Alkitab Mobile SABDA
[VER] : [FAYH]     [PL]  [PB] 
 <<  Ibrani 11 : 35 >> 

FAYH: Dan karena iman, beberapa wanita mendapat kembali orang-orang yang mereka kasihi, yang telah mati, tetapi dihidupkan lagi. Tetapi ada pula orang-orang lain, yang beriman kepada Allah dan dipukuli sampai mati. Mereka lebih suka mati daripada dibebaskan, tetapi harus menyangkal Allah. Mereka percaya bahwa mereka akan bangkit kembali kepada suatu kehidupan yang lebih baik kemudian hari.


AYT: Para perempuan menerima kembali orang-orang mati mereka melalui kebangkitan, tetapi ada pula yang dianiaya dan menolak untuk menerima pembebasan supaya mereka mendapatkan kebangkitan dalam kehidupan yang lebih baik.

TB: Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik.

TL: Maka ada beberapa perempuan mendapat balik orangnya hidup daripada mati; yang lain disengsarakan, maka tiada mereka itu mau menerima kelepasannya, supaya memperoleh kebangkitan yang lebih baik;

MILT: Wanita-wanita telah menerima orang-orang mati mereka dari kebangkitan, tetapi yang lain telah dianiaya dengan tidak menerima penebusan supaya mereka dapat mencapai kebangkitan yang lebih baik.

Shellabear 2010: Ada perempuan-perempuan yang menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, karena dibangkitkan. Tetapi ada pula yang disiksa dengan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka memperoleh kebangkitan yang lebih baik.

KS (Revisi Shellabear 2011): Ada perempuan-perempuan yang menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, karena dibangkitkan. Tetapi ada pula yang disiksa dengan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka memperoleh kebangkitan yang lebih baik.

Shellabear 2000: Ada perempuan-perempuan yang menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, karena dibangkitkan. Tetapi ada pula yang disiksa dengan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka memperoleh kebangkitan yang lebih baik.

KSZI: Ada wanita yang mendapat kembali ahli keluarganya yang telah mati dan dihidupkan semula. Ada orang yang diseksa tetapi tidak mahu diselamatkan kerana mereka ingin mendapat kebangkitan yang lebih baik.

KSKK: Ada perempuan yang oleh kebangkitan mendapat kembali orang-orang mereka yang mati. Ada yang dihambat dan dianiaya, tetapi menolak menerima pembebasan karena menantikan suatu kebangkitan yang lebih baik.

WBTC Draft: Kepada perempuan-perempuan telah dikembalikan orangnya yang sudah meninggal karena telah bangkit dari kematian. Orang lain dianiaya dan menolak menerima kebebasannya. Mereka melakukan itu supaya mereka dapat bangkit dari kematian untuk hidup yang lebih baik.

VMD: Kepada perempuan-perempuan telah dikembalikan orangnya yang sudah meninggal karena telah bangkit dari kematian. Orang lain dianiaya dan menolak menerima kebebasannya. Mereka melakukan itu supaya mereka dapat bangkit dari kematian untuk hidup yang lebih baik.

TSI: Juga, karena mereka percaya penuh kepada Allah, beberapa perempuan mengalami keajaiban di mana anggota keluarga mereka hidup kembali dari kematian. Tetapi ada juga contoh orang-orang lain yang percaya penuh: Ada yang terus disiksa dalam penjara. Orang yang menyiksa setiap mereka berkata, “Hina allahmu dan kami akan membebaskanmu!” Tetapi mereka menolak untuk dibebaskan, karena mereka percaya penuh bahwa sebagai hasil kesetiaan mereka, mereka pasti akan dihidupkan kembali dari kematian kepada suatu kehidupan yang jauh lebih baik.

BIS: Karena beriman, maka wanita-wanita mendapat kembali orang-orangnya yang telah mati. Ada pula yang rela disiksa sampai mati, dan menolak untuk dibebaskan, karena mau dihidupkan kembali bagi suatu kehidupan yang lebih baik.

TMV: Kerana beriman, kaum wanita mendapat kembali sanak keluarga yang sudah dibangkitkan daripada kematian. Ada pula yang rela diseksa sampai mati, dan menolak untuk dibebaskan, kerana ingin dihidupkan kembali bagi kehidupan yang lebih baik.

BSD: Ada wanita-wanita yang mempunyai sanak keluarga yang sudah meninggal. Tetapi, karena wanita-wanita itu percaya kepada Allah, maka mereka mendapat kembali sanak keluarga mereka itu yang sudah dihidupkan kembali. Ada orang-orang tahanan yang rela disiksa sampai mati dan tidak mau dibebaskan. Sebab, mereka ingin dihidupkan kembali dan mendapat hidup yang lebih baik.

ENDE: ibu-ibu mendapat kembali orang-orangnja jang telah mati sebab dibangkitkan; orang-orang lain bertekun bila disiksa dan mereka menolak pembebasan supaja memperoleh kebangkitan jang lebih mulia;

Shellabear 1912: Maka ada orang-orang perempuan menerima orang-orangnya yang mati itu kembali dengan hidupnya; maka ada pula yang disengsarakan, maka tidak mau ia menerima tebusannya, supaya ia beroleh kebangkitan yang lebih baik lagi;

Klinkert 1879: Adalah orang perempoewan mendapat kembali orangnja jang mati itoe dibangkitkan poela; ada orang lain diregangkan tamaoe djoega menerima kalepasannja, soepaja diperolihnja kabangkitan jang terlebih baik adanja.

Klinkert 1863: {1Ra 17:23; 2Ra 4:36} Maka orang perampoean soedah mendapet kembali orangnja, jang soedah mati itoe, dibangoenken kembali; {Kis 22:25} dan lagi orang lain soedah disiksa, tiada maoe terima kalepasannja, sopaja dia-orang bolih mendapet kabangoenan jang terlebih baik.

Melayu Baba: Prempuan-prempuan sudah trima orang-orang-nya yang sudah mati itu balek dngan hidop-nya; ada pula yang kna sngsara, dan ta'mau trima tbusan-nya, spaya dia boleh dapat kbangkitan yang lbeh baik:

Ambon Draft: Parampuwan-parampu-wan sudah dapat kombali dija awrang punja awrang-awrang mati, awleh kabangkitan de-ri antara awrang-awrang ma-ti; awrang lajin-lajin sudah kena sangsara jang bagitu sangat, dan sudah tijada su-ka tarima kalepasan; itupawn sopaja marika itu bawleh men-dapat sawatu kabangkitan jang lebeh bajik.

Keasberry: Shahadan prumpuan prumpuan pun tulah mundapati orang orangnya yang tulah mati itu hidop pula: subab yang lain lain pula diseksainya, tiada mau munurima kalupasannya; supaya iya kulak mundapati kabangkitan yang turlebih baik:

Leydekker Draft: Barang parampuwan sudah ber`awleh pula 'awrangnja jang mati 2 komedijen deri pada pembangkitannja: dan 'awrang lajin 2 sudah teragang, sedang sudah tijada 'ija mawu tarima kalepasan jang terdjandjij 'itu, sopaja marika 'itu ber`awleh sawatu kabangkitan jang lebeh bajik.


TB ITL: Ibu-ibu <1135> telah menerima <2983> kembali orang-orangnya <846> yang telah mati <3498>, sebab dibangkitkan <386>. Tetapi <1161> orang-orang lain <243> membiarkan dirinya disiksa <5178> dan tidak <3756> mau menerima <4327> pembebasan <629>, supaya <2443> mereka beroleh <5177> kebangkitan <386> yang lebih baik <2909>. [<1537>]


Jawa: Para ibu nampani maneh wong-wonge sing wis mati, jalaran padha ditangekake. Nanging wong-wong liyane padha milaur dipilara sarta ora gelem diluwari, supaya padha tampa patangen kang luwih becik.

Jawa 2006: Para wong wadon wis padha nampani manèh wong-wongé kang wis mati, jalaran padha ditangèkaké. Nanging wong-wong liyané padha pilih dipilara sarta ora gelem diluwari, supaya padha tampa patangèn kang luwih becik.

Jawa 1994: Merga saka precaya para wong wadon padha nampani menèh wong-wongé sing wis padha mati, sebab wis katangèkaké. Nanging wong-wong liyané padha pilih mati dipilara sarta ora gelem diluwari, supaya mbésuk katangèkaké, dadi ngalami urip sing luwih becik.

Jawa-Suriname: Jalaran pada pretyaya marang tembungé Gusti Allah, uga wong wédok-wédok ènèng sing pada weruh sedulur-seduluré sing wis pada mati tangi urip menèh. Nanging ora kabèh ngalami sing kaya ngono. Wujuté ènèng wong lanang okèh sing pada dipatèni, jalaran pada mantep pretyaya marang Gusti Allah. Wong-wong iki pada milih mati dipilara lan ora gelem dietyulké, awit pada pretyaya nèk ing mbésuké bakal pada ditangèkké sangka pati karo Gusti Allah lan bisa ngalami urip sing luwih apik.

Sunda: Ku karana percaya, wanita-wanita barisa papanggih deui jeung sanak kulawargana anu sasatna geus tariwas. Aya anu milih kajeun pejah disasaak, nolak dibebaskeun, lantaran ngaharep dihirupkeun deui engke, kana kahirupan anu leuwih pikasenangeun.

Sunda Formal: Tina sabab PERCAYA, kaom wanita teu tulus kaleungitan kaom lalaki; sabab bisa marulang deui ti medan jurit, sasat kalaluar ti enggon paeh. Lian ti eta, teu kurang-kurang anu milih kajeun pejah ku panyiksa ngabela kapercayaan; lantaran percaya baris hudang deui pikeun ngahontal hirup anu leuwih sampurna.

Madura: Polana imanna, babine’an narema pole la-balana se ampon seda. Badha pole se ehlas eseksa kantos seda, ban ta’ poron epabebas, polana terro epaodhi’a pole kaangguy settong kaodhi’an se lebbi sae.

Bauzi: Labi lahi totbaho labe iho Ala bake nasi tu vuzehi meedam labe ibi mei dam elodahada lam Alat modi fa ahededume fa vame asimdida. Labihada. Lahana dam totbaho labe iho Ala bake nasi tu vuzehedahemu dam amomoit iba sihida labe fa iba beodume im fa elodam bak fa ulededa. Ame dam iba sihida labe iba neha, “Uho Ala bake tu vuzehedaha bak lam fa voedale. Uho voedameam làhà iho ba uba beom vaba gi fa um isi ouda tame,” lahaha bak lam mu fa elom bak fa ulededa. Ame dam labe iho nehi ozo, “Im elomeam Alat iba modi fa ahededume usnadume im gi Amti vahi gi ahe neàna bohu vuusdam bak,” laham bak modelo àhàki gi ozahit ame dam labe iba beodume elodam bak fa ulededa. Ame dam iba fa isi olumeam im fa Alati vahem vaba gi bak niba azim di gi fai bak tadem bak moho labe labihadam bak.

Bali: Malantaran kapracayan parawanitane nampi malih anggota kulawarganipune sane kauripang saking pantaran anake padem. Wenten malih sane tan kayun nampi kamerdekan, dane seda malantaran kasangsarain, mangdane dane prasida malih katangiang sajeroning urip sane becikan.

Ngaju: Awi kapercayae, maka kare oloh bawi mandino haluli kare oloh ayue je jari matei. Aton kea je pahias ingapehe sampai matei, tuntang dia hakon iliwus, awie handak imbelom haluli akan ije pambelom je labih bahalap.

Sasak: Araq dengan-dengan nine saq nerimaq malik dengan-denganne saq sampun ninggal, lantaran teidupang. Laguq araq ẽndah saq tesiksaq dait ndẽqne mẽlẽ nerimaq pembẽbasan, lantaran mẽlẽ teidupang malik jari sopoq kehidupan saq solahan.

Bugis: Nasaba mateppe’i, nasining makkunraié nalolongengngi paimeng sining taunna iya matéénna. Engkato iya macenningngé risissa gangka maté, sibawa sampéyangngéngngi untu’ ripaleppe, nasaba maéloi ripatuwo paimeng untu’ séuwa atuwong iya lebbi makessingngé.

Makasar: Lanri tappa’na sikamma tubainea nanagappamo ammotere’ sikamma taunna le’bakamo mate. Nia’ tommo ampassareangi kalenna nisessa sa’genna mate; taerokami nilappassang, lanri ero’na nipattallasa’ poleang nanagappa katallassang la’bi bajikanganga.

Toraja: Anna den pira-pira tu baine ungkabu’tui sule tu solana dipamalimbangun dio mai to’ to mate, iatu senga’na dipakitai pa’di’, anna tae’ namorai untarima kadirampananna, kumua anna appa’i tu kamalimbangunan mandu polepa melo.

Duri: Den ba'tu pira-pira indo nnampa' pole' rapunna to matemo nadipatuo pole', sanga matappa'i. Den too tonneloran bang kalena disessa ratu lako matena. Cia'i dila'paran ke membalik pole'i kamatapparanna, sanga madoangngi dipatuo pole' nannampa' katuoan la'bi melo.

Gorontalo: Sababu o imani mongobuwa ma muli lo'otapu mayi nga'amila tawuliyo ta ma lopowate, sababu timongoliyo muli pilopotumulayi lo Allahuta'ala. Bo woluwo olo tawu wuwewo mao ta hesikisa lo tawu sambe mate wawu timongoliyo dila yinawo popobebasiyo lo tawu, sababu timongoliyo hepoharapuwa popobongulo mayi lo Allahuta'ala lebe mopiyohu monto kuburu.

Gorontalo 2006: Sababu o iimani, yi mongobua luli loo̒tapu mao̒ tau-taulio tamailate. Woluo olo ta iloheela lohilao silikisaa tunggula yilate, wau diila mololimo u lopatolo, sababu ohilaa muli potumulolo duo̒lo tutumulo tuwau ulebe mopioheo̒.

Balantak: Isian wiwine men imaanan, men nopoorumpak soosoodo tia poto'utusanna men noko lapusmo kasee ia potuo'i Alaata'ala. Isian uga' men nitalalais pataka nolapus. Raaya'a bude' uarkonon, kada' mantausi tutuo' men pore tuu'.

Bambam: Anna kamatappasannam too sanaka-naka baine nasuhum dipatuboam sule to matena. Sapo' deem toi duka' tau ahu' didahha sampe mate kahana kamatappasanna. Moka la dilappasam aka ahu' mate anna maelo' la dipatubo sule anna mentamai katuboam mapia puha.

Kaili Da'a: Pade naria besi-besi nanggita bali ana-ana ira to namate nipakatuwu bali. Tapi naria tau-tau ntanina to nompakamba koro ira niboba sampe namate. Ira da'a nadota rakabasaka nggari kasusa etu ala ira mamala rapakatuwu bali ante katuwua to neliu nggabelo.

Mongondow: Lantaran oyuíon im pirisaya monia, daí bobay mita noyodungkuḷ bui in intau mita monia inta aim minatoi, sim mosia biniagdon bui. Oyuíon doman inta norelabií in iroriga nodapot minatoi, bo doiíbií pobebason lantaran mo'ibog bui biagon bo moko'ulií kong kobiagan inta lebe mopira.

Aralle: Aka' kapampetahpa'anna, lambi' aha bahine ang dang masuhsa, aka' yato solasohonna ang hali mate dipatuhong sumule. Ampo' ahane' tau ang naaku didahha lambi' mate aka' kapampetahpa'anna. Tau ang noa yatoo hannu la untahimbo katuhoang ang mahasa puha nei' naonge ke dipatuhong sumule.

Napu: Anti pepoinalainda, arahe towawine au molambi hule ananda au mate, rapatuwoa hulehe. Agayana ara worihe au rapopeahi-ahi anti pepoinalainda duunda mate. Raunde rapapate pane mosapuakahe Pue Ala, lawi mampeinaohe rapatuwo hule bona molambihe katuwo au meliu kamaroana.

Sangir: Ual᷊ingu pangangimang, tangu manga wawine saụ kapia nakahombang taumatan sire kụ seng bọu nate. Piạben lai mapulu sunsaraěng sarang mate, ringangu madiri ipakal᷊iu, ual᷊ingu mapulu ipẹ̌bangung kapia mědeạu makaul᷊ị pẹ̌bawiahẹ̌ sěmbaụ kụ l᷊imembong kapiane.

Taa: Pasi yako pangaya nsira see naka re’e tau we’a to rawangu muni ana nsira yako ri kapatenya. Pei re’e seja tau to mate rasesai apa saba pangayanya. Tau etu ane bara mamposapuka pangaya nsira etu, sira daralapa muni. Pei sira bo’onya mangika ewa wetu apa re’e to bae wo’u batuanginya resi sira. Etu semo sira darawangu muni yako ri kapatenya pei mangarata katuwu to bae wo’u batuanginya.

Rote: Hu ka nde namahehele ka, de ina kala hapu falik hataholi manamate basa nala, nana nanatao naso'da falik. Hapu nggelok po'ilotak aoina nala nanafepali'uk losa mates, de ala ta sipok soaneu soipo'i fas, nana ala nau nanatao naso'da falik ba'eneu maso'dak esa fo malole na lena sluk bai.

Galela: Ma ngale ona manga piricaya so o bi ngopeqeka to ona manga nyawa isosone gena yasioohoka de yamake kali. Kanaga o nyawa ma binukali ma ngale manga piricaya so yasangisara sidago yosone. Ona yapalako gena yoholu, sababu ona yomode nakoso yasioho kali ma ngale o oho foloisi qaloloha yamake.

Yali, Angguruk: Enehunsi unumalikisi war atukon arimano onolukap eneplug suhuloho unuhesi inisingasi og isaruk latfag. Ap winonen fobik mondabi nonolukap nenebuhu peruk lit nunusukag ulug enembol yig isaruk lit windat nenebuk fug uruk latfag.

Tabaru: Sababu 'o ngo-ngaku, so 'o nge-ngeweka gee manga nyawa-nyawa yosonge-songenokau 'idadi yomasida'ahuoli sababu yowangokali. Naga munuka yomodeke yakisikisaa sigado yosongene, de yooluku yakisipidili sababu yomau yakisiwangoli la yo'ahu 'ifoloiosi yaowa.

Karo: Erdandanken tek diberu-diberu e man Dibata me maka ipekeke Dibata keluargana i bas si mate nari. Si debanna la nggit ngaloken kebebasen, tapi mate isiksa ia, gelah nggeluh ia mulihi ku bas kegeluhen si terulin.

Simalungun: Ijalo puang-puang do na mateini mulak manggoluh. Tapi deba na legan ai iarsik-arsik do, seng saud maluah, ase marulih bani parpuhoon sidearan.

Toba: Dijalo angka ina na matena sumuang sian haheheon. Alai na deba diparsilangkon do, so saut malua, asa anggiat taruli di haheheon na dumenggan.

Dairi: Kumarna kepercayaen ngo, asa ijalo daberru-daberru balik nggelluh simatèna. Lot ma ngo dèba lotiin isiksa soh matè janah oda uè ia ipaluah asa gabè mulak nggelluh ia lako menjalo sitermerandalen.

Minangkabau: Dek karano ba iman, mangkonyo padusi-padusi mandapekkan baliak urang-urangnyo nan lah mati. Ado pulo nan rilah di ajab sampai mati, sarato indak namuah untuak dilapehkan, dek karano inyo niyo di iduikkan baliak, untuak suatu iduik nan labiah baiak.

Nias: Bõrõ wamati, wa ira alawe lasõndra mangawuli niha khõra si no mate. So gõi zanehegõ ya'ia nifakao irugi mate, ba sanimba fangefa, bõrõ me omasi ni'orifi mangawuli ba wanema fa'auri sabõlõ sõkhi.

Mentawai: Kalulut tonem bagadda tainanalep néné, seseddangan mitsá sasarainanda simamatei. Samba ai leú et sia siobáaké tubuna rapaorei sia teret matei, samba ratá-táaké bulé tá tubelaaké sia ka ukuman, aipoí obára turimanuaaké sia mitsá ka purimanuaiat sisaliu erú peilé.

Lampung: Ulihni beriman, maka bebai-bebai mansa luot jelma-jelma sai radu mati, mani tian dihurikko luot. Wat muneh sai rila disiksa sampai mati, rik nulak untuk dibebasko, mani haga dihurikko luot bagi suatu kehurikan sai lebih betik.

Aceh: Sabab meuiman, teuma lé ureuëng-ureuëng inong meuteumé lom ngon ureuëng-ureuëng jih nyang ka maté. Na teuma nyang rila teuseksa sampoe maté, dan jitem watée teupeubeubaih, sabab jitem udeb lom teuma nibak saboh udeb nyang leubeh gét.

Mamasa: Anna kapangngoreanannamo pira-pira baine napolalan dipatuoan sule to matena. Sapo dengan duka' didarra lambisan dipatei ura'na kapangngoreananna anna moka la dirappanan annu morai la dipatuo sule napolalan la ullolongan katuoan mapia.

Berik: Ane wini nensaiserem jei ga tane jelemanaiserem aa ge terbilim, jei ga gamjon mes damtabil tane aa jei ge irwebilim terewer. Angtane nensaiserem jei ga kapkaiserem ga aane domol angtane kakalaiserem jemniwer. Jei ga kapkaiserem ga aane domol bwiyibe, jega jei gangge tikwebif Uwa Sanbagiri jam tebafe. Afa jei jam ge tikwebif Uwa Sanbagiri jam tebafe, jei ga sege tobitintye, ane kapkaiserem jei gamjon jam ne domolyan. Jengga angtane jeiserem jei jafner ge nwinbel Uwa Sanbagiri ga aane tebal jamer aa ge terbil. Jei gam aane eyebilim, aam temawer jeiba mesam ge towaswebil enggame jei sege terbili, jengga jei gamjon sege irwebili ane waakenfer gase naawena.

Manggarai: Le imbid, sanggéd iné-wai poli tiba koléd sanggéd kilo disé situt poli matad, ai mosé kolés tai. Manga kolés ata ngoéng tiba wahéng dengkir matad agu ogos te céla oné-mai susad, ai bengkes te mosé kolés oné mosé ata céwé di’an.

Sabu: Taga tari do manno do kaho ke, hakku nara ri mobanni-mobanni he ta hammi bhale wari ne ddau-ddau ro do alla pemade he. Era ri do pemoko-anni ta dede ta merahhu tade made, jhe wae dho ta golo nga ti ammu bhaddo, rowi do ddhei ta pemuri bhale wari tu hahhi lua muri mada do rihi woie.

Kupang: Ada ju mama-mama yang tarima kambali dong pung kelu, yang Tuhan su kasi idop kambali. Ma ada yang kaná siksa, tagal dong parcaya sang Tuhan Allah. Dong lebe suka mati, ko biar dong jang bale balakang sang Tuhan. Te dong sonde putus hubungan deng Dia. Jadi dong ada baharap bilang, nanti Tuhan angka sang dong ko dapa idop yang lebe bae lai di sorga.

Abun: Nggon ge bok yo onyar kem mo Yefun Allah, sane anato Yefun Allah sun nggon ge bok ne bi nje-i gato kwop ne kadit sukkwop o re. Yé bok yo o gato onyar kem mo Yefun, ye ben sukye nai ndo nde, wo yé bok ne bariwa ye sombok án wé, wo án iwa án kwop mone sor, subere Yefun Allah sun án satu, ete bere án kem ndo wai mone o re.

Meyah: Noba rineya ongga erek rujager risma riser sons jeska ranggos. Noba oisouska rudou ongga ororu Allah rot tenten fob bera rineya ongga risma rifera okora eteb jeska rusnok enjgineg tein. Koma bera, rineya ongga runougif gu rusnok ongga rufogog guru. Jefeda rusnok koma ragob rua onjoros ranggos fob. Tina rua runokoja rot guru, jeska rua rijginaga rot oida rua rimesma eiteij ah ongga ah aibin jeska Allah si.

Uma: Ngkai pepangala'-ra, tobine–tobine mporata nculii' ana'-ra to mate-mi, rapotuwu' nculii'-raka. Aga ria wo'o-ra to rasesa' sabana pepangala'-ra duu'-ra mate, uma-ra dota rabahaka, apa' doko' rapotuwu' nculii'-ra pai' mporata katuwua' to meliu kalompe'-na.

Yawa: Anave Amisye ai mbewar wanya inta nawamo awa arikainye ukovakato no wene ama uga rai. Vatano kaijinta onawamo wanave ntindimuve Amisye ai arono vatane wo mansewabe. Wo awa siurije umaso rawatambe ramu, weye ubeker ukovakato namirati kovo munijo ntiti obo rai.


NETBible: and women received back their dead raised to life. But others were tortured, not accepting release, to obtain resurrection to a better life.

NASB: Women received back their dead by resurrection; and others were tortured, not accepting their release, so that they might obtain a better resurrection;

HCSB: Women received their dead raised to life again. Some men were tortured, not accepting release, so that they might gain a better resurrection,

LEB: Women received back their dead by resurrection. But others were tortured, not accepting release, in order that they might gain a better resurrection.

NIV: Women received back their dead, raised to life again. Others were tortured and refused to be released, so that they might gain a better resurrection.

ESV: Women received back their dead by resurrection. Some were tortured, refusing to accept release, so that they might rise again to a better life.

NRSV: Women received their dead by resurrection. Others were tortured, refusing to accept release, in order to obtain a better resurrection.

REB: Women received back their dead raised to life. Others were tortured to death, refusing release, to win resurrection to a better life.

NKJV: Women received their dead raised to life again. And others were tortured, not accepting deliverance, that they might obtain a better resurrection.

KJV: Women received their dead raised to life again: and others were tortured, not accepting deliverance; that they might obtain a better resurrection:

AMP: [Some] women received again their dead by a resurrection. Others were tortured to death with clubs, refusing to accept release [offered on the terms of denying their faith], so that they might be resurrected to a better life. [I Kings 17:17-24; II Kings 4:25-37.]

NLT: Women received their loved ones back again from death. But others trusted God and were tortured, preferring to die rather than turn from God and be free. They placed their hope in the resurrection to a better life.

GNB: Through faith women received their dead relatives raised back to life. Others, refusing to accept freedom, died under torture in order to be raised to a better life.

ERV: There were women who lost loved ones but got them back when they were raised from death. Others were tortured but refused to accept their freedom. They did this so that they could be raised from death to a better life.

EVD: People that had died were raised from death, and they were given back to the women in their family. Other people were tortured and refused to accept their freedom. They did this so that they could be raised from death to a better life.

BBE: Women had their dead given back to them living; others let themselves be cruelly attacked, having no desire to go free, so that they might have a better life to come;

MSG: Women received their loved ones back from the dead. There were those who, under torture, refused to give in and go free, preferring something better: resurrection.

Phillips NT: Women received their dead raised to life again, while others were tortured to death and refused to be ransomed, because they wanted a more honourable resurrection.

DEIBLER: Some women who trusted God received their relatives back again when God …made them live again after they had died/raised them from the dead†. But others who trusted God were tortured until they died. They were tortured because they refused to agree when their captors said, ‘We will release you if you deny that you believe in God.’ They refused to do that, because they wanted to live with God forever, which is better than continuing to live on earth after having almost died.

GULLAH: An cause some ooman dem trus God, dey gone fa meet dey own people wa done dead an den git op fom mongst de dead an lib gin. Some oda people beena suffa plenty real bad ting dat dey enemy done ta um. Dey beena suffa til dey done dead, bot dey ain neba say dey ain trus God, so dat dey enemy dem gwine leh um go. Dey suffa all dat cause dey trus dat atta dey done dead, dey gwine rise op fom mongst de dead people an lib gin, da git life wa way mo betta den dey life yah.

CEV: Some women received their loved ones back from death. Many of these people were tortured, but they refused to be released. They were sure that they would get a better reward when the dead are raised to life.

CEVUK: Some women received their loved ones back from death. Many of these people were tortured, but they refused to be released. They were sure that they would get a better reward when the dead are raised to life.

GWV: Women received their loved ones back from the dead. Other believers were brutally tortured but refused to be released so that they might gain eternal life.


NET [draft] ITL: and women <1135> received back <2983> their <846> dead <3498> raised to life <386>. But <1161> others <243> were tortured <5178>, not <3756> accepting <4327> release <629>, to obtain <5177> resurrection <386> to <2443> a better life <2909>.


  Share Facebook  |  Share Twitter

 <<  Ibrani 11 : 35 >> 

Bahan Renungan: SH - RH - ROC
Download
Kamus Alkitab
Kamus Bahasa
Kidung Jemaat
Nyanyikanlah Kidung Baru
Pelengkap Kidung Jemaat
Alkitab.mobi
© 2010-2018
Alkitab.SABDA.org

Android.SABDA.org
SABDA.mobi
Bantuan
Dual Panel

Laporan Masalah/Saran