang berdiri di situ dan mendengar suara itu berkata, “Itu bunyi guruh.” Sedangkan yang lain lagi berkata, “Malaikat berbicara kepada-Nya.”

KSZI: Antara orang ramai yang mendengar suara itu, ada yang berkata, &lsquo;Guruh.&rsquo; Tetapi ada pula yang berkata, &lsquo;Bukan. Malaikat bercakap kepada-Nya.&rsquo;

KSKK: Orang-orang yang berdiri di situ mendengar sesuatu dan mengatakan bahwa itu guntur. Tetapi orang lainberkata "Seorang malaikat berbicara kepada-Nya".

WBTC Draft: Orang banyak yang berdiri di situ mendengar suara itu. Mereka berkata bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang berkata, "Malaikat telah berbicara kepada Dia."

VMD: Orang banyak yang berdiri di situ mendengar suara itu. Mereka berkata bahwa itu bunyi guntur. Ada pula yang mengatakan, “Malaikat telah berbicara kepada Dia.”

TSI: Kami yang berdiri di situ, ada yang berkata, “Itu bunyi guntur.” Tetapi ada juga yang berkata, “Bukan. Itu suara malaikat yang berbicara kepada-Nya.”

BIS: Orang banyak yang berada di situ mendengar suara itu. Mereka berkata, "Itu guntur!" Tetapi ada juga yang berkata, "Bukan! Malaikat berbicara kepada-Nya!"

TMV: Orang ramai di situ mendengar suara itu. Mereka berkata, "Guruh!" Tetapi ada juga yang berkata, "Bukan! Malaikat berkata-kata kepada-Nya!"

BSD: Orang banyak yang ada di situ mendengar suara itu. Mereka berkata, “Itu suara guntur!” Tetapi, ada juga yang berkata, “Bukan! Itu malaikat yang berbicara kepada-Nya!”

FAYH: Ketika orang banyak mendengar suara itu, beberapa di antara mereka menyangka bahwa suara itu guntur, sedangkan orang lain mengatakan bahwa seorang malaikat telah berbicara kepada-Nya.

ENDE: Orang banjak jang berdiri mendengar, menjangka bahwa itu bunji guntur. Orang lain berkata: Seorang Malaikat telah berbitjara kepadaNja.

Shellabear 1912: Lalu kata orang banyak yang berdiri disitu serta menengar suara itu, Iaitu bunyi guroh. Maka kata orang lain pula, Sa-orang malaikat sudah berkata kepadanya.

Klinkert 1879: Laloe kata orang banjak jang berdiri disitoe dan jang menengar boenji soewara itoe: Bahwa inilah boenji peter; maka kata orang lain poela: Ada sa'orang malaikat berkata dengan dia.

Klinkert 1863: Maka kata orang banjak, jang berdiri disitoe dan menengar itoe soewara: Ada goentoer berboenji; maka ada orang lain jang berkata: Ada malaikat berkata sama dia.

Melayu Baba: Itu orang-banyak yang berdiri di situ, dan dngar itu suara, kata yang itu bunyi guntor; lain orang pula kata, "Satu mla'ikat sudah berchakap sama dia."

Ambon Draft: Maka kawn itu, jang adalah berdiri dan dengarlah itu, katalah: Satu guntor sudah djadi. Jang lajin katalah: Satu melaikat sudah katakan padanja.

Keasberry: Maka burkatalah orang banyak yang burdiri disana, surta munungar suara itu, katanya, Guroh burbunyi: maka kata orang lain pula, Muliekat burtutur dungan dia.

Leydekker Draft: 'Arkijen maka berkatalah raxijet jang berdirij disana dan menengar 'itu, bahuwa sudah datang sawatu halilintar. 'Awrang lajin pawn berkatalah: sa`awrang Mela`ikat sudah baferman kapadanja.

AVB: Antara orang ramai yang mendengar suara itu, ada yang berkata, “Guruh.” Tetapi ada pula yang berkata, “Bukan. Malaikat bercakap kepada-Nya.”


TB ITL: Orang banyak <3793> yang berdiri <2476> di situ dan <2532> mendengarkannya <191> berkata <3004>, bahwa itu bunyi guntur <1027>. Ada pula <243> yang berkata <3004>: "Seorang malaikat <32> telah berbicara <2980> dengan Dia <846>." [<3767> <1096>]


Jawa: Wong akeh kang padha ngadeg ana ing kono lan krungu swara mau padha ngarani, yen iku mau swaraning gludhug. Saweneh ana kang ngucap: “Iku malaekat kang imbal pangandika karo Panjenengane.” Gusti Yesus tumuli ngandika:

Jawa 2006: Wong akèh kang padha ngadeg ana ing kono lan krungu swara mau padha ngarani, yèn iku mau swaraning gludhug. Sawenèh ana kang ngucap, "Iku malaékat kang imbal pangandika karo Panjenengané."

Jawa 1994: Wong akèh sing ana ing kono padha krungu swara mau. Wong-wong nuli padha rerasanan: "Kuwi swarané gludhug!," nanging ana uga sing kandha: "Dudu! Ana malaékat sing lagi ngandikan karo Panjenengané."

Jawa-Suriname: Wong-wong sing nang kono uga krungu swarané, ndarani ènèng gluduk. Liya-liyané ngomong nèk ènèng mulékat omong-omongan karo Gusti Yésus.

Sunda: Eta soara kadarengeeun ku sarerea anu keur di darinya; ceuk sawareh sora guludug, ceuk sawareh deui, "Malaikat sasauran ka Anjeunna!"

Sunda Formal: Eta soara kadarengeeun oge ku jalma rea teh. Ari cek maranehna mah, nu aya didinya, eta teh sora guludug. Cek nu sawarehna deui, “Malaikat sasauran ka Anjeunna!”

Madura: Oreng se bannya’ se badha e jadhiya ngedhing sowara jareya. Ca’na reng-oreng jareya, "Arowa galudhuk!" Tape badha keya se ngoca’, "Banne, arowa malaekat se abu-dhabu ka Isa jareya!"

Bauzi: Labi ame asum ahoba iube lab nom vameadaha im lam dam duada zi labe aime vedi neha, “Asumat giliha.” Lahana dam totbaho labe vedi neha, “Alat Am im gagu vou usemda labe Yesus bake im vameadàla?” lahame meit ibi iho ozoho bak gago. Meit ibi iho ozoho bak gago. Lahada.

Ngaju: Oloh are je aton hete mahining auh te. Ewen hamauh, "Jete nyaho!" Tapi aton kea oloh je hamauh, "Beken! Malekat hakotak dengae!"

Sasak: Dengan luwẽq saq araq lẽq derike dengah suare nike. Ie pade bebase, "Nike guntur!" Laguq araq ẽndah saq bebase, "Ndẽq ie! Malaẽkat bebaos lẽq Ie!"

Bugis: Tau maégaé iya engkaé kuwaro, naéngkalingani iyaro saddaé. Makkedani mennang, "Letté iyaro!" Iyakiya engkato makkeda, "Tenniya! Malaéka’ mabbicara ri Aléna!"

Makasar: Nalangngere’mi tau jai niaka anjoreng anjo sa’raya. Nakanamo ke’nanga, "Gunturu’ anjo!" Mingka nia’ tommo angkana, "Teai! Malaeka’ anjo a’bicara mae ri Ia!"

Toraja: Nakuami tu to buda, tu ke’de’ inde to dio sia urrangii tu gamara iato: Guntu’ ia to; den pole’o tu kumua: Den malaeka’ umpa’kadaI.

Duri: Ia to tobuda jio to ssa'dingngi joo gamara sipangkada-kadai nakua, "Oo, oni galugu!" Apa den to kumua, "Tangngia! Den malaeka' ssipangkadanni!"

Gorontalo: Ta ngohuntuwa boyito lo'odungohe suwara boyito wawu timongoliyo loloiya, ”Uwito suwara lo bulonggodu!” Tawu wuwewo poli hepoloiyawa, ”Malaikati bibisalawa wo-Liyo.”

Gorontalo 2006: Taa dadaata tawoluo teto loo̒dungohe suala boito. Timongolio malo loi̒ya, "Uito bulonggodu!" Bo woluo olo talo loi̒ya, "Diila! Malai̒kati tahemo bisala wo-Lio".

Balantak: Mian biai' men iraando'o nomorongor wurung iya'a. Raaya'a mangaan taena, “Waara'a kokurung!” Kasee isian uga' men mangaan, “Taasi'! Waara'a malaa'ikat morobu tii Ia!”

Bambam: Ingganna indo to ma'hempum eta too sangngim nahingngi indo kamaha. Iya deemmi muuai: "Guntu' umbai'!" Sapo' deem duka' muuai: "Taia! Malaika' umpa'kadai."

Kaili Da'a: Nangepe suara etu nariamo tau-tau to nanguli, "Etu aga guntu." Tapi naria wo'u sanu ira nanguli, "Naria malaeka notesa ka I'a."

Mongondow: Intau mobayong kon tua nokodongog doman kon singog tatua. Mosia noguman, "Gotup intua!" Ta'e oyuíon doman in noguman, "De'eman! Malaekatbií nosingog ko'i-Nia!"

Aralle: Yato tau mai'di ang aha di hao donetoo unghingngi yato kamaha anna sika ma'karai naoatee, "Ui kundängnga'!" Ampo' aha sia tunne' piha ang mangngoatee, "Tadia, umbai malaeka'naete' Puang Alataala mampa'karai!"

Napu: Tauna bosa au mohadi wotu iti, manguli: "Iti pomoni gumpata!" Agayana hantanga manguli: "Bara. Ara malaeka au mololita Iria."

Sangir: Taumata l᷊awọ kụ ene sene nakaringihẹ̌ bue tingihẹ̌ ene. Ungkuěng i sire u, "Ene kai rěllụ!" Kai piạko l᷊ai nẹ̌bera u, "Bal᷊ine! Kai malạekatẹ̌ měmẹ̌misara si Sie!"

Taa: Wali tau boros to nja’u nja’u ria tempo etu, sira mangandonge seja loo etu. Wali re’e sira to manganto’o loo etu loo lamoa. Pasi re’e wo’u sira to manganto’o loo etu loo mpomakau i mPue Allah yako ndate saruga mampogomboka i Yesu.

Rote: Hataholi makadotok manai sila la, lamanene halak ndia boe. Boema lae, "Mangguluk ndia!" Tehu nggelok soona lae, "Ta! Ata nusa so'da ka kokolak non!"

Galela: De kagena o nyawa yadadala o ili magena yoise, de ona yamuruo naga itemo, "Wewe! O ili magena nagala o diwotu." De ma binukali itemo, "Hiwa! Magena nagala o malaikat ibicara Unaka."

Yali, Angguruk: Ap anggolo unduhuk latfahon arimanowen Ele ari hol hibareg, "O ululu turuk," uruk latfag. It winonen, "Ot malaikat misihen At ubam ele uruk," uruk latfag.

Tabaru: 'O nyawa yoku-kudai ge'enaka gee yo'isene 'o 'ilingi ge'ena de kayongosekau, "Ge'ena 'o duturu ma 'ilingi!" Ma naga mita yongose, "Ko'uwa, ge'ena 'o mala'ekati 'ibicara 'unaka!"

Karo: Megi sora e nina kalak si nterem si tedis i je, "Sora lenggur kap e." Tapi deba nina, "Labo! Malekat nge ngerana man BaNa!"

Simalungun: Ibogei halak na mabuei, na jongjong ijai ma ai, gabe ihatahon sidea ma, “Longgur do ai!” Na legan mangkatahon, “Malekat do na marsahap pakon-Si!”

Toba: Jadi dung dibege, natorop i na jongjong disi, ninna nasida ma: Ronggur do i. Angka na asing mandok: Adong do surusuruan ni Debata na mangkatai dohot Ibana.

Dairi: Idengkoh jelma nterrem ni sidi ngo sora i, gabè nina kalak i mo, "Renggur ngo i." Lot ma ngo dèba mendokken, "Ah,oda! Malaèkat ngo mengeranai dekketSa!"

Minangkabau: Urang banyak nan ado disinan mandangakan pulo suwaro tu. Inyo bi mangatokan, "Itu suwaro guruah!" Tapi ado pulo nan mangatokan, "Indak! Malekaik tu nan mangecek kabake Baliau!"

Nias: Larongo li andrõ niha sato si so ba da'õ. Lamane, "Ugu'ugu mbanua da'õ!" Ba so gõi zanguma'õ, "Tenga! Muhede khõ-Nia mala'ika!"

Mentawai: Iageti kelé araarep nga-nga néné, sia sikukuddu sedda, kuaddangan nia, "Néné, gululuu nga-ngan leleggu!" Tápoi ai leú sia sabagei amasikua, "Taá! Ai lé ipatitiboaké nia malaika!"

Lampung: Jelma lamon sai wat di dudi ngedengi suara udi. Tian cawa, "Udi guntor!" Kidang wat juga sai cawa, "Lain! Malaikat cawa jama Ia!"

Aceh: Ureuëng ramé nyang na disinan jideungoe banmandum su nyan. Awaknyan jipeugah, "Nyan su geulanteue!" Teuma na nyang peugah, "Bukon, nyan Malaikat nyang meututoe ngon Gobnyan!"

Mamasa: Buda to dio reen attu iatoo urrangngi inde kamarae. Dengammi ungkuai: “Guntu'!” Sapo dengan duka' kumua: “Tangngia! Malaeka' umpantula'i!”

Berik: Angtane uskambar jep seyafter aa jei ge fibilirim, jei taterisi jeiserem ga aane sarbili, jei ga aa ge gubili enggame, "Jeba iris tersam." Jengga afweraiserem jei enggam ge gubili, "Jeiserem jeiba malaikata Yesusfar aa jei ge nasowenaram."

Manggarai: Isét do ata manga nitun, dengé reweng hitu, mai taéd: “Pasat hitu é! Manga kolé taé data iwod, cengata malékat curup agu hiay.”

Sabu: Ae ne ddau do era paanne do rangnge ne lipedai do naanne. Ta lii ke ro, "Lii kedarru dhoro do nanidhe!" Tapulara era lema do lii, "Adho dhoro! Naju Deo ne do pedai lii nga No!"

Kupang: Ais, itu orang banya yang ada badiri di situ dong, dengar itu suara, ju bilang, “Heꞌela! Ada guntur!” Ada orang saparu lai yang omong bilang, “Sonde! Itu Tuhan pung ana bua dari sorga satu ada baꞌomong deng Dia.”

Abun: Yé mwa gato ti mone, án jam sukdu kadit gu ne. Ye deyo ki do, "Nogu pu." Deyo o ki do, "Nde re, malaikat dik yo anato ki suk su An."

Meyah: Rusnok ongga runt jah suma rig oga egens insa koma. Beda rua ragot oida mar insa koma bera erek moc ogugur. Tina rineya ragot oida mar insa koma bera erek malaikat ongga agot mar skoita Yesus.

Uma: Ntodea to mpo'epe lolita ngkai langi' toe, mpo'uli': "Toe lou moni kuna!" Aga hantongo' mpo'uli': "Bela-hawo kuna. Ria-hana mala'eka mpololitai-i."

Yawa: Vatano wanui usayai no naije wo anamoto namije raraniv. Wo raura ware, “Katitire mi ngkino we ndako?” Weramu inta nawamo ware, “Oma jewena! Yara naito Amisye inta pi payao de Yesus ai!”


NETBible: The crowd that stood there and heard the voice said that it had thundered. Others said that an angel had spoken to him.

NASB: So the crowd of people who stood by and heard it were saying that it had thundered; others were saying, "An angel has spoken to Him."

HCSB: The crowd standing there heard it and said it was thunder. Others said, "An angel has spoken to Him!"

LEB: Now the crowd that stood [there] and heard [it] said _it had thundered_. Others were saying, "An angel has spoken to him!

NIV: The crowd that was there and heard it said it had thundered; others said an angel had spoken to him.

ESV: The crowd that stood there and heard it said that it had thundered. Others said, "An angel has spoken to him."

NRSV: The crowd standing there heard it and said that it was thunder. Others said, "An angel has spoken to him."

REB: The crowd standing by said it was thunder they heard, while others said, “An angel has spoken to him.”

NKJV: Therefore the people who stood by and heard it said that it had thundered. Others said, "An angel has spoken to Him."

KJV: The people therefore, that stood by, and heard [it], said that it thundered: others said, An angel spake to him.

AMP: The crowd of bystanders heard the sound and said that it had thundered; others said, An angel has spoken to Him!

NLT: When the crowd heard the voice, some thought it was thunder, while others declared an angel had spoken to him.

GNB: The crowd standing there heard the voice, and some of them said it was thunder, while others said, “An angel spoke to him!”

ERV: The people standing there heard the voice. They said it was thunder. But others said, “An angel spoke to him!”

EVD: The people standing there heard the voice. Those people said it was thunder. But other people said, “An angel spoke to Jesus!”

BBE: Hearing the sound, a number of people who were there said that it was thunder: others said, An angel was talking to him.

MSG: The listening crowd said, "Thunder!" Others said, "An angel spoke to him!"

Phillips NT: When the crowd of bystanders heard this, they said it thundered but some of them said, "An angel spoke to him."

DEIBLER: The crowd that was there heard it but they did not understand the words. Some said it was thunder. Others said an angel had spoken to him.

GULLAH: De crowd wa beena stan op dey yeh de boice, an dey say e da tunda. Oda people say a angel taak ta um.

CEV: When the crowd heard the voice, some of them thought it was thunder. Others thought an angel had spoken to Jesus.

CEVUK: When the crowd heard the voice, some of them thought it was thunder. Others thought an angel had spoken to Jesus.

GWV: The crowd standing there heard the voice and said that it had thundered. Others in the crowd said that an angel had talked to him.


NET [draft] ITL: The crowd <3793> that stood <2476> there and <2532> heard <191> the voice said <3004> that it had <1096> thundered <1027>. Others <243> said <3004> that an angel <32> had spoken <2980> to him <846>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Yohanes 12 : 29 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2019
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran